Gedung Putih mengumumkan pada tanggal 28 Februari bahwa Biro Investigasi Federal (FBI) telah mengembalikan aset yang disita selama penggerebekan di resor Mar-a-Lago milik Presiden Donald Trump.
"FBI akan mengembalikan aset Presiden Trump yang disita dalam penggerebekan ilegal. Kami akan menyitanya hari ini dan membawanya ke Air Force One," ujar direktur komunikasi Gedung Putih, Steven Cheung, pada 28 Februari.
The Hill melaporkan bahwa FBI menyita aset dan dokumen Trump dalam 33 kotak selama penggeledahan di Mar-a-Lago pada Agustus 2022 sebagai bagian dari investigasi dugaan penyalahgunaan dokumen rahasia dan upaya menghalangi pemulihan dokumen. Di resor Florida tersebut, FBI menemukan banyak dokumen rahasia sensitif yang dibawa Trump ke kediaman pribadinya setelah masa jabatan pertamanya berakhir.
Dokumen rahasia yang ditemukan FBI selama penggeledahan di Mar-a-Lago pada bulan Agustus 2022
FOTO: DEPARTEMEN KEHAKIMAN AS
Trump dan sekutunya mengkritik FBI, menyebut surat perintah penggeledahan itu tidak perlu. Sebelum FBI tiba di Mar-a-Lago, Departemen Kehakiman AS dan Arsip Nasional menghubungi Trump untuk meminta dokumen tersebut.
Mantan Jaksa Agung AS Merrick Garland menunjuk Tn. Jack Smith sebagai jaksa khusus untuk menyelidiki dugaan kesalahan penanganan dokumen rahasia oleh Tn. Trump. Pada Juli 2024, Hakim Aileen Cannon membatalkan kasus tersebut, memutuskan bahwa penunjukan Tn. Smith tidak konstitusional.
Presiden Trump mengatakan beberapa kotak berisi dokumen yang dikembalikan oleh Departemen Kehakiman AS nantinya akan dipajang di perpustakaan kepresidenan yang rencananya akan dibangunnya di masa mendatang.
"Kotak-kotak ini akan dikirim ke Florida dan suatu hari nanti akan menjadi bagian dari Perpustakaan Kepresidenan Trump. Keadilan akhirnya ditegakkan. Saya sama sekali tidak bersalah. Ini adalah serangan terhadap lawan politik yang jelas-jelas tidak berhasil," tulis Trump di jejaring sosial Truth Social pada 28 Februari.
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/fbi-tra-lai-tai-san-thu-giu-tu-khu-nghi-duong-cua-ong-trump-185250301103336332.htm
Komentar (0)