Ketika mengingat salah satu kenangannya tentang Letnan Jenderal Senior Nguyen Chi Vinh, mantan Duta Besar AS Ted Osius langsung teringat pada foto mereka berdua saat menghadiri upacara pengumuman selesainya tahap 1 proyek remediasi dioksin di bandara Da Nang pada tanggal 3 Mei 2016.
Pada upacara pengumuman, Letnan Jenderal Senior Nguyen Chi Vinh dan mantan Duta Besar AS Ted Osius menggunakan tangan mereka untuk mengambil tanah yang diolah sebagai bukti keberhasilan proyek.
Mantan Duta Besar AS Ted Osius mengatakan bahwa ketika ia mengunjungi Da Nang pada tahun 2016, Letnan Jenderal Senior Nguyen Chi Vinh (saat itu Wakil Menteri Pertahanan Nasional ) selalu mendampinginya dalam pencarian, pelaksanaan, dan penyelesaian proyek pembersihan dioksin di bandara Da Nang. Pers mengambil lusinan foto ketika Osius dan Letnan Jenderal Senior Nguyen Chi Vinh mencelupkan tangan mereka ke dalam tanah yang baru dibersihkan.
Letnan Jenderal Senior, Wakil Menteri Pertahanan Nasional Nguyen Chi Vinh, dan mantan Duta Besar AS untuk Vietnam, Ted Osius, memegang segenggam tanah yang telah didekontaminasi sepenuhnya di Bandara Da Nang. (Foto: Disediakan oleh karakter tersebut)
Foto tersebut dipajang di Museum Sisa Perang di Kota Ho Chi Minh, sebuah pengingat bahwa mengatasi warisan perang adalah hal yang mungkin. Osius mengatakan bahwa bersama-sama, Vietnam dan Amerika telah membuat tanah ini aman. Jika tidak, sebagai ayah dari dua anak kecil, ia tidak akan menyentuh tanah yang terkontaminasi dioksin.
Berbagi dengan reporter VTC News, mantan Duta Besar AS untuk Vietnam mengatakan bahwa Letnan Jenderal Senior Nguyen Chi Vinh adalah seorang teman yang ia cintai dan hormati.
"Jenderal Nguyen Chi Vinh adalah seorang patriot yang mengabdikan hidupnya untuk negara. Beliau selalu persuasif dan bekerja tanpa lelah bersama berbagai generasi Duta Besar AS untuk Vietnam, termasuk saya sendiri, untuk memastikan bahwa konsekuensi perang ditangani dan diatasi," ujar Bapak Ted Osius.
"Saya sungguh menghormatinya - seorang pria yang selalu mengabdikan diri untuk negaranya dan sikapnya ketika berbicara tentang masa lalu, betapa pun sulitnya. Berkat tekad Letnan Jenderal Senior Nguyen Chi Vinh, kita perlu menghadapi masa lalu yang sulit dengan jujur, terutama akibat perang, agar kita dapat bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik," tambah mantan Duta Besar AS Osius.
Bapak Osius juga mengatakan bahwa beliau sangat bangga telah bekerja sama dengan Letnan Jenderal Senior Nguyen Chi Vinh selama hampir 4 tahun menjabat sebagai Duta Besar AS untuk Vietnam (2014-2017). Beliau juga menekankan bahwa Letnan Jenderal Senior Nguyen Chi Vinh selalu memainkan peran kunci dalam isu-isu terkait hubungan keamanan Vietnam-AS.
Letnan Jenderal Senior Nguyen Chi Vinh dan mantan Duta Besar AS Ted Osius membahas tahap kedua proyek remediasi dioksin di Bandara Da Nang. (Foto: Surat Kabar Sumber Daya Alam & Lingkungan)
Menurut Tn. Osius, setiap kali ia dan Letnan Jenderal Senior Nguyen Chi Vinh bertemu, mereka membahas masalah remediasi dioksin - pertama di Da Nang dan kemudian di Bien Hoa.
Pada Oktober 2017, Bapak Osius dan Letnan Jenderal Senior Nguyen Chi Vinh mengunjungi Bandara Bien Hoa, bekas pangkalan udara AS dan pusat penyebaran dioksin terbesar di Vietnam. Mantan Duta Besar Osius menegaskan bahwa komitmen untuk membersihkan dioksin merupakan hasil yang baik ketika menyambut mantan Presiden Donald Trump ke Vietnam pada November 2017.
“Menangani dioksin sebagai warisan perang sangat penting bagi masa depan hubungan pertahanan kita dengan Vietnam,” tegas Bapak Osius.
Mantan duta besar AS tersebut menyampaikan bahwa terakhir kali ia bertemu dengan Letnan Jenderal Senior Nguyen Chi Vinh adalah pada Maret 2022 setelah sang Jenderal pensiun. Ia masih dengan antusias menyampaikan aspirasinya untuk meningkatkan hubungan bilateral dan menyelesaikan warisan perang. Bapak Osius meyakini bahwa Letnan Jenderal Senior merasa sangat bahagia ketika Vietnam dan AS meningkatkan kemitraan bilateral mereka ke tingkat strategis yang komprehensif sebelum wafatnya.
Dalam kunjungannya ke Hanoi pada bulan September, Presiden AS Joe Biden menjanjikan tekad dan kerja sama AS yang teguh kepada Vietnam dalam mencapai tujuan bersama untuk terus mengatasi masalah warisan perang. Pemerintah AS juga memutuskan untuk meningkatkan pendanaan proyek remediasi bandara Bien Hoa dari US$183 juta menjadi US$300 juta, yang diperpanjang hingga tahun 2028.
Tn. Osius yakin bahwa Letnan Jenderal Senior Nguyen Chi Vinh akan dikenang oleh teman-teman Amerika dan rakyat Vietnam atas kontribusinya yang besar terhadap pengembangan hubungan bilateral AS-Vietnam.
Nguyen Phuong Anh
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)