Makam batu berusia 5.700 tahun bisa jadi merupakan tempat peristirahatan terakhir raja legendaris Inggris yang paling terkenal.
Makam batu berusia 5.700 tahun yang diyakini sebagai tempat peristirahatan terakhir Raja Arthur yang legendaris. (Sumber: Live Science) |
Dianggap sebagai salah satu monumen Neolitikum paling terkenal di Inggris, makam batu yang menyerupai meja raksasa ini terdiri dari sembilan batu berdiri besar yang menopang bongkahan batu besar seberat sekitar 25 ton, menurut English Heritage, sebuah badan amal yang merawat dan memantau situs bersejarah di Inggris.
Sejak abad ke-13, orang-orang telah mengaitkan makam batu ini dengan Raja Arthur yang legendaris, yang pernah memerintah Kerajaan Camelot yang fiktif. Menurut legenda, Raja Arthur pernah berduel dengan seorang raksasa di sini. Ketika raksasa itu jatuh dan mati, ia meninggalkan bekas siku di salah satu batu.
Legenda lain mengatakan bahwa tanda di batu itu tercipta ketika Raja Arthur berlutut untuk berdoa. Makam batu ini juga dikabarkan oleh banyak orang sebagai tempat peristirahatan terakhir Raja Arthur.
Menurut Universitas Manchester, para arkeolog baru-baru ini menemukan bahwa makam batu berusia 5.700 tahun ini merupakan bagian dari lanskap yang lebih luas yang mengarah ke struktur upacara kuno yang disebut "Aula Orang Mati", yang mencakup bangunan kayu besar.
Baik makam batu maupun “Aula Orang Mati” digunakan oleh orang-orang kuno sebagai tempat untuk ritual pengorbanan.
Raja Arthur adalah tokoh legendaris di Eropa abad pertengahan. Pengetahuan tentang Raja Arthur sebagian besar didasarkan pada cerita rakyat, dan apakah ia benar-benar ada dalam sejarah masih menjadi bahan perdebatan di kalangan sejarawan modern.
Menurut sejarah abad pertengahan dan kisah kesatria, Raja Arthur memimpin pertahanan Inggris melawan invasi Saxon pada akhir abad ke-5 dan awal abad ke-6.
Dalam beberapa legenda dan puisi Welsh dan Breton, Raja Arthur muncul sebagai seorang prajurit hebat yang membela Inggris dari musuh manusia dan kekuatan supernatural.
Pada abad ke-21, legenda raja ini masih dipertahankan, tidak hanya dalam literatur tetapi juga dalam adaptasi untuk teater, film, televisi, komik, dan media lainnya.
[iklan_2]
Sumber: https://baoquocte.vn/doc-dao-ngoi-mo-da-5700-nam-tuoi-co-the-la-noi-an-nghi-cua-vua-arthur-huyen-thoai-283269.html
Komentar (0)