Pada tanggal 15 Februari, menteri dari tiga negara Burkina Faso, Mali, dan Niger bertemu di ibu kota Ouagadougou, Burkina Faso untuk membahas pembentukan aliansi baru.
Para menteri dari tiga negara Afrika Barat bertemu di ibu kota Burkina Faso, Ouagadougou, pada 15 Februari. (Sumber: L'opinion) |
Menteri Pertahanan Burkina Faso Kassoum Coulibaly mengatakan bahwa pembicaraan di Ouagadougou merupakan kesempatan untuk mengupayakan implementasi “instrumen, mekanisme, dan prosedur” serta “struktur hukum bagi aliansi tersebut,” demikian yang dilaporkan AFP .
Menurut mitranya dari Niger, Salifou Modi, prosedur ini akan "memungkinkan sekutu dan aliansi kita beroperasi secara efektif dan membawa kegembiraan besar" bagi rakyat ketiga negara.
Pada pertemuan bulan Desember 2023 di ibu kota Mali, Bamako, menteri luar negeri ketiga negara mendukung pembentukan serikat sebagai bagian dari tujuan jangka panjang untuk menyatukan negara-negara tetangga Afrika Barat dalam sebuah federasi.
Sebelumnya pada bulan September 2023, pemerintahan militer ketiga negara menandatangani pakta pertahanan dan ekonomi, Aliansi Negara-negara Sahel (AES).
Pada tanggal 11 Februari, kepala pemerintahan militer Niger, Abdourahamane Tiani, mengatakan bahwa menciptakan mata uang bersama dengan Burkina Faso dan Mali dapat menjadi jalan keluar dari ketergantungan.
Pertemuan terbaru ini terjadi hanya beberapa minggu setelah Burkina Faso, Mali, dan Niger mengumumkan bahwa mereka meninggalkan Masyarakat Ekonomi Negara-negara Afrika Barat (ECOWAS).
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)