Informasi yang harus diungkapkan Truong Thanh Wood sesuai peraturan adalah bahwa akun tersebut telah dibekukan. Menurut dokumen dari HoSE, pada 1 Oktober, HoSE menerima informasi dari Truong Thanh Wood tentang pembekuan akun tersebut berdasarkan keputusan Pengadilan Rakyat Kota Tan Uyen, Provinsi Binh Duong , karena sengketa kontrak pembelian barang. Sesuai peraturan, perusahaan publik wajib mengungkapkan informasi yang tidak lazim dalam waktu 24 jam sejak insiden terjadi.

GEDUNG TTF (1).jpg
Hutan Truong Thanh masih dalam fase yang penuh tantangan. Foto: TTF

HoSE mengingatkan Truong Thanh Wood untuk secara serius memenuhi kewajiban pelaporan dan pengungkapan informasi sebagaimana ditentukan untuk memastikan hak-hak pemegang saham, dan untuk menerbitkan surat penjelasan.

Sebelumnya, Truong Thanh Wood juga diingatkan karena keterlambatan dalam mengumumkan informasi yang menjelaskan perbedaan laba setelah pajak dalam laporan keuangan audit tengah tahunan tahun 2024.

Dari sisi kegiatan usaha, Truong Thanh Wood mencatat pendapatan sebesar VND 699,24 miliar dalam 6 bulan pertama tahun ini, sementara laba setelah pajak perusahaan induk tetap negatif VND 5,45 miliar. Akumulasi kerugian mencapai VND 3.241,33 miliar dan setara dengan 78,8% dari modal dasar.

TTF dulunya merupakan perusahaan kayu terkemuka di industri ini dan kolaps di bawah kepemimpinan Vo Truong Thanh dan putranya pada pertengahan dekade terakhir. Perusahaan tersebut terlilit utang yang besar dan harga saham TTF kemudian jatuh di bawah VND2.000/saham.

Di awal tahun 2022, mantan raksasa terkemuka di bidang furnitur kayu ini juga mengambil langkah maju setelah restrukturisasi. Di bawah kepemimpinan pemilik baru Mai Huu Tin, Truong Thanh Wood mengambil langkah berani untuk menembus pasar luar negeri.

Bapak Mai Huu Tin mempunyai ambisi yang cukup besar, merencanakan 10 tahun ke depan sebagai dekade lompatan, menjadikan Truong Thanh Wood menjadi perusahaan kayu terdepan di ASEAN dalam hal teknologi, hasil, laba, khususnya di pasar furnitur kayu.

Menutup sesi perdagangan pada 8 Oktober, saham TTF ditutup pada VND 3.110/saham.