Komunitas Asia di seluruh dunia merayakan Tahun Baru Imlek
VietNamNet•12/02/2024
[iklan_1]
Rombongan barongsai dan tari naga serta penari rakyat tampil di sebuah taman di Beijing, Tiongkok, pada hari pertama Tahun Baru Imlek. Foto: Reuters
Para seniman berpartisipasi dalam parade Tahun Baru di Hong Kong, Tiongkok. Foto: Strait Times. Orang-orang menonton kembang api pada Malam Tahun Baru di Gardens by the Bay, Singapura pusat. Foto: Strait Times. Orang-orang mengantre untuk mengunjungi kuil di Taipei, Taiwan (Tiongkok). Foto: EPA-EFE. Orang-orang mengunjungi kuil Wat Mangkon Kamalawat di Yaowarat, Bangkok, Thailand pada hari-hari pertama tahun baru Giap Thin untuk berdoa memohon keberuntungan dan kedamaian. Foto: Bangkok Post.
Kerumunan orang menyaksikan tarian naga untuk merayakan Tahun Baru Imlek di Yangon, Myanmar. Foto: Strait Times.
Pertunjukan khusus oleh tim barongsai dan tari naga di Binondo, Pecinan di Manila, Filipina. Foto: Reuters. Para jamaah menyaksikan pertunjukan tari barongsai dan naga di sebuah kuil di Kuala Lumpur, Malaysia. Foto: Reuters. Tarian naga untuk merayakan Tahun Baru Imlek Giap Thin oleh komunitas Asia di Lima, Peru. Foto: Reuters. Seorang pria menyaksikan pertunjukan barongsai tradisional di Kolkata, India. Foto: Strait Times Perayaan Tahun Baru di sebuah kuil di Jakarta, Indonesia. Foto: Strait Times.
Gambar orang-orang di seluruh dunia yang sibuk merayakan Tahun Baru Imlek Giap Thin
Orang-orang di banyak negara di seluruh dunia, termasuk beberapa negara Barat, telah menyelenggarakan serangkaian kegiatan menyenangkan untuk menyambut Tahun Baru Imlek Giap Thin.
Legenda 'Nien' dan Pembentukan Tahun Baru Imlek
Kisah di bawah ini sebagian akan menjelaskan mengapa orang-orang di beberapa negara Timur merayakan Tahun Baru Imlek.
Mengapa orang Hong Kong banyak makan tiram saat Tahun Baru Imlek?
Di meja makan masyarakat Hong Kong (Tiongkok) selama Tahun Baru Imlek, hidangan yang terbuat dari tiram kering, juga dikenal sebagai tiram yang dijemur, sering kali menjadi hidangan yang tak terpisahkan.
Komentar (0)