Tn. Trump memerintahkan Departemen Kehakiman untuk menghentikan penegakan hukum antikorupsi yang melarang warga Amerika menyuap pejabat pemerintah asing untuk memenangkan kontrak bisnis.
Tuan Trump telah memerintahkan Jaksa Agung Pam Bondi untuk menangguhkan undang-undang yang melarang warga Amerika melakukan suap di luar negeri - Foto: REUTERS
Tn. Trump menegaskan bahwa penghentian penegakan hukum suap asing akan menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi bisnis Amerika.
"Ini akan mendatangkan lebih banyak peluang bisnis bagi Amerika Serikat," Financial Times mengutip pernyataan Presiden AS Donald Trump pada 10 Februari waktu setempat, setelah menandatangani perintah eksekutif yang mewajibkan Jaksa Agung Pam Bondi untuk menangguhkan Undang-Undang Praktik Korupsi Asing (FCPA) tahun 1977.
"Kedengarannya bagus secara teori, tetapi dalam praktiknya justru bencana. Artinya, jika seorang warga Amerika pergi ke negara asing dan memulai bisnis di sana, secara legal, sah atau tidak, hampir pasti akan ada penyelidikan, penuntutan, dan tidak ada yang mau berbisnis dengan warga Amerika karena hal itu," jelas Trump.
Tuan Trump mengkritik ini sebagai "hukum mengerikan" yang membuat Amerika menjadi bahan tertawaan negara lain.
Perintah tersebut dianggap sebagai salah satu kebijakan paling berani dari pemerintahan Trump, yang berpotensi melemahkan alat penting dalam menindak kesalahan yang dilakukan oleh individu dan perusahaan Amerika.
FCPA sebelumnya telah digunakan dalam beberapa kasus Departemen Kehakiman yang paling menonjol, termasuk kasus penyuapan di Brasil di mana Trafigura membayar suap untuk terus berbisnis dengan perusahaan minyak milik negara Petrobras.
Pada tahun 2024, 31 perusahaan diselidiki berdasarkan FCPA.
"Perusahaan-perusahaan AS dirugikan oleh penegakan FCPA yang berlebihan karena mereka dilarang terlibat dalam praktik-praktik yang umum di antara para pesaing internasional, sehingga menciptakan persaingan yang tidak adil," demikian yang dikutip dari dokumen Gedung Putih oleh kantor berita Reuters.
Pemerintahan Trump berpendapat bahwa keamanan nasional AS bergantung pada keunggulan strategis dalam berbagai aset infrastruktur, seperti mineral penting dan pelabuhan laut dalam. Dan penegakan FCPA telah "meningkatkan biaya pada perekonomian nasional," kata seorang pejabat.
[iklan_2]
Sumber: https://tuoitre.vn/dung-luat-cam-hoi-lo-quan-chuc-nuoc-ngoai-ong-trump-muon-coi-troi-cho-doanh-nghiep-my-20250211172651106.htm
Komentar (0)