Grup 911 berencana mengadakan rapat umum pemegang saham luar biasa untuk menyetujui pembelian mobil Vinfast senilai VND500 miliar. Namun, Bapak Luu Dinh Tuan, Ketua Dewan Direksi, meninggal dunia tepat sehari sebelum rapat berlangsung.
Bapak Luu Dinh Tuan - mantan Ketua Dewan Direksi 911 Group - Foto: Situs Web DN
Perusahaan Saham Gabungan Grup 911 (NO1) baru saja mengumumkan bahwa Tn. Luu Dinh Tuan - Ketua Dewan Direksi dan perwakilan hukum - meninggal dunia pada tanggal 22 November 2024.
Menurut rencana, sore hari tanggal 23 November merupakan waktu 911 Group menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa tahun 2024.
Belum ada pengumuman dari 911 Group, namun dengan adanya berita duka seperti tersebut, kongres kemungkinan harus ditunda.
Dokumen sebelum rapat menunjukkan bahwa kongres diperkirakan akan membahas dan menyetujui banyak konten penting untuk bisnis seperti pemberhentian dan penambahan anggota Dewan Direksi, persetujuan investasi aset, amandemen peraturan internal, penambahan modal...
Salah satu isi yang perlu diperhatikan adalah bahwa dewan direksi akan menyampaikan kepada pemegang saham untuk mendapatkan persetujuan atas penandatanganan kontrak pembelian dan penjualan mobil serta layanan penyewaan aki dengan Vinfast Trading and Service Company Limited.
Nilai kontraknya mencapai 500 miliar VND, diharapkan pada kuartal kedua tahun 2025.
Menurut usulan awal, Dewan Direksi mengusulkan agar rapat pemegang saham mendelegasikan wewenang kepada Ketua Dewan Direksi Luu Dinh Tuan untuk meninjau, merundingkan, menyetujui, dan menandatangani kontrak guna memastikan kepatuhan terhadap rencana perusahaan dan ketentuan hukum.
Sebelumnya, pada 21 Oktober, 911 Group juga mengumumkan keputusan Dewan Direksi yang menyetujui penandatanganan kontrak jual beli mobil dan layanan penyewaan aki dengan VinFast. Kontrak tersebut akan berlangsung pada kuartal keempat tahun ini dan bernilai hampir VND45 miliar.
Pada tanggal 26 Oktober, 911 Group menandatangani nota kesepahaman dengan GSM Green dan Smart Mobility Joint Stock Company tentang penyewaan dan pembelian 2.200 mobil listrik VinFast, dengan tujuan membangun merek "911 Taxi".
Berdasarkan kesepakatan, dari 2.200 kendaraan, 200 kendaraan pertama akan diserahkan GSM kepada 911 Group untuk dioperasikan pada kuartal keempat tahun 2024, sedangkan kendaraan sisanya akan terus diserahkan hingga akhir tahun 2025.
Ini adalah langkah strategis 911 Group untuk memperluas sumber pendapatan di luar area bisnis inti seperti peralatan konstruksi, pabrik pencampur beton, dan forklift.
Grup 911 ingin memperluas bisnisnya ke taksi listrik
Berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2024, total aset Grup 911 mencapai hampir 467 miliar VND. Nilai kontrak sewa beli 2.200 mobil listrik Vinfast dari GSM mencapai sekitar 10% dari total aset perusahaan.
Pada acara penandatanganan, Bapak Luu Dinh Tuan mengatakan bahwa keputusan untuk memilih taksi listrik segera setelah ia berekspansi ke sektor taksi didasarkan pada efisiensi investasi yang diakui oleh para pionir bisnis transportasi domestik.
"Kerja sama dengan GSM tidak hanya membantu 911 Group memasuki industri transportasi penumpang dengan cepat, tetapi juga memanfaatkan gelombang transisi hijau yang kuat di Vietnam. Penggunaan kendaraan listrik dalam operasional tidak hanya membantu mengoptimalkan biaya, tetapi juga mendapatkan banyak dukungan dari Pemerintah , mitra, dan pelanggan," ungkap Bapak Tuan.
[iklan_2]
Sumber: https://tuoitre.vn/chu-tich-tap-doan-911-dot-ngot-tu-tran-ngay-truoc-ngay-dai-hoi-dong-co-dong-20241124072140339.htm
Komentar (0)