Tidak seperti wisata belanja atau hiburan biasa, wisata budaya dan sejarah Korea 2025 membantu Anda lebih memahami negara ini melalui sejarahnya, seni arsitektur, ritual istana kerajaan, dan nilai-nilai spiritual yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Mengunjungi objek wisata budaya Korea bukan hanya sekedar bertamasya, namun juga merupakan perjalanan untuk menyentuh kenangan sejarah yang nyata, mengenakan Hanbok, mengikuti kelas membuat kimchi, menikmati kuliner tradisional Korea langsung di pasar kuno atau rumah Hanok tua.
1. Destinasi wisata budaya yang wajib dikunjungi di Korea
1.1. Istana Gyeongbokgung (경복궁) – Simbol sejarah di jantung ibu kota
Menyaksikan upacara pergantian penjaga di Gerbang Gwanghwamun – Sebuah pengalaman wisata budaya Korea yang tak boleh dilewatkan. (Foto: Hoang Ha)
Terletak di jantung kota Seoul , Istana Gyeongbokgung merupakan salah satu destinasi wisata budaya paling terkemuka di Korea. Dibangun pada tahun 1395, istana ini pernah menjadi pusat politik dan administrasi penting pada masa Dinasti Joseon. Arsitekturnya dengan jelas menunjukkan kecanggihan dan kemegahan melalui setiap atap melengkung, pilar-pilar batu, serta dinding bermotif naga dan phoenix.
Anda bisa mengenakan Hanbok (pakaian tradisional Korea) dan mendapatkan tiket masuk gratis. Jangan lewatkan pergantian pengawal istana – salah satu acara budaya paling meriah.
1.2. Bukchon Hanok Village (북촌한옥마을) – Sebuah nuansa masa lalu di jantung kota Seoul
Sudut damai di Desa Hanok Bukchon, tempat kenangan lama warga Korea dilestarikan. (Foto: Koleksi)
Desa Hanok Bukchon adalah kawasan permukiman kuno dengan lebih dari 900 rumah Hanok yang masih utuh, terletak di antara gedung-gedung pencakar langit Seoul. Desa ini merupakan salah satu destinasi wisata budaya Korea yang paling menarik berkat perpaduan antara masa lalu dan masa kini.
Menyusuri lorong-lorong berbatu, Anda dapat merasakan nuansa sejarah melalui pintu-pintu kayu, atap genteng tua, atau semilir angin yang berhembus di antara pepohonan. Tempat ini ideal untuk bersantai di homestay Hanok atau menikmati upacara minum teh tradisional.
1.3. Gyeongju (경주) – Warisan Hidup Dinasti Silla
Kuil Bulguksa adalah salah satu bangunan keagamaan tertua di Asia Timur Laut. (Foto: Koleksi)
Jika Seoul modern dan semarak, Gyeongju adalah tempat masa lalu Korea kuno dilestarikan. Pernah menjadi ibu kota Kerajaan Silla, Gyeongju dianggap sebagai "museum tanpa atap" dengan banyak objek wisata budaya Korea berusia ribuan tahun. Di Gyeongju, ada 3 destinasi menarik yang wajib dikunjungi:
- Kuil Bulguksa – mahakarya Buddhisme Silla, yang diakui oleh UNESCO.
- Observatorium Cheomseongdae – observatorium tertua di Asia.
- Taman Daereungwon – tempat peristirahatan banyak raja kuno.
1.4. Desa Rakyat Korea – Perjalanan Mengenang Masa Lalu
Turis mencoba membuat tembikar di desa rakyat Korea. (Foto: Koleksi)
Terletak di Yongin, tak jauh dari Seoul , Desa Rakyat Korea dengan setia menciptakan kembali kehidupan era Joseon dengan rumah-rumah tradisional, kerajinan tangan, dan festival. Tempat ini ideal bagi pengunjung, terutama keluarga dengan anak kecil, untuk belajar budaya secara langsung.
Anda dapat menyaksikan tarian kipas, seni bela diri tradisional, atau berpartisipasi dalam permainan rakyat. Di akhir pekan, sering kali ada peragaan ulang pernikahan tradisional Korea yang meriah.
1.5. Benteng Hwaseong – Keindahan sejarah berpadu dengan alam
Pemandangan panorama Benteng Hwaseong saat matahari terbenam. (Foto: PKphotograph/Shutterstock)
Benteng Hwaseong adalah bangunan militer khusus yang dibangun pada tahun 1794 di Suwon. Benteng ini bukan hanya situs bersejarah, tetapi juga destinasi wisata budaya Korea yang indah berkat perpaduan harmonis antara alam dan arsitektur.
Pengunjung dapat berjalan di sepanjang tembok, yang panjangnya lebih dari 5 km, untuk melihat kota dari atas, terutama di musim semi dan gugur - waktu yang ideal untuk bepergian ke Korea pada tahun 2025.
Rencana perjalanan Korea 2025 bukan sekadar wisata, melainkan pengalaman budaya yang mendalam. Destinasi wisata budaya Korea seperti Gyeongbokgung, Bukchon, atau Gyeongju tidak hanya membantu Anda "berkunjung" tetapi juga menghubungkan Anda dengan sejarah. Jangan lupa simpan artikel ini dan bagikan dengan mereka yang berencana ke Korea! (Lanjutan Bagian 2 )
Sumber: https://www.vietravel.com/vn/am-thuc-kham-pha/dia-diem-du-lich-han-quoc-2025-van-hoa-am-thuc-truyen-thong-v17281.aspx
Komentar (0)