Pada pertemuan yang menjelaskan penyelesaian petisi pemilih sejak awal masa jabatan yang diadakan oleh Komite Tetap Dewan Rakyat Hanoi pada sore hari tanggal 14 Juni, para delegasi meminta departemen dan cabang untuk menjawab banyak masalah mendesak rakyat.
Pada saat yang sama, Komite Rakyat Kota telah melakukan banyak inovasi dan segera menanggapi berbagai permasalahan yang diajukan oleh para pemilih. Namun, masih ada rekomendasi yang belum terjawab secara memuaskan.
Direktur Departemen Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Hanoi Le Thanh Nam berbicara di konferensi tersebut
Delegasi Ho Thi Van Nga, Kepala Komite Ekonomi - Anggaran Dewan Rakyat Hanoi, mengatakan bahwa dari 300 rekomendasi di bidang ekonomi dan anggaran, 50 di antaranya memiliki jawaban yang tidak jelas dan konten yang tidak lengkap, 127 memiliki kemajuan yang tidak jelas dalam penyelesaian, dan masih ada 101 isi rekomendasi pemilih yang perlu diselesaikan secara menyeluruh.
Menunjuk beberapa rekomendasi yang belum ditanggapi secara memuaskan oleh departemen dan cabang, Ibu Nga mengutip rekomendasi dari penghuni gedung apartemen G4 di Distrik Trung Hoa (Distrik Cau Giay), pemilih di apartemen CT6 dan 16B Nguyen Thai Hoc (Distrik Ha Dong), atau penghuni gedung apartemen HH Linh Dam (Distrik Hoang Mai) mengenai penerbitan sertifikat hak guna tanah (umumnya dikenal sebagai buku merah), memastikan hak-hak masyarakat ketika investor melanggar... dan tidak puas dengan tanggapan dari departemen dan cabang.
Oleh karena itu, Ibu Nga meminta Departemen Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Hanoi untuk memberi tahu beliau apa yang akan dilakukan untuk menyelesaikan petisi para pemilih. Selain itu, Ibu Nga juga mengatakan bahwa proyek perluasan dan penyelesaian jalan Lang-Hoa Lac telah berlangsung lama, tetapi investornya, Perusahaan Vinaconex, masih berutang kepada masyarakat untuk pembebasan lahan dan tempat tinggal sementara. Kapan masalah ini akan diselesaikan?
Menanggapi delegasi, Direktur Departemen Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Le Thanh Nam mengatakan bahwa saat ini, Hanoi memiliki 206 proyek yang masih terbengkalai akibat pelanggaran perencanaan, alih fungsi lahan yang sewenang-wenang, kewajiban keuangan, dan sebagainya. Pemerintah kota telah menginstruksikan untuk melaksanakan pemberian sertifikat hak guna lahan kepada masyarakat secara paralel dengan penanganan pelanggaran yang dilakukan oleh investor.
Ke-206 proyek yang disebutkan di atas memiliki sekitar 62.000 apartemen. Dinas telah melaporkan kepada Komite Rakyat Kota untuk menerbitkan sertifikat hak guna lahan terlebih dahulu bagi 33.000 apartemen yang dibangun sesuai perencanaan. Sisanya, 29.000 apartemen yang dibangun melanggar perencanaan, sedang menunggu proses. Inspektorat Pemerintah telah turun tangan untuk menyelidiki masalah ini," tambah Bapak Nam.
Menurut Direktur Departemen Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Hanoi, Inspektorat Pemerintah telah melapor kepada otoritas yang berwenang untuk mendapatkan arahan mengenai apakah akan mengizinkan keberadaan bangunan tersebut atau tidak, dan bagaimana cara memberikan sanksi kepada bangunan yang melanggar. "Departemen akan menindaklanjuti Inspektorat Pemerintah secara ketat untuk segera menyelesaikan petisi pemilih," ujar Bapak Nam.
Terkait dengan permohonan warga terkait proyek perluasan dan penyelesaian jalan Lang-Hoa Lac, menurut Bapak Nam, ada beberapa kepala keluarga yang telah menyerahkan tanahnya, namun rencana tersebut keliru sehingga terpaksa harus dipertimbangkan kembali oleh pihak yang berwenang.
Inspektorat Pemerintah dan Inspektorat Kementerian Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup akan segera memberikan kesimpulan dan departemen akan menindaklanjuti secara ketat otoritas terkait untuk menghilangkan penumpukan.
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/ha-noi-sap-cap-so-do-cho-33000-can-ho-chung-cu-dinh-vi-pham-185240614202058767.htm
Komentar (0)