
Sebelumnya, sejak April hingga awal Juli 2024, Kepolisian Kota Lao Cai terus menerima laporan dari banyak korban pencurian sepeda motor di jalanan Kota Lao Cai. Pimpinan Kepolisian Kota Lao Cai menginstruksikan Tim Reserse Kriminal untuk berkoordinasi dengan tim profesional dan kepolisian kecamatan serta kelurahan di wilayah tersebut untuk fokus pada penyelidikan dan verifikasi.

Melalui langkah-langkah profesional dan kerja sama para korban, kepolisian telah memverifikasi identitas tersangka sebagai Ho Van Nam, lahir tahun 1994, berdomisili di Kelurahan Ban Qua, Distrik Bat Xat, Provinsi Lao Cai. Tersangka ini telah dua kali dihukum karena pencurian properti dan baru saja dibebaskan dari penjara pada Maret 2024. Setelah 6 jam pengejaran dan penyergapan, tim detektif menangkap Ho Van Nam dan menyeretnya ke pengadilan.
Di Badan Reserse Kriminal Kepolisian, Ho Van Nam mengaku bahwa setelah bebas dari penjara, ia tidak memiliki pekerjaan tetap. Oleh karena itu, ketika ia membutuhkan uang untuk dibelanjakan, ia terpikir untuk mencuri sepeda motor. Nam membuat alat pembobol kunci untuk sepeda motor bertransmisi manual, lalu pergi ke jalanan sepi, toko gim, atau asrama yang jarang dilewati orang. Ia menunggu saat yang tepat, lalu mencuri barang-barang tersebut dan menjualnya untuk dibelanjakan.

Memperluas penyelidikan, Tim Polisi Kriminal menangkap tersangka lain, Nguyen Van Nam, lahir pada tahun 1992, tinggal di Perkebunan Tran Phu, Distrik Van Chan, Provinsi Yen Bai , yang merupakan kaki tangan dalam penjualan sepeda motor curian milik Ho Van Nam.
Polisi telah menemukan 3 sepeda motor dan sejumlah barang bukti terkait, dan tengah memperluas penyelidikan untuk menangani 2 pelaku tersebut sesuai hukum.
Sumber
Komentar (0)