ANTD.VN - Setelah lelang pada pagi hari tanggal 28 November, Kementerian Perindustrian dan Perdagangan memilih 8 pedagang untuk mengalokasikan kuota tarif impor gula pada tahun 2023.
Mengimpor tambahan 107.000 ton gula berdasarkan kuota tarif 2023 |
Pada pagi hari tanggal 28 November, Kementerian Perindustrian dan Perdagangan mengadakan sidang untuk mengalokasikan kuota tarif impor gula tahun 2023 dengan metode lelang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 8 pedagang dengan catatan yang sah, meliputi: Perusahaan Saham Gabungan Gula Vietnam; Perusahaan Saham Gabungan Gula Lam Son; Perusahaan Saham Gabungan Gula Son La; Perusahaan Saham Gabungan Thanh Thanh Cong - Bien Hoa; Perusahaan Saham Gabungan Barang Konsumsi Bien Hoa; Perusahaan Saham Gabungan Gula Bien Hoa - Ninh Hoa; Perusahaan Saham Gabungan Mondelez Kinh Do Vietnam; Perusahaan Saham Gabungan Kinh Do Utara Satu Anggota., Ltd.
Dewan Alokasi Kuota Tarif Impor Gula tahun 2023 mengumumkan sebagai berikut:
Perusahaan Saham Gabungan Gula Vietnam mendapat alokasi 20.000 ton
Perusahaan Saham Gabungan Thanh Thanh Cong - Bien Hoa ditugaskan 20.000 ton
Perusahaan Saham Gabungan Barang Konsumen Bien Hoa diberi tugas 20.000 ton
Bien Hoa - Ninh Hoa Sugar One Member Co., Ltd. ditugaskan 20.000 ton
Perusahaan Saham Gabungan Tebu Lam Son mendapatkan alokasi 20.000 ton
Perusahaan Saham Gabungan Tebu Son La mendapatkan alokasi 5.000 ton
Perusahaan Saham Gabungan Mondelez Kinh Do Vietnam ditugaskan 1.000 ton
Perusahaan Kinh Do Mien Bac Limited ditugaskan 1.000 ton
Total kuota tarif impor gula yang dialokasikan kepada pelaku usaha kali ini sebanyak 107.000 ton, lebih rendah dibandingkan total kuota tarif impor gula tahun 2023 yang dialokasikan melalui lelang sebanyak 119.000 ton.
Dengan hasil ini, APBN terkumpul sebesar 265.200 miliar VND.
Setelah sesi alokasi, Dewan Alokasi Kuota Tarif Impor Gula 2023 akan melaporkan hasilnya kepada Kementerian Perindustrian dan Perdagangan untuk disetujui, kemudian menerbitkan dokumen yang memungkinkan pelaku usaha mengimpor gula dalam jumlah yang dilelang dengan tarif pajak preferensial.
Dengan adanya lelang ini, perusahaan gula dalam negeri diharapkan dapat tetap berproduksi secara efektif dan stabil, sehingga dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan sektor pertanian dan membantu menstabilkan kehidupan petani tebu.
Dewan Alokasi Kuota Tarif Impor Gula Tahun 2023 juga secara khusus mencatat bahwa, berdasarkan peraturan saat ini, apabila pedagang mendapatkan kuota tarif impor gula tahun 2023 melalui lelang, jika mereka mengimpor gula yang berasal dari Kerajaan Thailand, mereka harus membayar pajak antidumping dan antisubsidi resmi sesuai dengan Keputusan No. 1578/QD-BCT dan Keputusan No. 1989/QD-BCT. Jika mereka mengimpor dari negara-negara yang tercantum dalam Keputusan No. 1514/QD-BCT dan Keputusan No. 2960/QD-BCT, mereka dapat dikenakan pajak antipenghindaran.
Kementerian Perindustrian dan Perdagangan menegaskan lelang diselenggarakan secara terbuka dan transparan.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)