Menurut Ibu Nguyen Thi Cuc, Ketua Asosiasi Konsultasi Pajak Vietnam, pada diskusi tanggal 8 Juli yang diselenggarakan oleh surat kabar Tien Phong, setiap rumah tangga bisnis dapat memiliki banyak rekening bank, tetapi hanya satu rekening utama yang terdaftar di otoritas pajak.

Informasi transaksi rekening ini akan diberikan oleh bank untuk keperluan manajemen pajak. Jika terdapat dugaan pelanggaran, otoritas pajak dapat memperluas pemeriksaan semua rekening terkait untuk memastikan transparansi.
Untuk memanfaatkan insentif pajak dan berekspansi dengan mudah, Ibu Cuc merekomendasikan agar rumah tangga bisnis beralih menjadi badan usaha. Hal ini membantu transparansi arus kas, kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan, dan kemudahan akses modal. Namun, beliau juga mengakui bahwa sistem perpajakan masih rumit, terutama bagi rumah tangga yang baru mengenal teknologi atau sedang mengubah model bisnis mereka.
Ibu Cuc mengusulkan agar sektor pajak perlu menyederhanakan prosedur, memberikan instruksi yang jelas, dan meningkatkan teknologi untuk mendukung pembayar pajak, terutama saat menerapkan Keputusan Presiden 70 dan tujuan transformasi digital.
Bapak Nguyen Tien Minh, Wakil Direktur Departemen Pajak Hanoi , menekankan bahwa sektor pajak memprioritaskan reformasi administrasi, menciptakan kerangka hukum yang sinkron bagi bisnis agar mudah mematuhi hukum dan berkembang secara berkelanjutan.
Bapak Minh mendorong para pelaku bisnis untuk secara proaktif mempelajari hukum dan memastikan persyaratan seperti asal barang, faktur, dokumen, dan peraturan pencegahan kebakaran. Kepatuhan mandiri tidak hanya membantu menghindari risiko tetapi juga menciptakan fondasi bagi operasi bisnis yang stabil dan berjangka panjang.
Sumber: https://baonghean.vn/co-quan-thue-co-quyen-kiem-tra-truy-thu-tien-trong-tai-khoan-ca-nhan-co-dau-hieu-gian-lan-hoat-dong-kinh-doanh-10302238.html
Komentar (0)