Dalam laporan Pemerintah yang dikirimkan kepada delegasi pemantauan Komite Tetap Majelis Nasional tentang inovasi program pendidikan umum dan buku teks, konten eksperimen buku teks disebutkan.
Delegasi pemantau Komite Tetap Majelis Nasional berkomentar: "Eksperimen dan penilaian dampak terhadap konten inovatif penting Program belum difokuskan, diimplementasikan dalam waktu singkat, dan dalam lingkup yang sempit."
Inovasi program buku teks menerima banyak pendapat beragam (sumber foto: internet).
Menanggapi pendapat tersebut, Pemerintah menyatakan bahwa: Untuk melaksanakan tujuan, persyaratan dan isi inovasi yang ditetapkan dalam Resolusi 88, Pemerintah telah mengarahkan Kementerian Pendidikan dan Pelatihan untuk mengembangkan program pendidikan umum yang memastikan orientasi terpadu dan inti, konten pendidikan wajib bagi siswa di seluruh negeri, sementara pada saat yang sama memberdayakan daerah dan sekolah untuk secara proaktif memilih dan melengkapi beberapa konten pendidikan dan melaksanakan rencana pendidikan yang sesuai dengan mata pelajaran dan kondisi pendidikan daerah dan sekolah, berkontribusi untuk memastikan hubungan kegiatan sekolah dengan keluarga, pemerintah daerah dan masyarakat.
Menurut laporan tersebut, program tersebut hanya menetapkan prinsip-prinsip umum dan orientasi pada persyaratan kualitas dan kemampuan siswa, konten pendidikan , metode pendidikan dan penilaian hasil pendidikan, tanpa terlalu banyak peraturan rinci, untuk menciptakan kondisi bagi penulis buku teks dan guru untuk mempromosikan inisiatif dan kreativitas dalam melaksanakan program.
Dengan perspektif itu, program pendidikan umum tahun 2018 merupakan dokumen hukum, yang dikembangkan sesuai dengan proses pengembangan dokumen hukum.
Selama proses pengembangan, rancangan program tersebut banyak dikonsultasikan dengan para ilmuwan, pakar pendidikan, guru, dan masyarakat dari semua lapisan masyarakat.
Konten program pendidikan umum yang baru mewarisi program pendidikan umum tahun 2006, sehingga eksperimen tidak akan dilakukan pada konten yang sudah ada dalam program pendidikan umum tahun 2006, tetapi hanya akan berfokus pada konten baru yang penting, dan lokasi eksperimen telah dipilih untuk mewakili wilayah di seluruh negeri.
Dalam Dokumen Nomor 335/TTr-CP tertanggal 18 September 2014 yang disampaikan kepada Majelis Nasional mengenai pengumuman Resolusi Majelis Nasional tentang inovasi program pendidikan umum dan buku pelajaran, disebutkan bahwa "Negara menyelenggarakan penyusunan, penilaian, dan pengumuman program.
Eksperimen program ini diimplementasikan secara praktis dan ringkas, dan seringkali hanya dilakukan untuk konten dan metode pendidikan baru. Fokusnya adalah pada desentralisasi dalam membangun dan mengelola program secara fleksibel, serta kesatuan dalam keberagaman.
Dengan perspektif membangun program terbuka, Program Pendidikan Umum 2018 memastikan stabilitas dan kemampuan untuk berkembang selama implementasi agar sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta persyaratan praktis.
Pengembangan program pendidikan umum merupakan kegiatan rutin yang meliputi tahapan evaluasi, revisi, pelengkapan, dan penyempurnaan program pada proses pelaksanaannya.
Dalam proses pelaksanaannya, Pemerintah memberikan arahan kepada Kementerian Pendidikan dan Pelatihan untuk melakukan survei lapangan, berkonsultasi dengan lembaga pengelola pendidikan, sekolah, pengelola, guru, peserta didik, orang tua, dan pihak-pihak yang berkepentingan guna mengevaluasi program, meninjau, menyesuaikan, mengembangkan program mata pelajaran baru (bila diperlukan) dan memberikan arahan dalam pelaksanaan penyesuaian (bila ada).
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)