Banyak pekerja memperoleh pendapatan dari gaji dan upah sepanjang tahun dari berbagai sumber yang berbeda karena sejumlah alasan seperti: pindah tugas ke instansi lain; bekerja untuk banyak instansi, organisasi, unit...

Di antara mereka, masih banyak yang bertanya-tanya bagaimana cara melunasi pajak penghasilan orang pribadi, apakah bisa memberikan kuasa kepada suatu badan/organisasi/perusahaan untuk melunasi pajak atau tidak.

VPbank 2 (37).jpg
Undang-undang perpajakan dengan jelas menetapkan bahwa karyawan dengan berbagai sumber pendapatan dapat mengajukan penyelesaian pajak penghasilan pribadi. Foto: Nam Khanh

Terkait dengan hal tersebut, Otoritas Pajak menyatakan: Berdasarkan ketentuan Pasal d.2 dan Pasal d.3, Poin d, Klausul 6, Pasal 8, Keputusan No. 126/2020/ND-CP yang merinci sejumlah pasal dalam Undang-Undang Administrasi Perpajakan, apabila seorang pegawai memperoleh penghasilan dari gaji dan upah di banyak tempat selama setahun, sedangkan penghasilan di tempat lain tersebut merupakan penghasilan berdasarkan perjanjian kerja lebih dari 3 bulan, maka yang bersangkutan tidak berwenang melunasi pajak penghasilan pribadi, melainkan wajib melunasi pajak penghasilan pribadi secara langsung.

Namun apabila penghasilan pegawai merupakan penghasilan tidak tetap dari tempat lain dengan penghasilan rata-rata per bulan paling banyak Rp10.000.000.000 dalam setahun dan telah dipotong PPh Orang Pribadi dengan tarif 10%, namun pegawai tidak mengajukan penyelesaian pajak atas penghasilan tersebut, maka yang bersangkutan berwenang melunasi PPh Orang Pribadi untuk perusahaan/instansi/organisasi.

Cara menghitung potongan pajak keluarga sesuai peraturan terbaru. Potongan pajak keluarga saat menghitung Pajak Penghasilan Pribadi (PPH) saat ini diterapkan sesuai dengan Resolusi No. 954/2020/UBTVQH14. Setiap individu dapat menghitung pajak sendiri setelah potongan pajak keluarga.
Dalam kasus apa saja PPh orang pribadi tidak perlu difinalisasi? Orang pribadi yang menerima penghasilan dari gaji dan upah harus melaporkan dan memfinalisasi PPh orang pribadi (PPH) secara langsung atau melalui kuasa dari pejabat yang berwenang kepada otoritas pajak. Namun, ada juga kasus di mana orang pribadi tidak perlu memfinalisasi PPH.