Pria berusia 27 tahun ini memulai revolusi kesehatan mental di dunia korporat, dengan alat sederhana - anak anjing.
Francesca Albo (kanan), yang tinggal di Toronto, adalah CEO dan salah satu pendiri Puppysphere - Foto: FRANCESCAMARFISIA
Francesca Albo, yang berbasis di Toronto, Kanada, adalah CEO dan salah satu pendiri Puppysphere, perusahaan rintisan yang berkembang pesat yang menawarkan berbagai pengalaman terapi anak anjing, termasuk waktu bermain di kantor dan yoga anjing.
Perawatan kesehatan mental berkat anak anjing
Perjalanannya dari bioteknologi ke kewirausahaan telah menarik banyak perhatian daring, dengan video dirinya mendorong anak anjing ke kantornya yang ditonton lebih dari 5,5 juta kali.
"Ketika saya bekerja di sebuah perusahaan bioteknologi di Universitas Toronto, saya harus duduk di meja selama delapan jam sehari. Sungguh menyedihkan," kata Albo, yang bekerja di sana selama empat tahun.
“Jadi, saya menghabiskan pagi dan malam saya membangun perusahaan rintisan yang memungkinkan saya berhenti bekerja dan menjadi bos bagi diri saya sendiri.”
Sebagai pecinta anjing dan pemilik anjing, Albo selalu ingin memprioritaskan waktu berkualitas bersama anjingnya—seorang "sahabat" yang menurutnya membantu "menyebarkan cinta dan kebahagiaan". Namun, karena tekanan pekerjaan di kantor, ia merasa sulit untuk menghabiskan waktu sebanyak yang ia inginkan bersama hewan peliharaannya.
Albo segera menyadari bahwa banyak pecinta anjing lainnya merasakan hal yang sama, dan akhirnya memutuskan untuk bekerja sama dengan Lea Burbidge Izquierdo untuk mewujudkan ide Puppysphere.
Manfaat bekerja sama dengan anjing tak terhitung banyaknya, mulai dari mengurangi stres hingga meningkatkan motivasi. Pengusaha ini mengatakan ia mendirikan Puppysphere untuk memberikan dampak positif terapi anak anjing kepada lebih banyak orang, terutama mereka yang terjebak di kantor.
Keinginan untuk mengembangkan layanan secara global
Perusahaan rintisan Albo, yang awalnya ia bangun dengan mengirimkan ratusan email yang mengundang klien korporat untuk berkolaborasi, kini telah berkembang menjadi merek multinasional dengan lebih dari 200 karyawan dan kantor di Amerika Serikat dan Kanada.
Penawaran Puppysphere berkisar dari kelas pilates anjing hingga "yoga dan anggur anjing" — di mana para tamu mengikuti kelas yoga di tempat yang damai bersama anjing-anjing mereka, diikuti dengan santapan sepuasnya.
Perusahaan ini telah menarik klien yang beragam, khususnya para profesional manajemen senior Generasi X dan Milenial, yang antusias untuk mengintegrasikan acara anjing Albo ke dalam program kesejahteraan karyawan mereka.
Berkat antusiasme mereka, dampak Puppysphere terhadap budaya tempat kerja sangatlah signifikan. "Terapi anjing telah terbukti meningkatkan kadar oksitosin, serotonin, dan dopamin—resep untuk kebahagiaan," ungkap Albo.
Pengusaha itu mengatakan Puppysphere sekarang menerima lebih dari 100 permintaan seminggu untuk acara pribadi, sering kali dari para pemimpin bisnis yang mencari cara kreatif untuk meningkatkan moral dan kesehatan mental karyawan.
Konsep terapi hewan di tempat kerja bukanlah hal baru, tetapi Albo telah mengubah ide tersebut menjadi model bisnis solid yang menggabungkan kesejahteraan dengan sudut pandang baru yang diterima oleh audiens yang paham media sosial.
Wanita berusia 27 tahun ini memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan dirinya, dan telah mengumpulkan banyak pengikut di TikTok dan Instagram, terutama karena pemirsa menyukai videonya yang menampilkan "rekan kerja" Albo: anjing.
"Saya sungguh terharu dan tersentuh oleh sambutan hangat terhadap video tersebut," ujar Albo, merujuk pada unggahannya pada 12 Agustus dengan akun @francescamarfisia, yang telah ditonton lebih dari 5 juta kali.
“Video viral seperti ini benar-benar mengubah hidup saya, tidak hanya memungkinkan saya berhenti bekerja, tetapi juga membangun perusahaan rintisan besar yang berdampak positif bagi banyak orang.”
Perusahaan tetap berkomitmen untuk mendekatkan terapi anjing kepada semua orang, sembari memastikan praktik etis yang menguntungkan manusia dan hewan yang terlibat.
Albo mengatakan bahwa meskipun kesuksesannya di media sosial patut dicatat, misi perusahaannya lebih dari sekadar ketenaran daring. "Lebih banyak orang membutuhkan cinta monyet—entah itu melalui video daring, acara kantor, atau kelas yoga anjing," ujarnya. "Ini adalah dorongan kesehatan mental yang saya rekomendasikan untuk dicoba semua orang."
Tahap selanjutnya bagi Puppysphere adalah merambah pasar global, dengan Albo dan timnya berfokus pada perluasan layanan mereka. Mereka telah melayani ribuan pelanggan di seluruh Amerika Utara dan berencana untuk berkembang pesat dalam beberapa bulan mendatang.
"Senang rasanya bisa pulang dan bertemu anak anjing setiap hari. Tapi tidak semua orang punya kesempatan karena keterbatasan seperti kondisi tempat tinggal dan tekanan pekerjaan," ujarnya. "Tujuan kami adalah terus berkembang dan menghadirkan Puppysphere ke setiap kota besar di seluruh dunia."
[iklan_2]
Sumber: https://tuoitre.vn/gen-z-bo-viec-mang-cun-con-vao-cac-van-phong-2024102411543959.htm
Komentar (0)