(CLO) Meskipun mengalami kerusakan besar setelah badai Yagi (badai No. 3), namun, saat ini, petani kumquat di desa Tu Lien (distrik Tay Ho, Hanoi ) sibuk merawat dan memangkas pohon mereka untuk memasok tanaman hias ke pasar sebelum hari raya tradisional Tet.
Direkam pada pagi hari tanggal 10 Desember di desa kumquat Tu Lien, banyak pemilik kebun di desa tersebut sibuk merawat, memangkas, dan mengangkut pot kumquat ke area perawatan khusus untuk melayani kebutuhan bonsai para pelanggan.
Bapak Hoang Luan (54 tahun), pemilik kebun kumquat Hoang Gia (Desa Tu Lien, Kecamatan Tay Ho, Hanoi) mengatakan, saat ini sebagian besar tukang kebun sedang sibuk merawat pot kumquat, mulai dari pemangkasan hingga pemberian nutrisi agar pohon kumquat berbunga dan berbuah tepat waktu menjelang Tahun Baru Imlek 2025.
Tukang kebun di desa kumquat Nhat Tan sibuk merawat pot-pot kumquat hias untuk Tahun Baru Imlek 2025.
"Sebulan yang lalu, kebun kami menanam pohon kumquat dalam pot untuk menyambut hari raya Tet. Pohon kumquat tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari kecil hingga besar, dengan harga yang bervariasi. Ini adalah tahap terpenting untuk pohon kumquat tahun ini," ungkap pemilik kebun kumquat Hoang Gia.
Menurut Pak Luan, perawatan pohon kumquat juga berbeda-beda, tergantung cuaca. Jika cuaca hujan, batasi penyiraman, tetapi pada cuaca kering seperti menjelang Tet, Anda perlu menyiram 1-2 kali sehari untuk memastikan pohon kumquat memiliki cukup air agar tumbuh dengan baik.
Kumquat sudah mulai matang, dapat ditanam setelah bulan purnama Januari 2025.
Saat ini, sebagian besar pohon kumquat di kebun telah dipesan oleh pelanggan. Jumlah pengunjung yang datang untuk melihat juga ramai setiap hari. Tergantung pada tujuan bermain, para tukang kebun akan menyarankan pohon yang paling cocok. "Ada banyak jenis pohon kumquat, ada yang harganya beberapa ratus ribu/pohon, ada juga yang harganya beberapa juta hingga puluhan juta/pohon," tambah pemilik kebun Hoang Gia.
Kepada wartawan, Ibu Ngo Thi Nga, Ketua Asosiasi Desa Kerajinan Kumquat Kecamatan Tu Lien, mengatakan: "Kondisi pohon kumquat di wilayah ini sama seperti tahun-tahun sebelumnya, ketika tidak ada banjir atau badai, pohon-pohonnya banyak. Namun, tahun ini, kehilangan hasil panen relatif besar, hampir 20 hektar. Di area 1 (panjang jalan 310 hingga perbatasan Kecamatan Nhat Tan, area 1800 m), terdapat sekitar 20 hektar pohon kumquat."
Pot kumquat yang dibeli pelanggan sebelum Tahun Baru Imlek 2025.
Mengenai kualitas pohon, Ibu Nga mengatakan bahwa kualitas pohon kumquat tahun ini juga terjamin, tidak ada yang berubah karena pohon kumquat Tu Lien terkenal dengan ketelitian, perawatan yang baik, dan desa kerajinannya yang telah lama berdiri. Meskipun terdampak Badai No. 3, jumlahnya tetap tidak terbatas.
Di Desa Kumquat Tu Lien, saat badai No. 4 , karena medan yang tinggi, area di zona 1 tidak terendam banjir. Area yang terdampak sebagian besar berada di zona 7 (berbatasan dengan Sungai Merah, sekitar 14 hektar) dan di bawah bendungan seluas 7 hektar. Di zona 1, hanya sekitar 1 hektar yang terdampak...
"Pohon kumquat Desa Tu Lien memiliki beragam desain, kualitasnya tetap terjamin karena setiap tahun tidak ada perubahan. Pelanggan khawatir dengan harganya, tetapi kami tidak mengubah apa pun dan harganya masih normal," tegas Ketua Asosiasi Desa Pengrajin Kumquat Desa Tu Lien.
Pot kumquat hijau menunggu "pelanggan" datang membeli.
Pada saat yang sama, orang ini juga mengungkapkan bahwa jika setiap tahun, provinsi-provinsi datang ke Desa Tu Lien untuk mengimpor pohon untuk dijual, tahun ini jumlah pengunjung yang datang ke sini untuk mengimpor jauh lebih terbatas. Mengenai jumlah kumquat untuk melayani masyarakat Hanoi, masih cukup, bahkan bisa dikatakan tidak ada kekurangan.
Secara umum, pasca Badai No. 3, warga Desa Kumquat Tu Lien mengalami kerugian ekonomi yang besar. Namun, berkat tekad yang luar biasa, dorongan, dan dukungan dari pemerintah daerah, kondisi warga Desa Tu Lien kini telah sedikit stabil, dan mereka fokus merawat pohon kumquat hias agar siap memenuhi kebutuhan pasar untuk Tahun Baru Imlek 2025.
[iklan_2]
Sumber: https://www.congluan.vn/nguoi-dan-trong-quat-tu-lien-ruc-rich-chuan-bi-cho-tet-nguyen-dan-2025-post324936.html
Komentar (0)