Pesawat Vasco yang beroperasi di Tan Son Nhat, mengangkut penumpang ke dan dari Con Dao - Foto: CONG TRUNG
Lebih banyak maskapai penerbangan bersiap mengoperasikan penerbangan ke Con Dao
Menurut Otoritas Penerbangan Sipil Vietnam, Vietjet Air berencana untuk melanjutkan penerbangan langsung dari Hanoi ke Con Dao, menandai langkah maju yang penting dalam melayani kebutuhan perjalanan penumpang.
Maskapai ini akan menerima dua pesawat Embraer E190 untuk beroperasi pada rute ini, dari total 10 pesawat baru yang direncanakan akan diterima Vietjet, termasuk delapan pesawat Airbus A321.
Menurut catatan, Vietjet melakukan banyak langkah seperti merekrut pramugari, pilot, dan peralatan untuk melayani Embraer E190... Namun, waktu penerbangan ke Con Dao belum ditentukan.
Memulihkan rute penerbangan ini akan membawa banyak manfaat bagi penumpang, terutama mereka yang berada di Utara yang ingin menjelajahi keindahan alam liar Con Dao.
Sebelumnya, Bamboo Airways mengoperasikan rute ini, tetapi berhenti beroperasi sejak April 2024.
Partisipasi Vietjet dalam eksploitasi tidak hanya membantu mengurangi kelebihan muatan pada penerbangan tetapi juga membantu menghemat waktu dan biaya bagi penumpang.
Sebelumnya, penumpang dari Hanoi harus pindah ke Tan Son Nhat atau Can Tho untuk melanjutkan perjalanan dengan pesawat ATR72 Vasco (anak perusahaan Vietnam Airlines ), yang memakan waktu lebih lama dan biaya lebih mahal.
Saat ini, Vasco masih mengoperasikan transportasi penumpang dengan pesawat ATR72 untuk rute Kota Ho Chi Minh - Con Dao. Namun, dengan keterbatasan kursi (maksimal 66 penumpang) dan waktu penerbangan yang panjang, penumpang seringkali kesulitan memesan tiket, terutama selama musim puncak turis.
Permintaan tinggi tetapi kapasitas transportasi terbatas membuat harga tiket tetap tinggi, dengan tiket pulang pergi dari Kota Ho Chi Minh ke Con Dao berharga sekitar VND2,7 juta, dan tiket langsung dari Hanoi berharga tidak kurang dari VND3 juta.
Bandara Con Dao saat ini hanya dapat menerima maksimal 33 penerbangan dengan ATR-72 atau setaranya dari pukul 6 pagi hingga 6 sore setiap hari karena landasan pacu yang pendek dan kurangnya penerangan malam.
Dalam waktu dekat, jika ditingkatkan, bandara ini akan mampu menampung kapal besar seperti A320/A321 atau yang setara.
Bapak Dang Minh Thong, Wakil Ketua Komite Rakyat Provinsi Ba Ria - Vung Tau (berbaju putih), menghadiri upacara peluncuran kampanye "Terbang ringan ke Con Dao" yang bertujuan untuk mengembangkan ekonomi hijau, ekonomi sirkular, dan pembangunan berkelanjutan di distrik Con Dao - Foto: VNA
Terbang ke Con Dao, menuju perlindungan lingkungan
Vietnam Airlines dan Vasco secara aktif berpartisipasi dalam kegiatan perlindungan lingkungan melalui kampanye "Terbang ringan ke Con Dao".
Pada akhir September 2024, kampanye ini diluncurkan dengan Festival Green Con Dao, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran perlindungan lingkungan di kalangan penduduk dan wisatawan.
Program ini akan diadakan pada tanggal 30 November dan 30 Desember, dengan tujuan mengumpulkan 1.500 - 2.000 kg sampah di Con Dao untuk diolah dan didaur ulang.
Penyelenggaraan Festival Green Con Dao bukan hanya sekedar acara, tetapi juga menyampaikan pesan kuat tentang tanggung jawab masyarakat dalam melindungi lingkungan.
Acara tersebut akan mencakup kegiatan seperti bersih-bersih pantai, pemilahan sampah, dan lokakarya perlindungan lingkungan bagi penduduk setempat.
Pembangunan berkelanjutan telah menjadi salah satu strategi utama Vietnam Airlines, dengan rencana untuk memperluas kegiatan perlindungan lingkungan di Con Dao dan lokasi lain di seluruh negeri.
Maskapai penerbangan ini bertujuan untuk mencapai emisi nol bersih pada tahun 2050, sekaligus berkontribusi dalam membangun ekosistem penerbangan dan pariwisata yang berkelanjutan.
[iklan_2]
Sumber: https://tuoitre.vn/bay-thang-den-con-dao-them-lua-chon-moi-huong-den-bao-ve-moi-truong-20241001153524766.htm
Komentar (0)