Pegawai yang penghasilannya bersumber dari gaji dan upah yang dibayarkan dari beberapa sumber penghasilan, wajib melunasi Pajak Penghasilan (PPh) orang pribadi secara langsung; penyelesaian pajak hanya dapat dilakukan apabila memenuhi beberapa kriteria berikut ini.
Banyak pekerja memperoleh pendapatan dari gaji dan upah sepanjang tahun dari berbagai sumber yang berbeda karena sejumlah alasan seperti: pindah tugas ke instansi lain; bekerja untuk banyak instansi, organisasi, unit...
Di antara mereka, masih banyak yang bertanya-tanya bagaimana cara melunasi pajak penghasilan orang pribadi, apakah bisa memberikan kuasa kepada suatu badan/organisasi/perusahaan untuk melunasi pajak atau tidak.
Terkait dengan hal tersebut, Otoritas Pajak menyatakan: Berdasarkan ketentuan Pasal d.2 dan Pasal d.3, Poin d, Klausul 6, Pasal 8, Keputusan No. 126/2020/ND-CP yang merinci sejumlah pasal dalam Undang-Undang Administrasi Perpajakan, apabila seorang pegawai memperoleh penghasilan dari gaji dan upah di banyak tempat selama setahun, sedangkan penghasilan di tempat lain tersebut merupakan penghasilan berdasarkan perjanjian kerja lebih dari 3 bulan, maka yang bersangkutan tidak berwenang melunasi pajak penghasilan pribadi, melainkan wajib melunasi pajak penghasilan pribadi secara langsung.
Namun apabila penghasilan pegawai merupakan penghasilan tidak tetap dari tempat lain dengan penghasilan rata-rata per bulan paling banyak Rp10.000.000.000 dalam setahun dan telah dipotong PPh Orang Pribadi dengan tarif 10%, namun pegawai tidak mengajukan penyelesaian pajak atas penghasilan tersebut, maka yang bersangkutan berwenang melunasi PPh Orang Pribadi untuk perusahaan/instansi/organisasi.
[iklan_2]
Sumber: https://vietnamnet.vn/ca-nhan-co-2-nguon-thu-nhap-tro-len-quyet-toan-thue-thu-nhap-ca-nhan-the-nao-2366634.html
Komentar (0)