Pagi ini (4 Desember), di Hanoi , Vietnam Railway Corporation berkoordinasi dengan Konsorsium Kontraktor Korea untuk menyelenggarakan Upacara Penutupan Proyek "Peningkatan Kapasitas Manajemen Keselamatan Perkeretaapian di Vietnam" yang didanai oleh Korea.
Dalam pidato pembukaannya, Bapak Yun Yoo Duk, Direktur Pusat Kerja Sama Internasional, Institut Pengembangan Teknologi Korea, menyampaikan bahwa proyek "Peningkatan Kapasitas Manajemen Keselamatan Perkeretaapian di Vietnam" dilaksanakan dalam kerangka kerja sama antara Pemerintah Vietnam dan Pemerintah Korea dengan tujuan mendukung Vietnam dalam melaksanakan Rencana Jaringan Perkeretaapian Nasional hingga 2030.
Sejak 2022, Pemerintah Korea telah menerapkan banyak program praktis untuk meningkatkan kapasitas manajemen keselamatan kereta api Vietnam melalui proyek ODA.
Bapak Jun Yoo Duk, Direktur Pusat Kerjasama Internasional (Institut Pengembangan Teknologi Korea) dan Bapak Tran Anh Tuan, Wakil Direktur Jenderal Perusahaan Kereta Api Vietnam menandatangani berita acara serah terima hasil proyek.
"Kami berharap melalui proyek ini, kedua negara dapat memperluas investasi dan kerja sama teknologi yang saling menguntungkan melalui kereta api berkecepatan tinggi dan layanan transportasi untuk mendorong perkembangan industri perkeretaapian Vietnam," ujar Bapak Yun Yoo Duk.
Berbagi lebih lanjut, Tn. Hoang Gia Khanh, Direktur Jenderal Perusahaan Kereta Api Vietnam, mengatakan bahwa melalui dukungan lembaga Pemerintah seperti Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi Korea, Badan Kerjasama Internasional Korea, dan perusahaan-perusahaan seperti Perusahaan Kereta Api Korea, Seoul Metro, Perusahaan Kereta Api Vietnam telah mengirimkan 167 peserta pelatihan untuk menghadiri kursus pelatihan di Korea tentang kebijakan dan manajemen perkeretaapian, operasi kereta api perkotaan, dan operasi kereta api tingkat lanjut.
Setelah menyelesaikan program pelatihan, para peserta pelatihan menerapkan pengetahuan yang diperoleh ke dalam pekerjaan mereka secara praktis dan efektif, secara aktif berkontribusi pada proses pengembangan Perusahaan Kereta Api Vietnam.
Untuk proyek "Meningkatkan kapasitas manajemen keselamatan perkeretaapian di Vietnam", Pemerintah Korea telah menyediakan dana yang tidak dapat dikembalikan senilai 13,5 miliar Won. Melalui proyek ini, Perusahaan Kereta Api Vietnam telah diberikan peralatan yang bermanfaat untuk perbaikan dan pemeliharaan infrastruktur perkeretaapian, sehingga memberikan kontribusi penting dalam memastikan dan meningkatkan keselamatan kereta api.
Selain itu, 6 kursus pelatihan untuk 300 peserta pelatihan dari perusahaan juga diselenggarakan di Sekolah Tinggi Perkeretaapian, yang membantu membekali peserta pelatihan dengan pengetahuan tentang desain dan konstruksi perkeretaapian, pendeteksian cacat dan penyimpangan rel, pengelasan dan penggilingan rel, keselamatan, dan pemeliharaan rel. Selain itu, peserta pelatihan dari Vietnam juga mengikuti 5 kursus pelatihan di Korea.
Perwakilan dari Vietnam Railway Corporation , Korea Railway Corporation dan Dongyang University (Korea) menandatangani nota kesepahaman tentang kerja sama.
Bapak Kwon Se Gon, Direktur Proyek (Korea Railroad Corporation), mengatakan bahwa proyek ini dilaksanakan dengan dua tujuan: Memperkuat kapasitas manajemen keselamatan perkeretaapian Vietnam dengan membangun sistem perawatan perkeretaapian yang canggih dan mengembangkan sumber daya manusia yang terspesialisasi. Dengan demikian, persahabatan di sektor perkeretaapian antara Korea dan Vietnam dan kerja sama di industri terkait akan semakin erat.
Untuk mencapai tujuan ini, unit pelaksana proyek telah mendukung peralatan inspeksi dan pemeliharaan kereta api yang dikembangkan oleh Korea Railroad Corporation dan unit-unit di industri kereta api Korea, dan menggunakan peralatan yang disediakan dalam pekerjaan pemeliharaan dan renovasi kereta api di Vietnam.
"Melalui proyek ini, kami berharap dapat meningkatkan kapasitas manajemen keselamatan perkeretaapian Vietnam, mengurangi biaya pemeliharaan infrastruktur perkeretaapian, mengurangi kerugian manusia dan properti akibat kecelakaan anjlok kereta api, serta membina sumber daya manusia yang berkualitas untuk manajemen dan operasional perkeretaapian di masa mendatang," ujar Bapak Kwon Se Gon.
[iklan_2]
Sumber: https://www.baogiaothong.vn/han-quoc-tai-tro-hon-13-ty-won-nang-nang-luc-quan-ly-an-toan-duong-sat-192241204150229716.htm
Komentar (0)