Pada pukul 16.00 tanggal 21 Maret 2024, harga emas SJC domestik turun tajam. Saigon Jewelry Company Limited - SJC mencatat harga emas SJC sore hari sebesar 78,8 juta VND/tael untuk beli dan 80,8 juta VND/tael untuk jual. Dibandingkan dengan pagi hari di hari yang sama, harga emas SJC di unit ini turun 600.000 VND untuk beli dan 620.000 VND untuk jual.
Selisih harga beli dan jual emas di unit ini saat ini sebesar 2 juta VND.
Harga emas tercantum di Saigon Jewelry Company Limited. Tangkapan layar situs web pukul 16.00, 21 Maret 2024. |
Demikian pula, harga emas SJC di Bao Tin Minh Chau juga mengalami penyesuaian. Pada pukul 16.00, Bao Tin Minh Chau mencatat harga emas SJC sebesar VND78,4 juta/tael untuk pembelian dan VND80,4 juta/tael untuk penjualan. Dibandingkan dengan pagi hari di hari yang sama, harga emas SJC di sini mengalami penyesuaian sebesar VND600.000 untuk pembelian dan VND800.000 untuk penjualan.
Harga emas yang tercantum di Bao Tin Minh Chau. Tangkapan layar situs web pukul 16.00, 21 Maret 2024. |
Penurunan tajam harga emas domestik hari ini disebabkan oleh fakta bahwa kemarin (20 Maret), Perdana Menteri Pham Minh Chinh menandatangani Surat Keputusan Resmi No. 22/CD-TTg yang meminta penguatan langkah-langkah pengelolaan pasar emas. Secara khusus, Perdana Menteri meminta Bank Negara untuk berkoordinasi dengan instansi terkait guna segera melakukan inspeksi dan pemeriksaan di pasar emas, aktivitas perusahaan perdagangan emas, toko, agen distribusi dan perdagangan emas batangan, serta entitas lain yang berpartisipasi di pasar, segera mendeteksi celah dan kekurangan dalam penanganannya; mencegah perekonomian "mengemas", dan menindak tegas tindakan-tindakan yang mengganggu stabilitas pasar emas serta tindakan penyelundupan, manipulasi, spekulasi, pencatutan nama baik, dan pendongkrak harga emas batangan.
Segera setelah itu, Wakil Perdana Menteri Le Minh Khai bertemu dengan Bank Negara Vietnam dan sejumlah kementerian dan cabang guna membahas pelaksanaan tugas dan solusi untuk mengelola pasar emas.
Wakil Perdana Menteri meminta Bank Negara, sesuai dengan fungsi dan tugasnya, untuk memantau secara ketat perkembangan penawaran dan permintaan pasar emas domestik dan asing, menilai situasi dengan tepat, mengklarifikasi penyebabnya, dan "mendiagnosis penyakit dengan tepat" agar dapat memberikan solusi respons yang tepat waktu dan efektif untuk menangani situasi saat ini dan di masa mendatang. Khususnya, perlu meninjau secara komprehensif dan menyeluruh peraturan perundang-undangan yang berlaku, terutama yang berkaitan dengan Keputusan No. 24/2012/ND-CP...
Penurunan tajam harga emas domestik yang tiba-tiba membuat banyak investor dan masyarakat tidak siap. Foto ilustrasi |
Penurunan harga emas domestik yang tiba-tiba dan tajam telah membuat banyak investor dan masyarakat tidak siap. Bapak Nguyen Thai Linh (distrik Hoang Mai, Hanoi) mengatakan bahwa pada 12 Maret, ketika harga emas domestik SJC berada pada level tinggi, beliau memutuskan untuk "menikmati puncaknya" dan berselancar di ombak emas. "Pada 12 Maret, saya membeli emas seharga 82,5 juta VND/tael, dan hingga sore ini, harga emas telah turun menjadi 78,8 juta VND/tael. Jadi, saya rugi hingga 3,7 juta VND/tael," ungkap Bapak Linh dan khawatir jika harga emas terus turun, kerugiannya akan jauh lebih besar.
Senada dengan itu, Ibu Thu Hong (Kecamatan Bac Tu Liem, Hanoi) juga khawatir ketika harga emas SJC domestik turun drastis setelah instruksi manajemen yang drastis dari Pemerintah. "Dalam konteks ini, saya harus menyimpan emas lebih lama dari yang diperkirakan, menunggu saat Pemerintah dan Bank Negara Vietnam mengeluarkan kebijakan manajemen baru. Dibandingkan dengan saat membeli emas, jika saya menjual emas sore ini, saya akan kehilangan hampir 3 juta VND/tael," ujar Ibu Hong.
Berbeda dengan pasar emas domestik, harga emas dunia siang ini melonjak tajam. Pada sore hari tanggal 21 Maret, waktu Hanoi, harga emas dunia berada di level 2.206 dolar AS/ons. Pagi ini, harga emas meroket ke level 2.222 dolar AS/ons, mencetak rekor tertinggi baru.
Faktor yang menyebabkan harga emas dunia melonjak tajam berasal dari keputusan Federal Reserve AS untuk mempertahankan suku bunga stabil. Pada 20 Maret, setelah pertemuan kebijakan dua hari, The Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga stabil pada level saat ini, dan menyatakan bahwa suku bunga diperkirakan akan turun sebesar 0,75% pada akhir tahun 2024, mengingat lembaga ini semakin dekat dengan target inflasi di angka 2%.
Mengingat harga emas SJC domestik dan dunia yang berlawanan arah, para ahli menyarankan investor untuk berhati-hati saat berdagang emas. Saat ini, harga emas dunia yang dikonversi berdasarkan nilai tukar tercatat sekitar 66,2 juta VND/tael, lebih rendah sekitar 3,7 juta VND/tael dari emas cincin, sementara lebih rendah sekitar 15 juta VND dari emas SJC. Belum lagi, selisih harga beli dan jual logam mulia ini masih tinggi, sekitar 2 juta VND, yang dapat merugikan investor ketika pasar berfluktuasi tajam.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)