Di babak kedua terakhir, Yokohama FC menderita kekalahan 0-1 dari Shina Bellmare, sehingga memperkecil peluang mereka untuk tetap bertahan di liga. Setelah 33 babak, tim Cong Phuong telah mengumpulkan 29 poin, tertinggal 3 poin dari tim di atasnya, Kashiwa Reysol.
Namun, selisih gol Yokohama FC adalah -26, sementara Kashiwa Reysol -14. Ini berarti pelatih Yomoda Shuhei dan timnya harus menang besar, sambil berharap lawan mereka kalah besar. Namun, kemungkinan ini sangat kecil.
Lawan kedua tim ini di babak final adalah Kashima Antlers dan Nagoya Grampus. Mereka berada di paruh atas klasemen, tetapi telah kehilangan harapan untuk mencapai 3 besar, sehingga berhasil mengamankan tempat di Liga Champions AFC musim depan.
Yokohama FC kemungkinan besar tak akan terhindar dari risiko degradasi. (Foto: Klub)
Surat kabar Jepang Sponichi berkomentar: " Dengan selisih 3 poin dan selisih gol -14 dibandingkan tim di atas, Yokohama FC membutuhkan keajaiban untuk kembali ke babak final ."
Sementara itu, pelatih Yomoda Shuhei masih menyatakan optimismenya: " Saya ingin mempertahankan kebanggaan dan tekad saat duduk di kursi pelatih kepala Yokohama FC. Kami akan berjuang untuk meraih 3 poin ."
Yokohama FC kemungkinan akan kembali ke divisi dua setelah promosi selama satu musim. Mereka finis di posisi kedua J.League 2022 tahun lalu. Sejak menjadi anggota Federasi Sepak Bola Jepang pada tahun 2001, Yokohama FC baru bermain di divisi utama sebanyak empat kali.
Cong Phuong bergabung dengan Yokohama FC pada awal musim 2023. Pemain ini tidak cedera, tetapi ditinggalkan oleh pelatih Yomoda Shuhei. Striker kelahiran 1995 ini hanya tercatat dalam 2 pertandingan melawan Sanfrecce Hiroshima dan Nagoya Grampus. Ia baru diturunkan pada menit terakhir pertandingan melawan Nagoya Grampus pada 5 April.
Absennya Cong Phuong dalam pertandingan menyebabkan ia kehilangan kesempatan untuk dipanggil ke tim nasional Vietnam. Ia tidak dipanggil dalam sesi latihan November lalu.
Van Hai
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)