Dokter Nguyen Thu Ha - Departemen Gizi dan Dietetika - Rumah Sakit Umum Internasional Nam Sai Gon menyampaikan bahwa libur Hari Nasional pada tanggal 2 September merupakan kesempatan bagi banyak keluarga untuk merencanakan perjalanan bersama guna menghilangkan stres dan mempererat hubungan keluarga. Terutama selama musim liburan panjang seperti tahun ini, banyak keluarga cenderung memilih untuk bepergian ke tempat yang jauh. Ketika lingkungan dan kebiasaan hidup berubah, memperhatikan kesehatan anggota keluarga sangatlah penting, terutama selama wabah demam berdarah, mata merah, dll.
Berikut adalah beberapa catatan untuk melindungi kesehatan Anda saat bepergian selama liburan 2 September.
Cegah gigitan nyamuk jika Anda pergi berkemah di luar ruangan
Bagi keluarga yang memilih berkemah di alam terbuka, sebaiknya bawa pakaian lengan panjang, kelambu, semprotan anti-nyamuk, dll. untuk mencegah gigitan nyamuk. Jangan berkemah di dekat kolam, danau, sungai, dan anak sungai karena di sanalah nyamuk paling banyak berkembang biak.
Saat bepergian, kita harus membawa perlengkapan pribadi seperti sikat gigi, handuk, handuk muka, dll. untuk menghindari penularan penyakit dari orang lain. Hindari menyentuh mata, hidung, mulut, atau memegang makanan tanpa mencuci tangan dengan sabun atau pembersih tangan.
Saat bepergian, sebaiknya kita membawa perlengkapan pribadi seperti sikat gigi, handuk, dan handuk muka.
Perhatikan pola makan Anda
Selain itu kita perlu memperhatikan pola makan kita, karena ketika berpergian kita sering kali makan di restoran, maka sebaiknya pilihlah tempat yang menjamin kebersihan dan keamanan makanan, terutama bagi penderita penyakit kronis seperti: Darah tinggi, kencing manis, asam urat, perlemakan hati, dan sebagainya.
Dokter Ha menyarankan agar orang-orang membatasi konsumsi bir dan alkohol. Batasi konsumsi makanan yang mengandung banyak lemak seperti daging beku, lemak hewani... Penderita asam urat sebaiknya membatasi makanan yang mengandung banyak purin seperti makanan laut, kepiting, siput, dan organ hewan...
"Penderita tekanan darah tinggi sebaiknya membatasi makanan yang mengandung asam lemak jenuh seperti lemak sapi, lemak domba, minyak kelapa dan minyak sawit, susu murni, mentega, putih telur, dan buah-buahan yang terlalu manis seperti srikaya, nangka, dan leci. Mereka sebaiknya banyak mengonsumsi sayur dan buah segar, biji-bijian, dan kacang-kacangan," saran Dr. Ha.
Orang tua memperhatikan asupan gizi anak saat berpergian
Pertahankan pola makan bergizi untuk anak-anak
Selain itu, untuk anak kecil, Dr. Ho Thanh Lich, Rumah Sakit Umum Internasional Nam Sai Gon, menganjurkan agar orang tua berusaha menjaga pola makan bergizi bagi anak-anaknya, seperti daging, ikan, telur, susu, dan memperbanyak sayur-sayuran hijau, buah-buahan yang kaya vitamin C, dan yoghurt.
Minumlah air putih yang cukup, minimal 2 liter per hari untuk orang dewasa. Anak-anak sebaiknya mengonsumsi jus jeruk peras dan jus lemon sebagai tambahan susu. Khususnya, jangan terlalu sering menggunakan AC, terutama di rumah dengan anak kecil. Karena AC dapat mengeringkan mukosa hidung anak, mukosa hidung anak sangat sensitif, sehingga virus flu mudah masuk.
Mengubah rutinitas harian dan mengonsumsi makanan aneh dapat meningkatkan penyakit umum saat liburan seperti kembung, gangguan pencernaan, diare, dan sembelit.
Orang tua dapat menyiapkan obat pencernaan, obat mabuk perjalanan, penurun demam, perban elastis, perban, pita perekat pribadi, alkohol, Povidine, Hidrogen Peroksida, kapas, penyeka kapas, minyak panas, minyak kayu putih, handuk dingin, dll. untuk digunakan bila perlu.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)