Aurora berwarna-warni menghantam Bumi, disebabkan oleh ledakan energi dan lontaran massa koronal dari matahari.
Menurut Pusat Prediksi Cuaca Badan Meteorologi Nasional, badai matahari dahsyat ini tergolong Kategori 4 pada skala 1 hingga 5, yang dapat mengganggu komunikasi, jaringan listrik, dan operasi satelit. Badai matahari ini muncul di Bumi pada 11 Oktober dan kemungkinan akan berlangsung hingga 12 Oktober.
Badai tersebut bergerak dengan kecepatan 1,5 juta mil per jam, mendekati Observatorium Iklim Luar Angkasa Dalam dan Satelit Canggih sekitar 15 hingga 30 menit kemudian dengan kecepatan 1,6 juta mil per jam. Satelit tersebut mengukur kecepatan dan kekuatan medan magnet badai matahari, kata Shawn Dahl, koordinator layanan di Pusat Prediksi Cuaca.
Suar matahari yang dahsyat, yang dikenal sebagai suar tipe-X, meletus dari Matahari minggu lalu. Letusan ini bertepatan dengan lontaran massa koronal pada 8 Oktober. Lontaran massa koronal, atau CME, adalah kombinasi awan gas terionisasi yang besar dan medan magnet yang meletus dari atmosfer luar Matahari. Ketika letusan ini menuju Bumi, letusan ini dapat memicu badai geosolar atau gangguan besar pada medan magnet Bumi.
Pusat prakiraan cuaca mengatakan: "Badai geosolar dapat berdampak pada infrastruktur di orbit rendah Bumi dan di permukaan Bumi."
Menurut laporan media, badai matahari tingkat G4 memang umum terjadi selama siklus matahari, tetapi badai geomagnetik tingkat G5 atau ekstrem seperti yang terjadi pada 10 Mei sangat jarang terjadi. Badai baru ini hanya memiliki peluang 25% untuk menjadi badai G5.
Shawn Dahl menambahkan bahwa badai matahari bulan Mei merupakan peristiwa mitigasi paling sukses dalam sejarah. Para ilmuwan terus memantau lonjakan aktivitas matahari karena dapat menunjukkan posisi matahari dalam siklus badai.
Namun, badai matahari bulan Mei tetap menimbulkan konsekuensi serius, melumpuhkan sistem GPS presisi yang digunakan oleh para petani AS di Midwest dan Great Plains, yang mengakibatkan kerugian finansial. Badai ini juga menyebabkan beberapa transformator tegangan tinggi mati, untungnya tanpa gangguan listrik yang meluas.
Para pejabat di Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA) merekomendasikan agar masyarakat menggunakan papan informasi aurora di pusat tersebut untuk mengetahui apakah mereka dapat melihat cahaya utara dan selatan di wilayah mereka. Papan tersebut terus diperbarui dan menunjukkan lokasi aurora akan muncul dalam hitungan menit.
Menurut Kekayaan Intelektual dan Inovasi
[iklan_2]
Sumber: https://doanhnghiepvn.vn/kham-pha/canh-bao-xuat-hien-con-bao-mat-troi-cuc-dai-gay-ra-cuc-quang-day-mau-sac/20241012013120435
Komentar (0)