Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Perjalanan menuju industri pariwisata bebas asap rokok

Beberapa perusahaan tembakau kini menggunakan istilah “bebas asap” untuk mempromosikan produk seperti rokok elektrik dan produk tembakau yang dipanaskan, yang masih mengandung nikotin dan menimbulkan risiko kecanduan yang tinggi, terutama bagi kaum muda.

Báo Đầu tưBáo Đầu tư29/12/2024

Lebih dari 160 pemimpin, pakar, dan aktivis dari kawasan Asia- Pasifik berkumpul di Kota Hue untuk menghadiri Konferensi Bebas Asap Rokok ke-9, acara dua hari untuk mempromosikan kebijakan pariwisata bebas asap rokok, melindungi kesehatan masyarakat, melestarikan nilai-nilai budaya, dan bergerak menuju pembangunan ekonomi berkelanjutan.

Ibu Phan Thi Hai, Wakil Direktur Dana Pencegahan Bahaya Tembakau, berbicara di Konferensi tersebut.

Konferensi ini diselenggarakan oleh Aliansi Pengendalian Tembakau Asia Tenggara (SEATCA) bekerja sama dengan Dana Pengendalian Tembakau Vietnam (VNTCF) dan Kementerian Kesehatan Vietnam.

Dengan tema “Destinasi Bebas Rokok: Transformasi Pariwisata di Kawasan Asia -Pasifik ”, acara ini menjadi wadah bagi negara-negara di kawasan untuk berbagi pengalaman, pencapaian, dan tantangan dalam membangun destinasi wisata yang sehat, bersih, dan ramah.

Berbicara di konferensi tersebut, Ibu Phan Thi Hai, Wakil Direktur Dana Pencegahan Bahaya Tembakau, menekankan bahwa pariwisata bukan hanya tentang pembangunan ekonomi, tetapi juga tentang melindungi manusia dan melestarikan warisan budaya. Ketika destinasi wisata menjadi kawasan bebas asap rokok, kita tidak hanya melindungi peninggalan bersejarah, tetapi juga berkontribusi dalam menyelamatkan banyak nyawa.

Dalam kerangka Konferensi, para delegasi menyajikan model-model khas dari banyak daerah yang telah berhasil menerapkan kebijakan bebas asap rokok, termasuk membangun koridor hukum, mempromosikan kampanye komunikasi, serta memobilisasi partisipasi masyarakat lokal dalam pemantauan dan penegakan hukum.

Secara khusus, kunjungan lapangan ke Kota Kekaisaran Hue - Warisan Budaya Dunia yang diakui UNESCO tidak hanya memperkenalkan nilai-nilai budaya Vietnam yang unik tetapi juga dengan jelas menunjukkan efektivitas menjaga ruang pariwisata bebas asap rokok, yang berkontribusi dalam melindungi lingkungan dan pengalaman pengunjung.

Ibu Domilyn Villarreiz, Manajer Program Bebas Asap Rokok SEATCA, menegaskan bahwa tidak ada wisatawan yang ingin menghirup asap beracun saat mengunjungi destinasi wisata. Membangun ruang publik bebas asap rokok bukan hanya sebuah tindakan untuk kesehatan masyarakat, tetapi juga sebuah strategi untuk mengembangkan pariwisata yang cerdas dan berkelanjutan.

Selain solusi untuk mempromosikan implementasi kebijakan, Konferensi juga memperingatkan tentang trik pertukaran konsep dari industri tembakau.

Oleh karena itu, beberapa perusahaan rokok saat ini memanfaatkan istilah “bebas asap” untuk mempromosikan produk seperti rokok elektrik dan produk tembakau yang dipanaskan, yang masih mengandung nikotin dan menimbulkan risiko kecanduan yang tinggi, terutama bagi kaum muda.

Bapak Alan Zaldivar, Perwakilan Dewan Kota Iloilo, Filipina, menyatakan keprihatinannya bahwa konsep bebas asap rokok harus jelas, udara bersih, masyarakat sehat, dan masyarakat aman. Kita perlu menentang keras upaya pertukaran konsep ini, yang terus mempromosikan produk-produk beracun.

Konferensi diakhiri dengan komitmen kuat dari para delegasi di kawasan tersebut untuk terus mempromosikan pengembangan dan perluasan destinasi wisata bebas rokok, menjadikan Asia-Pasifik, khususnya negara-negara ASEAN, sebagai model global untuk pengembangan pariwisata berkelanjutan, yang dikaitkan dengan perlindungan kesehatan masyarakat.

“Ini bukan sekadar kampanye, melainkan gerakan untuk kehidupan, demi lingkungan yang bersih bagi generasi sekarang dan mendatang,” tambah Ibu Villarreiz, seraya menekankan bahwa kita perlu bertindak bersama dan bersuara sekarang juga.

Aliansi Pengendalian Tembakau Asia Tenggara (SEATCA) adalah organisasi nonpemerintah multisektoral yang berada di garis depan dalam mendukung negara-negara ASEAN untuk secara efektif mengimplementasikan Konvensi Kerangka Kerja Organisasi Kesehatan Dunia tentang Pengendalian Tembakau (WHO FCTC).

SEATCA saat ini merupakan organisasi ASEAN yang diakui dan pengamat resmi pada Konferensi Para Pihak FCTC. SEATCA telah dianugerahi Penghargaan Hari Tanpa Tembakau Sedunia dari Organisasi Kesehatan Dunia (2004) dan Penghargaan Pengakuan Khusus Direktur Jenderal WHO (2014).

Sumber: https://baodautu.vn/hanh-trinh-vi-mot-nganh-du-lich-khong-khoi-thuoc-d373176.html


Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat
Close-up 'monster baja' yang memamerkan kekuatan mereka di A80

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk