(NLDO) - Polisi lalu lintas ditugaskan untuk mengelola sistem manajemen data perangkat pemantauan perjalanan dan perangkat perekam gambar pengemudi.
Pada tanggal 4 Januari, informasi dari Direktorat Lalu Lintas Kepolisian (Ditlantas, Kementerian Keamanan Publik ) menyatakan bahwa mulai tanggal 1 Januari 2025, Satuan Polisi Lalu Lintas akan ditugaskan untuk mengelola, mengoperasikan, dan menggunakan sistem manajemen data perangkat pemantau perjalanan (kamera pemantau perjalanan) dan perangkat perekam gambar pengemudi (kamera dalam kabin). Hal ini berdasarkan Undang-Undang tentang Keselamatan dan Ketertiban Lalu Lintas Jalan, Keputusan Pemerintah Nomor 141/2024/ND-CP, dan Surat Edaran Nomor 71/2024/TT-BCA Kementerian Keamanan Publik.
Polisi lalu lintas akan mengelola kamera di kabin mobil. Foto ilustrasi
Berdasarkan peraturan, perangkat pemantauan perjalanan dipasang pada kendaraan angkutan niaga, traktor, ambulans, dan kendaraan penyelamat lalu lintas jalan.
Perangkat yang merekam gambar pengemudi dipasang pada mobil penumpang dengan 8 kursi atau lebih untuk bisnis transportasi (tidak termasuk kursi pengemudi), traktor-trailer, ambulans, dan kendaraan penyelamat lalu lintas jalan raya.
"Hal ini untuk mendukung tugas-tugas penyelenggaraan keamanan, ketertiban, keselamatan lalu lintas, penanganan pelanggaran, dan penyelenggaraan negara di bidang transportasi jalan," tegas perwakilan Kepolisian Lalu Lintas. Ia menambahkan bahwa data tersebut juga akan terhubung dan dibagikan dengan Kementerian Perhubungan (Administrasi Jalan Raya Vietnam), Dinas Perhubungan provinsi dan kabupaten/kota, serta instansi terkait sesuai ketentuan perundang-undangan.
Untuk melaksanakan ketentuan tersebut di atas, maka Direktorat Lalu Lintas Kepolisian meminta kepada satuan kerja dan penyelenggara pelayanan untuk melakukan transmisi data dari perangkat pemantau perjalanan dan perangkat perekam citra pengemudi guna melakukan koordinasi dalam menghubungkan, mengintegrasikan, menguji dan mengirimkan data dari perangkat pemantau perjalanan dan perangkat perekam citra pengemudi kepada Direktorat Lalu Lintas Kepolisian.
Terkait waktu, pendaftaran jadwal uji integrasi, uji integrasi, dan pengiriman data di lingkungan nyata harus diselesaikan sebelum 25 Januari. Direktorat Lalu Lintas Kepolisian juga menugaskan departemen teknis untuk membimbing unit-unit guna menyelesaikan konten di atas.
Sebelumnya, dalam Surat Edaran Nomor 73/2024, Kementerian Keamanan Publik menetapkan bahwa unit polisi lalu lintas diizinkan untuk memanfaatkan data dari perangkat pemantauan perjalanan, perangkat perekam gambar pengemudi, dan pangkalan data ketertiban dan keselamatan lalu lintas jalan untuk mengendalikan, mendeteksi, dan menangani pelanggaran undang-undang tentang ketertiban dan keselamatan lalu lintas jalan.
[iklan_2]
Sumber: https://nld.com.vn/csgt-se-quan-ly-camera-hanh-trinh-trong-cabin-xe-oto-196250104183416965.htm
Komentar (0)