Setelah seorang biksu muda dipukuli selama retret musim panas di Pagoda Cu Da, Komite Urusan Agama Hanoi akan mengorganisasi delegasi untuk memeriksa organisasi retret musim panas di kota tersebut.
"Untuk retret yang sedang atau akan diselenggarakan di kota, Komite akan mendesak dan mengarahkan peninjauan menyeluruh terhadap fasilitas dan kapasitas organisasi. Jika pihak vihara merasa tidak memenuhi persyaratan, retret perlu ditangguhkan sementara," ujar pemimpin Komite Keagamaan Hanoi kepada Dan Tri.
Di waktu mendatang, Komite Agama Hanoi juga akan mengorganisasi delegasi untuk memeriksa penyelenggaraan retret musim panas di kota tersebut, dengan fokus pada retret dengan jumlah siswa 200 atau lebih.
Sebelumnya, Ibu GNN mengunggah informasi di media sosial dengan judul "Pengalaman mengerikan anak-anak di tempat peristirahatan musim panas di Pagoda Cu Da".
Oleh karena itu, keluarganya mendaftarkan anaknya untuk mengikuti retret musim panas selama 5 hari di Pagoda Cu Da. Retret tersebut dihadiri hampir 600 siswa, baik laki-laki maupun perempuan berusia 9-16 tahun.
Pada hari ia menjemput anaknya, Ibu N. terkejut melihat orang yang kotor dan bau, dengan gigitan nyamuk di seluruh tubuhnya.
Ketika bertanya kepada anaknya, Ibu N. diberi tahu bahwa karena kuil itu ramai, airnya habis sehingga anaknya tidak bisa mandi. Saat tidur, ia harus berbaring di tanah dengan tikar. Beberapa hari terakhir ini hujan, berangin, lembap, dan banyak nyamuk sehingga anaknya tidak bisa tidur.
Wanita itu kemudian menemukan tangan kiri anaknya bengkak di siku dan diborgol. Anaknya mengatakan bahwa di kuil, terjadi perkelahian dan seorang teman memukulnya dengan keras di kepala dan tangan dengan kursi kayu. Petugas yang bertugas mengatakan kepadanya, "Jangan bilang kamu dipukul, katakan saja kamu jatuh. Kalau kamu tidak mendengarkan, kamu akan dihukum berlutut selama 2 jam."
Pada tanggal 17 Juni, Ibu NTGN mengatakan bahwa ia telah bertemu dengan kepala biara Pagoda Cu Da dan perwakilan Panitia Penyelenggara retret. Dengan demikian, kedua belah pihak menyepakati isi permohonan maaf kepada keluarga siswa, dan pada saat yang sama, Panitia Penyelenggara mengembalikan semua biaya retret tersebut.
Setelah itu, kepala biara Pagoda Cu Da mengonfirmasi bahwa mulai sekarang, pagoda akan menghentikan semua retret secara permanen. Pada sore hari tanggal 18 Juni, pagoda menerima transfer sebesar 86.000.000 VND dari Ibu Pham Thi Thu, Ketua panitia retret Pagoda Cu Da.
Ibu Thu menerima uang ini dari orang tua yang anaknya mendaftar untuk kursus ke-3 di Pagoda Cu Da. Pihak pagoda sedang menyelesaikan prosedur pengembalian uang kepada orang tua.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)