Kota Ho Chi Minh termasuk di antara destinasi dengan tingkat kesadaran yang tinggi di pasar Asia Tenggara, Australia, dan Korea, serta merupakan destinasi dinamis yang menawarkan beragam pengalaman di kawasan ini.
Informasi ini didasarkan pada data dari Ho Chi Minh City Global Traveler Barometer (HCMC GTB), sebuah sistem yang dikembangkan oleh Pusat Promosi Pariwisata Kota Ho Chi Minh bekerja sama dengan The Outbox Company, sebuah perusahaan riset pasar dan analisis data terkemuka yang berfokus pada sektor pariwisata dan perhotelan di Asia.
Hasil dari HCMC GTB menunjukkan bahwa Kota Ho Chi Minh memegang posisi penting di antara pilihan destinasi perkotaan di kawasan ini, kedua setelah pusat wisata utama seperti Singapura, Bangkok, dan Kuala Lumpur, yang semakin memperkuat posisi Vietnam sebagai destinasi internasional terkemuka.
Beberapa perkiraan juga menunjukkan bahwa niat untuk berwisata ke kota ini akan meningkat secara signifikan pada akhir tahun 2025 dan Januari 2026, menandai periode penting bagi pariwisata di Kota Ho Chi Minh khususnya dan Vietnam pada umumnya.
Secara khusus, tiga pilar utama produk pariwisata Kota Ho Chi Minh, termasuk kuliner, pemandangan, dan pengalaman, semuanya dinilai cukup serupa, berfluktuasi sekitar 2,9 - 3,0 pada skala 5 poin.
Hal ini menunjukkan bahwa wisatawan memiliki pemahaman yang jelas dan apresiasi positif terhadap unsur-unsur yang membentuk identitas kota tersebut.
Secara umum, Kota Ho Chi Minh juga tampak sebagai kota yang menarik, kaya akan nuansa budaya, menawarkan banyak pengalaman unik, pemandangan yang indah, dan orang-orang yang ramah.
Faktor-faktor ini membentuk fondasi penting bagi kota untuk terus membangun strategi merek destinasi yang khas yang terkait dengan identitas unik kawasan tersebut, meningkatkan aktivitas promosi di pasar-pasar utama, dan berinovasi dalam upaya komunikasi dan pemasaran untuk lebih meningkatkan posisi Kota Ho Chi Minh di kawasan ini di masa mendatang.
Ibu Nguyen Cam Tu, Direktur Pusat Promosi Pariwisata Kota Ho Chi Minh, mengatakan: HCMC GTB adalah proyek yang sangat penting bagi manajemen destinasi, karena ini adalah pertama kalinya kota ini memiliki sistem pemantauan dan analisis pasar berdasarkan data yang terstandarisasi dan terus diperbarui.
Melalui kolaborasi dengan para ahli regional terkemuka di bidang penelitian perilaku wisatawan dan analisis pasar pariwisata, Pusat ini telah mengembangkan serangkaian indikator pemantauan pasar yang disesuaikan dengan karakteristik pariwisata Kota Ho Chi Minh, memastikan keandalan dan penerapan praktis data bagi lembaga pengelola maupun pelaku bisnis.
“Hasil awal ini membantu Pemerintah Kota untuk lebih memahami perbedaan antar pasar, sehingga mendukung arahan strategis yang lebih efektif dan tepat waktu dalam konteks pasar yang berubah dengan cepat.”
"Selain itu, perkiraan awal musim puncak ini memberikan dasar bagi Dinas Pariwisata Kota dan pelaku usaha untuk secara proaktif mempersiapkan rencana pemanfaatan yang tepat, sekaligus secara efektif meningkatkan kualitas dan kapasitas layanan," ujar Ibu Tu.
Hasil survei HCMC GTB ini merupakan survei penelitian pertama yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata Kota Ho Chi Minh pada bulan Agustus dan September 2025 di 13 pasar utama dalam 7 kelompok regional, dengan ukuran sampel sebanyak 3.000.
Hasil penelitian ini juga menunjukkan banyak tanda positif terkait permintaan pariwisata internasional pada tahun 2025-2026, dan memberikan data penting untuk memandu strategi Kota Ho Chi Minh dalam menarik wisatawan internasional pada periode 2025-2026.
Sumber: https://www.vietnamplus.vn/thanh-pho-ho-chi-minh-diem-den-nang-dong-trai-nghiem-da-chieu-post1080707.vnp








