SGGP
Inspektur Departemen Kesehatan awalnya memverifikasi: di depan alamat suntikan filler adalah toko "Roti Ngoc Anh, Nasi Ketan", lantai pertama adalah sebuah motel.
Pada tanggal 20 Juli, Inspektur Dinas Kesehatan Kota Ho Chi Minh mengatakan bahwa ia baru saja memeriksa fasilitas penyuntikan filler yang menyebabkan Tn. NVH (22 tahun, tinggal di Provinsi Dong Nai ) dirawat di rumah sakit. Sebelumnya, Tn. NVH pergi untuk mendapatkan suntikan filler feng shui (suntikan di area hidung) di 361 Ba Hat, Bangsal 4, Distrik 10. Lima menit setelah penyuntikan, Tn. H. mengalami sakit kepala, nyeri di mata kanannya, pusing, dan harus dirawat di rumah sakit untuk perawatan darurat.
Inspektur Dinas Kesehatan awalnya memverifikasi: di depan alamat penyuntikan filler terdapat toko "Roti Ngoc Anh, Nasi Ketan Asin", lantai pertama adalah sebuah motel. Berdasarkan informasi awal, Tn. H. dijadwalkan datang ke alamat tersebut dan disuntik filler oleh Ny. MTAL di lantai pertama. Filler tersebut dibeli oleh MTAL secara daring seharga 300.000 VND/cc. Fasilitas tersebut tidak memiliki dokumen resmi terkait kegiatan pemeriksaan dan perawatan medis.
Pada hari yang sama, Inspektorat Departemen Kesehatan Kota Ho Chi Minh menyatakan bahwa mereka baru saja menerima informasi dari Rumah Sakit Hung Vuong yang melaporkan kasus kecelakaan medis yang ditangani di rumah sakit tersebut terkait dengan pemeriksaan dan perawatan medis di Klinik Umum Nam Viet General Clinic Company Limited (202 To Hien Thanh, Distrik 15, Distrik 10). Sebelumnya, Ny. CTPN pernah melakukan aborsi di klinik tersebut. Setelah itu, Ny. N. merasa lelah dan mengalami sakit perut yang parah, sehingga dibawa ke Rumah Sakit Hung Vuong untuk perawatan darurat...
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)