Jejak arsitektur hampir satu abad
Dibangun pada tahun 1926 dan diresmikan setahun kemudian, Pasar Tan Dinh merupakan proyek dengan jejak arsitektur Prancis yang kuat, dirancang oleh perusahaan SIDEC. Setelah hampir seabad, pasar ini masih mempertahankan keindahan kunonya dengan warna kuning muda yang khas, menonjol di tengah keramaian Jalan Hai Ba Trung.

Sorotan bangunan ini adalah tiga menara lonceng di kubahnya yang tinggi, menciptakan tampilan yang megah dan berbeda dibandingkan pasar tradisional lainnya. Di dalamnya, struktur kubah yang luas dengan sistem kolom dan balok beton bertulang yang kokoh membuat ruangan selalu terasa lapang dan dipenuhi cahaya alami, sebuah desain yang sangat modern di awal abad ke-20.
Jantung perdagangan tidak pernah tidur
Tak hanya sebuah karya arsitektur, Pasar Tan Dinh juga merupakan pusat perdagangan yang ramai dengan sekitar 400 kios. Setiap hari, pasar ini dikunjungi ribuan pengunjung, termasuk penduduk lokal dan wisatawan mancanegara, untuk berbelanja.

Tempat ini menawarkan beragam produk, mulai dari makanan segar, makanan kering, buah-buahan, hingga pakaian dan sepatu. Namun, produk Pasar Tan Dinh yang paling terkenal dan bermerek adalah kios-kios kain berwarna-warni dan pusat jajanan yang kaya, yang memikat siapa pun yang berkunjung.

Tempat untuk menyimpan kenangan Saigon
Diakui sebagai peninggalan arsitektur dan seni tingkat kota merupakan sumber kebanggaan, tidak hanya bagi dewan pengelola, tetapi juga bagi ratusan pedagang yang telah mengabdikan hidup mereka untuk pasar ini. Bapak Le Quang Thien, Ketua Dewan Pengelola Pasar, menyampaikan: “Pasar Tan Dinh bukan hanya tempat perdagangan yang ramai, tetapi juga ruang yang melestarikan nilai-nilai sejarah, budaya, dan arsitektur.”
Bagi banyak orang, pasar ini lebih dari sekadar tempat mencari nafkah. Nguyen Thi Thoa, seorang pedagang dengan pengalaman lebih dari 30 tahun, mengaku bahwa pasar ini adalah rumah kedua dan kenangan bagi banyak generasi. "Para pedagang berjanji untuk menjaga kebersihan pasar, menjual barang dengan benar, dengan harga yang tepat, dan bekerja sama untuk mentransformasi pasar secara digital agar lebih modern sambil tetap mempertahankan identitas tradisionalnya," ujar Nguyen Thi Thoa.

Masa depan warisan yang hidup
Setelah diakui sebagai peninggalan bersejarah, Pasar Tan Dinh akan dilestarikan dengan cara yang mempertahankan detail arsitektur aslinya semaksimal mungkin. Di saat yang sama, dewan pengelola juga berencana untuk meningkatkan citranya, dengan tujuan mencapai standar yang sesuai dengan nama barunya.
Ke depannya, model "Friendly Counter" akan diterapkan, dengan fokus pada penetapan harga yang jelas, memastikan kualitas produk, dan sikap pelayanan yang beradab. Setiap industri juga akan mengembangkan produk-produk khas untuk menciptakan keunggulannya sendiri, yang berkontribusi pada daya tarik wisatawan dan promosi budaya lokal.
Sumber: https://baolamdong.vn/cho-tan-dinh-kham-pha-di-san-kien-truc-phap-giua-long-sai-gon-405918.html






Komentar (0)