Untuk mengendalikan berat badan secara efektif, dokter sering menyarankan penyesuaian pola makan, berolahraga secara teratur, dan mengubah gaya hidup menjadi sehat.
Perawatan obesitas yang efektif memerlukan kombinasi penilaian komposisi tubuh yang akurat, terutama dengan alat seperti InBody, bersama dengan nutrisi yang tepat dan perubahan gaya hidup yang berkelanjutan. |
Dalam lokakarya ilmiah “Penanganan Multimodal Obesitas” yang diselenggarakan oleh TAMRI, para dokter berbagi informasi terkini dalam penilaian dan penanganan obesitas, termasuk metode penentuan lemak tubuh, otot, tulang, massa air, dan intervensi nutrisi yang tepat.
Menurut Dr. Vo Tran Nhu Thao, Pusat Penurunan Berat Badan, indeks InBody merupakan alat penting untuk mendukung pengendalian berat badan yang efektif. Berbeda dengan indeks BMI tradisional yang hanya didasarkan pada tinggi dan berat badan, InBody menyediakan data detail tentang persentase lemak, otot, air dalam tubuh, serta lemak visceral. Semua ini merupakan faktor penting dalam menilai kesehatan orang yang kelebihan berat badan dan obesitas secara komprehensif.
Selain InBody, metode modern lainnya seperti pengukuran kepadatan tulang dengan sinar X (DEXA), pemindaian CT/MRI juga membantu menentukan lemak visceral, tetapi mahal dan disertai risiko paparan radiasi.
InBody adalah alat ukur non-invasif yang memberikan hasil cepat dan akurat, terutama berguna dalam memantau perkembangan perawatan penurunan berat badan. Melalui indikator ini, dokter dapat memantau perubahan lemak visceral dan massa otot, sehingga menyesuaikan program perawatan dengan kebutuhan setiap pasien.
Khususnya, InBody juga membantu mendeteksi "obesitas kurus", yaitu orang dengan berat badan normal tetapi persentase lemak tubuh tinggi, yang berpotensi berisiko mengalami gangguan kardiovaskular dan metabolik. Selain itu, perangkat ini juga membantu mengidentifikasi kehilangan otot dan penambahan lemak pada lansia atau penderita penyakit kronis seperti diabetes, sehingga dapat menyesuaikan pola makan dan olahraga dengan lebih tepat.
Dr. Thao menekankan bahwa BMI tidak boleh digunakan sendiri untuk menilai obesitas, karena dapat melewatkan kasus atrofi otot melainkan akumulasi lemak tersembunyi. Menggabungkan indeks InBody dengan penilaian klinis akan membantu diagnosis yang lebih akurat dan komprehensif, sehingga membangun rejimen pengobatan yang efektif dan aman.
Mengenai intervensi nutrisi dalam penanganan obesitas, Dr. Dao Thi Yen Thuy, Kepala Departemen Nutrisi dan Dietetika, mengatakan bahwa obesitas disebabkan oleh kelebihan lemak, bukan karena IMT yang tinggi. Sederhananya, penurunan berat badan adalah penurunan lemak, bukan penurunan berat badan buta.
Prinsip inti dalam perawatan gizi untuk orang yang kelebihan berat badan dan obesitas adalah mengurangi asupan energi, meningkatkan pengeluaran energi dan mempertahankan massa otot.
Namun, diet populer saat ini seperti rendah karbohidrat, keto, Mediterania, atau LED (diet rendah energi) jika diterapkan secara tidak tepat dapat dengan mudah menyebabkan ketidakseimbangan nutrisi, kekurangan energi dan mikronutrien esensial, bahkan memengaruhi kesehatan jangka panjang. Jika pola makan tidak dijaga, berat badan dapat kembali naik dengan cepat.
Menurut Dr. Thuy, diet yang tepat bukan berarti berpuasa atau melewatkan makan. Sebaliknya, Anda perlu makan perlahan, mengunyah dengan saksama, fokus pada sarapan dan makan siang, dan secara bertahap mengurangi porsi makan di sore dan malam hari. Setiap hari, Anda harus mengurangi sekitar 500 kkal dibandingkan kebutuhan normal Anda.
Pati dijaga pada tingkat rendah-sedang, gula dan lemak dibatasi, memastikan asupan protein yang memadai, memperbanyak sayuran hijau rendah pati, buah-buahan rendah gula, susu rendah lemak tanpa pemanis, dan minum air putih yang cukup 1,5 hingga 2 liter/hari. Camilan juga sebaiknya memilih makanan sehat dan rendah energi seperti buah rendah gula, sup sayuran, umbi rebus, atau susu tanpa pemanis.
Singkatnya, pengobatan obesitas yang efektif memerlukan kombinasi penilaian komposisi tubuh yang akurat, terutama dengan alat seperti InBody, bersama dengan nutrisi yang tepat dan perubahan gaya hidup yang berkelanjutan.
Menerapkan metode yang tepat akan membantu pasien menghilangkan lemak dengan aman, menjaga kesehatan dan mencegah komplikasi jangka panjang.
Sumber: https://baodautu.vn/can-thiep-dinh-duong-trong-dieu-tri-thua-can-beo-phi-d328652.html
Komentar (0)