Pagi ini (9 April), gerhana matahari total yang dimulai di pantai Pasifik Meksiko dan menyebar ke seluruh Amerika Utara menciptakan pemandangan yang mengesankan di langit, menarik jutaan pengamat.
Bagi banyak warga Amerika, ini adalah kesempatan terakhir untuk menyaksikan gerhana matahari total yang istimewa. Menurut NASA, peristiwa berikutnya baru akan terjadi di wilayah AS pada Agustus 2044.
Menurut CNN, gerhana matahari melanda tiga negara termasuk Meksiko, AS, dan Kanada, menarik perhatian penonton yang belum pernah terjadi sebelumnya, yakni ratusan juta orang.
Orang-orang berkumpul di National Mall di Washington, DC, untuk menyaksikan gerhana matahari (Foto: Kent Nishimura/Getty).
Kerumunan orang menyaksikan gerhana matahari dari Edge Observatory di New York City (Foto: Eduardo Munoz/Reuters).
Menurut NASA , gerhana matahari total terjadi ketika Bulan berada di antara Matahari dan Bumi. Untuk waktu yang singkat, permukaan Matahari tertutup sepenuhnya.
Lintasan bayangan Bulan di permukaan Bumi disebut totalitas saat kemunculannya pada tanggal 8 April.
Untuk melihat semua fase gerhana matahari total, kita harus mengamatinya dari suatu tempat di sepanjang jalur totalitas, kata NASA. Pengamat di luar rentang ini hanya akan melihat gerhana Matahari sebagian.
Efek khusus saat Matahari sepenuhnya tertutup (Foto: Stan Honda/AFP/Getty).
Bagi sebagian orang, gerhana matahari lebih dari sekadar fenomena astronomi, ia menandai momen penting dalam hidup mereka.
Di kota Russellville, Arkansas, 358 pasangan memanfaatkan momen spesial ini untuk bertukar janji dalam upacara pernikahan massal, yang disebut "Elope at the Eclipse".
Sementara itu di St. Louis, banyak orang memesan tiket beberapa bulan sebelumnya untuk bergabung dengan kapal pesiar bernama Tom Sawyer, dan menikmati pemandangan unik di tengah Sungai Mississippi.
Sepasang pengantin baru dalam pernikahan massal di Russellville, Arkansas (Foto: Mario Tama/Getty).
Pasangan lain bersiap menaiki balon udara untuk menyaksikan gerhana (Foto: Mario Tama/Getty).
Banyak warga Amerika rela menghabiskan uang di hotel dan motel untuk menikmati fenomena astronomi yang menakjubkan ini di destinasi wisata dan keajaiban alam yang terkenal. Tak hanya menginap di kamar hotel, liburan pesiar yang mahal juga digemari oleh kalangan atas.
Menurut Reuters, sebuah pelayaran akan membawa pengunjung dari New York City, AS, ke Air Terjun Niagara mengikuti jalur gerhana matahari total. Harga tiket untuk pelayaran ini sekitar 4.000 USD/orang (setara dengan hampir 100 juta VND).
Momen ketika Matahari akan mengalami gerhana di atas Patung Liberty, Kota New York (Foto: ABC News).
Gerhana matahari di Magog, Quebec, Kanada (Foto: CNN).
Tanggal 8 April juga merupakan waktu yang sangat sibuk bagi maskapai penerbangan di AS, ketika wisatawan rela menghabiskan ribuan dolar untuk "mengejar" gerhana matahari total, atau dengan kata lain, memiliki waktu untuk mengagumi fenomena alam yang menakjubkan ini selama mungkin.
"Penerbangan gerhana" ini akan diatur dengan lintasan dan ketinggian penerbangan yang tetap, bertepatan dengan lintasan gerhana di benua Amerika Utara, untuk membantu pengunjung menikmati pengalaman mengamati fenomena ini secara berkelanjutan.
Penumpang dalam penerbangan khusus yang disediakan oleh Delta Air Lines (Foto: Leonardo Benassatto/Reuters)
Orang-orang di Air Terjun Niagara, AS berkumpul di perahu wisata untuk memecahkan Rekor Dunia Guinness untuk kelompok orang terbesar yang berpakaian seperti matahari (Foto: Jenna Zucker/Reuters).
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)