Kota wisata Venesia (Italia) terkenal dengan keindahannya yang romantis dan kuno, berpadu dengan sedikit keunikan dengan beragam warna dan arsitektur yang unik. (Sumber: cafebiz) |
Pada tanggal 24 Oktober, pemerintah kota Venesia Italia mengumumkan bahwa mereka akan terus menerapkan kebijakan biaya harian bagi wisatawan yang berkunjung ke kota tersebut pada tahun 2025.
Keputusan itu diambil setelah tahap uji coba kebijakan pemungutan tol April lalu menunjukkan hasil positif.
Dikenal sebagai salah satu kota terindah di dunia dan diakui sebagai Situs Warisan Dunia oleh Organisasi Pendidikan , Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO), Venesia selalu menjadi tujuan wisata utama bagi banyak pengunjung.
Namun, "kota terapung" ini menghadapi tekanan akibat kelebihan wisatawan, yang menyebabkan UNESCO merekomendasikan penempatan situs ini dalam daftar situs warisan dunia yang terancam punah.
Venesia telah menguji coba biaya masuk untuk pengunjung non-penginapan sejak April tahun ini. Setiap pengunjung harus membeli tiket seharga 5 euro per orang.
Wali Kota Luigi Brugnaro mengatakan biaya tersebut akan berlaku selama 29 hari tahun ini, sebagian besar pada akhir pekan dan hari libur. Namun, pemerintah berencana menambah jumlah hari menjadi 54 hari tahun depan, mulai 18 April 2025.
Berdasarkan rencana baru, pengunjung yang memesan setidaknya empat hari sebelumnya akan tetap dikenakan biaya €5, sementara pengunjung yang memesan mendekati tanggal tersebut akan dikenakan biaya €10 per orang. Sementara itu, penduduk lokal tetap dapat masuk secara gratis dengan menunjukkan kartu identitas mereka.
Wali Kota Brugnaro mengatakan inisiatif ini merupakan "langkah awal" menuju pengelolaan arus wisatawan yang lebih baik, menghindari kepadatan berlebih pada hari-hari puncak, dan mendorong pengunjung untuk memilih waktu yang tidak terlalu ramai agar dapat menikmati kota unik ini sepenuhnya.
Namun, keputusan ini juga menuai beragam pendapat. Sebagian orang menganggap kebijakan ini tidak cukup untuk menghalangi wisatawan, menganggapnya sebagai reaksi tergesa-gesa terhadap peringatan UNESCO.
Sumber: https://baoquocte.vn/du-lich-italy-thanh-pho-venice-tiep-tuc-thu-phi-khach-tham-quan-trong-nam-2025-291376.html
Komentar (0)