Menurut para ahli konstruksi, material hijau meliputi batu bata yang tidak dibakar, semen hijau, beton ringan, material daur ulang... Ketika digunakan, material-material ini tidak hanya membantu mengurangi polusi lingkungan tetapi juga menghemat sumber daya, melindungi ekosistem, meningkatkan kesehatan masyarakat...
100% proyek anggaran negara menggunakan batu bata yang tidak dibakar. |
Sebelum penggabungan, baik wilayah Bac Ninh maupun Bac Giang berfokus pada upaya mendorong penggunaan material ramah lingkungan. Selama bertahun-tahun, 100% proyek konstruksi yang menggunakan anggaran negara menggunakan batu bata yang tidak dibakar. Untuk proyek-proyek non-anggaran, saat menilai dan memberikan izin, pihak berwenang juga mendorong dan membimbing investor untuk memilih material ramah lingkungan.
Berdasarkan penilaian Dinas Konstruksi Kota Bac Ninh , saat ini belum ada peraturan khusus yang dikeluarkan oleh Pemerintah terkait penggunaan material ramah lingkungan untuk pekerjaan konstruksi, terutama pada tingkat insentif. Oleh karena itu, selama proses penilaian, departemen fungsional senantiasa memberikan saran dan arahan kepada investor untuk memilih material yang tidak terbakar, material insulasi, dan material hemat energi... yang berkontribusi pada pengurangan emisi gas rumah kaca dan pemenuhan kriteria bangunan ramah lingkungan. Penilaian komprehensif terhadap faktor-faktor seperti efisiensi energi, penggunaan air, dan kualitas lingkungan juga dilakukan untuk mengusulkan solusi tambahan seperti energi terbarukan, sistem pencahayaan hemat energi, dan pengelolaan limbah yang efektif.
Bapak Hoang Duc Hieu, Wakil Direktur Badan Pengelola Proyek Pembangunan Sipil dan Perkotaan No. 1 Provinsi Bac Ninh, menyampaikan: “Dalam hal konstruksi hijau, kriteria penggunaan material ramah lingkungan belum diatur secara spesifik, melainkan hanya sebatas orientasi dan dorongan. Selain kewajiban penggunaan batu bata yang belum dibakar, kami senantiasa berupaya memasukkan kriteria lain seperti meningkatkan kerapatan pohon, memasang lampu LED, AC hemat energi, dan memprioritaskan penggunaan material pengganti kayu dan batu alam.”
Meski telah terjadi perubahan positif, namun berdasarkan penilaian unit, biaya investasi untuk konstruksi berstandar hijau dengan menggunakan material ramah lingkungan masih lebih tinggi dibandingkan konstruksi konvensional, sehingga menimbulkan rasa khawatir bagi banyak investor, terutama di sektor swasta. |
Di Badan Manajemen Proyek Pembangunan Sipil dan Perkotaan No. 2 Provinsi Bac Ninh, unit tersebut sedang bersiap untuk berinvestasi di Pusat Medis Que Vo dan Pusat Medis Tien Du. Sejak tahap desain, Dewan telah berkoordinasi dengan para konsultan untuk membahas solusi-solusi yang dapat memanfaatkan ventilasi, cahaya alami, penanaman pohon hijau yang terkonsentrasi; meningkatkan penggunaan batu bata yang tidak dibakar, material pengganti kayu, batu alam, dan material paving dengan daya serap yang baik...
Meskipun ada perubahan positif, menurut penilaian unit-unit tersebut, biaya investasi untuk konstruksi berstandar hijau yang menggunakan material ramah lingkungan masih lebih tinggi daripada konstruksi konvensional, sehingga menyebabkan banyak investor, terutama di sektor swasta, ragu-ragu. Selain itu, regulasi, standar, serta norma teknis dan ekonomi yang belum seragam; modal anggaran yang masih terbatas, serta kurangnya kesadaran sebagian investor... menjadi alasan mengapa material ramah lingkungan belum banyak digunakan.
Untuk mendorong penerapan material ramah lingkungan, Kementerian Konstruksi mengusulkan peningkatan pelatihan dan pengembangan profesional bagi pejabat yang bekerja di bidang penilaian dan perizinan konstruksi, terutama dalam hal pengetahuan hukum, teknologi, dan material konstruksi baru. Bersamaan dengan itu, Kementerian juga mewajibkan investor dan konsultan untuk meneliti dan menerapkan sistem energi terbarukan serta mengusulkan solusi untuk mengoptimalkan efisiensi. Solusi yang diusulkan meliputi peningkatan penggunaan sistem pencahayaan hemat energi dan sensor cahaya, memaksimalkan cahaya alami dan ventilasi alami untuk mengurangi beban pada sistem pendingin udara.
Khususnya, mendorong pemanfaatan energi terbarukan seperti tenaga surya, tenaga angin, perangkat hemat air pada toilet dan sistem irigasi; mengutamakan penggunaan material daur ulang, material ramah lingkungan... Sekaligus, berkoordinasi untuk memberikan arahan kepada pemerintah daerah, pelaku usaha, dan investor dalam penerapan kriteria bangunan hijau, menggunakan material ramah lingkungan dalam proses evaluasi, pengklasifikasian kawasan perkotaan, pengklasifikasian bangunan apartemen, dan pengembangan proyek perumahan sosial sesuai standar hijau.
Menurut Bapak Do Xuan Thuy, Wakil Direktur Badan Pengelola Proyek Pembangunan Sipil dan Perkotaan No. 2 Provinsi Bac Ninh, provinsi perlu segera mengeluarkan kebijakan dan sanksi khusus untuk menjadikan material ramah lingkungan sebagai standar wajib, setidaknya untuk pekerjaan umum, dan mendorong penerapannya di sektor swasta. Beliau juga menekankan perlunya promosi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan penggunaan material ramah lingkungan dan menyediakan mekanisme untuk memberikan penghargaan dan penghargaan bagi karya ramah lingkungan yang berprestasi.
Bac Ninh sedang menuju kota hijau dan modern. Penerapan material ramah lingkungan bukan hanya persyaratan teknis, tetapi juga pilihan yang tak terelakkan untuk melindungi lingkungan, menghemat sumber daya, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan dukungan lembaga pengelola, tekad investor, dan dukungan masyarakat, tujuan ini menjanjikan akan segera terwujud.
Source: https://baobacninhtv.vn/bac-ninh-thuc-day-ung-dung-vat-lieu-xanh-trong-xay-dung-do-thi-hien-dai-postid424218.bbg
Komentar (0)