Menurut Android Authority , dalam sebuah wawancara, Bapak Satya Nadella membahas berbagai topik terkait kehidupan, Microsoft, AI (kecerdasan buatan), dan urusan bisnisnya selama bertahun-tahun. Salah satu pertanyaan yang beliau jawab dalam wawancara tersebut berkaitan dengan pertanyaan "Apakah ada kesalahan strategis yang nyata atau hanya keputusan buruk yang Anda sesali setelah dipikir-pikir?".
Tuan Nadella menyesalkan kesalahan yang menyebabkan Windows Phone gagal
Bapak Nadella memberikan jawabannya terkait penarikan perusahaannya dari pasar ponsel. Pimpinan Microsoft tersebut yakin bahwa Windows Phone memiliki peluang untuk sukses, tetapi ia akhirnya mengambil keputusan yang salah.
"Keputusan yang menurut saya banyak dibicarakan dan merupakan salah satu keputusan tersulit yang saya buat sebagai CEO adalah kami beralih dari apa yang saya sebut seluler seperti yang didefinisikan saat itu. Melihat ke belakang, saya pikir ada cara untuk membuatnya sukses dengan menciptakan kembali kategori komputasi antara PC, tablet, dan ponsel," kata Nadella.
Ketika Bapak Nadella mengambil alih Microsoft dari Steve Ballmer, salah satu langkah pertamanya adalah membeli bisnis ponsel Nokia senilai $7,6 miliar. Perusahaan tersebut kemudian mengembangkan Windows Phone, tetapi hanya beberapa tahun setelah pembelian tersebut, perusahaan tersebut mengakui bahwa Windows Phone telah gagal.
Sejak saat itu, perusahaan telah merilis Surface Duo dan Surface Duo 2, perangkat lipat yang ditenagai Android. Awal tahun ini, beredar rumor bahwa Microsoft sebenarnya telah menyelesaikan desain untuk Surface Duo versi ketiga, tetapi perusahaan tersebut dikabarkan telah membatalkan desain tersebut dan lebih memilih layar lipat yang lebih tradisional.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)