
Dari kesulitan menuju kebangkitan
Pada tahun 2000, setelah menikah dan pindah, Thi Oanh dan suaminya memulai hidup bersama. Saat itu, aset mereka hanya berupa lahan kopi tua seluas lebih dari 3 hektar, dengan efisiensi ekonomi yang semakin rendah akibat panen yang sudah habis, varietas kopi yang sudah tua, dan produktivitas yang tidak stabil. Selama bertahun-tahun, keluarganya hanya memiliki cukup makanan, tidak cukup untuk disisihkan, membuat hidup mereka selalu serba kekurangan.
Namun, dengan semangat progresif dan tekad untuk bangkit, Ibu Oanh tidak membiarkan dirinya puas dengan kenyataan. Ia aktif berpartisipasi dalam pelatihan teknis pertanian yang diselenggarakan oleh daerah setempat; aktif mencari informasi melalui media dan pengalaman para petani unggul di daerah tersebut.
Pada tahun 2015, setelah mempertimbangkannya selama beberapa waktu, ia memutuskan untuk menghancurkan seluruh lahan kopi lama dan beralih menanam varietas kopi TR4 baru—varietas yang dievaluasi memiliki hasil panen tinggi, kualitas baik, dan cocok untuk iklim serta kondisi tanah setempat. Pada saat yang sama, ia juga dengan berani berinvestasi menanam 1.000 pohon cabai yang ditanam secara tumpang sari di antara barisan kopi dan beberapa pohon buah-buahan seperti durian, alpukat, dan nangka Thailand... Dengan semangat belajar dan ketekunan dalam mengatasi kesulitan, ia dan suaminya secara bertahap mengumpulkan lebih banyak pengalaman, menerapkan metode pertanian yang ilmiah dan berkelanjutan secara efektif.
Setelah lebih dari 3 tahun, kebun kopi TR4 keluarganya mulai menghasilkan panen yang stabil dan tinggi. Tanaman lada tumbuh subur dan berbuah secara merata. Pohon buah-buahan juga tumbuh subur, secara bertahap menghasilkan pendapatan bagi keluarga. Saat ini, total pendapatan tahunan keluarga Ibu Thi Oanh mencapai lebih dari 1 miliar VND dari tanaman seperti kopi, lada, dan pohon buah-buahan. Tak hanya menstabilkan perekonomian, beliau juga aktif berinvestasi dalam reproduksi, perawatan lahan, dan memperluas model menuju organik, keamanan hayati, dan perlindungan lingkungan jangka panjang.
Tak hanya seorang petani yang baik, Ibu Thi Oanh juga seorang perempuan yang aktif dalam kegiatan sosial. Ia rutin berpartisipasi dalam berbagai kegiatan komunitas di Bon Bu N'Doh, mulai dari gerakan pembangunan pedesaan baru hingga program perlindungan lingkungan, yang melestarikan identitas budaya tradisional masyarakat M'nong. Berkat gaya hidupnya yang ramah dan penuh kasih sayang, ia dicintai dan dipercaya oleh warga dusun tersebut.
Perempuan dari etnis minoritas yang pandai berbisnis
Ibu Thi Oanh adalah bukti nyata semangat perempuan etnis minoritas untuk mengatasi kesulitan, berani berpikir, dan berani bertindak. Kesuksesannya bukan hanya hasil kerja keras, tetapi juga hasil dari pemikiran inovatif, serta kemampuan untuk mendengarkan dan memahami tren produksi yang efektif dan berkelanjutan. Saat ini, Ibu Oanh terus merenovasi kebunnya, memperluas area budidaya durian dan alpukat ke arah yang bersih dan aman, sesuai dengan permintaan pasar. Ia juga ingin mengikuti pelatihan khusus untuk meningkatkan tekniknya, dengan tujuan mencapai produksi khusus yang lebih efektif.
Berkat usahanya yang tak kenal lelah, Ibu Thi Oanh layak menjadi contoh nyata dalam mengembangkan ekonomi rumah tangga di daerah etnis minoritas, menjadi sumber inspirasi bagi banyak wanita M'nong lainnya agar lebih percaya diri dalam perjalanan mereka untuk menguasai kehidupan mereka.
LE VAN TUAN
Sumber: https://baolamdong.vn/chi-thi-oanh-guong-sang-lam-kinh-te-gioi-o-bon-bu-n-doh-384435.html
Komentar (0)