Pada pembicaraan berikutnya, Jenderal Phan Van Giang menekankan bahwa Vietnam dan Indonesia adalah dua negara tetangga yang berbagi perbatasan laut dan merupakan anggota komunitas ASEAN yang aktif dan bertanggung jawab.

Peningkatan hubungan menjadi kemitraan strategis komprehensif pada bulan Maret merupakan tonggak bersejarah, yang membuka babak baru dalam hubungan kedua negara, di mana kerja sama politik , pertahanan, dan keamanan merupakan pilar penting.

W-1_AI_0115.jpg
Jenderal Phan Van Giang menyambut Menteri Pertahanan Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin
W-1_AI_0217.jpg
Jenderal Phan Van Giang memimpin upacara penyambutan Tuan Sjafrie Sjamsoeddin.
W-1_AI_0157.jpg
W-1_AI_0360.jpg
Pasukan Kehormatan Tentara Rakyat Vietnam berparade melintasi panggung untuk menyambut Menteri Sjafrie Sjamsoeddin.

Dalam kurun waktu terakhir, kerja sama pertahanan bilateral telah mencapai hasil yang baik, memberikan kontribusi penting bagi penguatan kepercayaan politik kedua negara. Khususnya, pertukaran delegasi dan kontak di semua tingkatan, terutama di tingkat tinggi, sangat dihargai oleh kedua belah pihak; kerja sama antarcabang militer, angkatan bersenjata, dan pasukan penegak hukum maritim terus menunjukkan perkembangan positif. Kerja sama di bidang industri pertahanan telah mencapai hasil positif; kerja sama di bidang pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa dan antarlembaga penelitian strategis telah ditingkatkan; konsultasi dan dukungan timbal balik telah aktif dilakukan di forum-forum multilateral, terutama mekanisme yang dipimpin ASEAN dan acara-acara internasional yang diselenggarakan oleh masing-masing pihak.

Jenderal Phan Van Giang mengucapkan selamat kepada Indonesia atas keberhasilan penyelenggaraan Pameran Pertahanan Internasional Indonesia ke-10 (Juni); dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Indonesia atas pengiriman delegasi ke Vietnam untuk menghadiri Pameran Pertahanan Internasional Vietnam 2024.

W-1_AI_0430.jpg
Jenderal Phan Van Giang memperkenalkan anggota delegasi Vietnam.
W-1_AI_0515.jpg
Dua Menteri Pertahanan dan anggota kedua delegasi

Jenderal Phan Van Giang mengusulkan agar di waktu mendatang, kedua pihak hendaknya memperkuat kerja sama yang dapat dipercaya, komprehensif, dan substantif, dengan fokus pada: pertukaran delegasi, pertemuan, dan kontak di tingkat tinggi dan semua tingkat; terus mempromosikan secara efektif mekanisme yang ada, terutama mekanisme dialog kebijakan pertahanan; kerja sama pelatihan; kerja sama antara militer, cabang angkatan bersenjata, dan industri pertahanan; terus berkonsultasi secara erat dan saling mendukung di mekanisme dan forum multilateral.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin mengungkapkan rasa harunya saat pagi ini meletakkan karangan bunga di Mausoleum Ho Chi Minh dan di Monumen Pahlawan dan Martir. Beliau menekankan pengembangan kerja sama pertahanan bilateral yang dilandasi semangat saling percaya antara kedua belah pihak.

Beliau menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan tonggak penting dalam hubungan kerja sama pertahanan Indonesia-Vietnam. Bapak Sjafrie Sjamsoeddin menyarankan agar kementerian pertahanan kedua negara terus meningkatkan kerja sama, sejalan dengan kerangka Kemitraan Strategis Komprehensif yang dibentuk saat kunjungan kenegaraan Sekretaris Jenderal To Lam ke Indonesia pada bulan Maret.

W-1_AI_0662.jpg
Jenderal Phan Van Giang pada pertemuan tersebut
W-1_AI_0734.jpg
Menteri Sjafrie Sjamsoeddin dalam pertemuan tersebut
W-1_AI_0753.jpg

Dalam pembicaraan tersebut, kedua pihak juga membahas situasi dunia dan regional serta isu-isu yang menjadi perhatian bersama. Jenderal Phan Van Giang menegaskan kembali sikap konsisten Vietnam untuk menyelesaikan semua perselisihan di Laut Timur dengan cara damai, sesuai dengan hukum internasional.

Sumber: https://vietnamnet.vn/dai-tuong-phan-van-giang-chu-tri-le-don-bo-truong-quoc-phong-indonesia-2426975.html