Nona Kieu Duy dan dua juara kedua Phuong Thanh dan Cam Ly dengan gembira bergabung bersama para siswa dalam membungkus banh tet dalam kontes membungkus banh tradisional.
Pada tanggal 8 Januari, 3 kontestan teratas Miss Vietnam National, bersama dengan ratusan mahasiswa dari Sekolah Tinggi Pariwisata dan Perhotelan Saigontourist dan para tamu, serta unit-unit di bawah naungan Saigontourist Group berpartisipasi dalam membungkus banh tet di "Kontes Membungkus Banh Tet Tradisional ke-7".
Berpartisipasi dalam Festival Kue Tradisional ke-7 bertema "Spring Connection - Tet Sharing", Nona Kieu Duy (tengah) mengatakan bahwa ini adalah pertama kalinya ia membungkus banh tet bersama para siswa. "Hari ini, ketika saya membungkus banh tet bersama teman-teman, saya merasakan suasana yang sangat bahagia dan penuh dengan nuansa Tet. Saya semakin merasakan bahwa Tet sudah dekat," ujar Nona Vietnam 2024.
Pada kesempatan ini, Ibu Kieu Duy juga menyampaikan ucapan selamat tahun baru: "Tahun 2025 semakin dekat. Kieu Duy mendoakan kesehatan, kebahagiaan, dan kesuksesan bagi semua orang, serta Tahun Baru yang bahagia dan hangat."
Kompetisi ini mengumpulkan 36 tim, termasuk 20 tim mahasiswa dari Saigontourist College of Tourism and Hospitality, yang mengambil jurusan: seni kuliner, membuat kue, manajemen hotel, manajemen restoran, pemandu wisata... bersama dengan 16 tim tamu dan unit hotel di bawah Saigontourist Group.
Keistimewaan kontes tahun ini: Bahan yang digunakan untuk membungkus banh tet adalah iga babi Amerika.
"Biasanya, saya menggunakan perut babi, tetapi banh tet sekolah dimodifikasi dengan menggunakan iga babi Amerika. Iga babi dihilangkan tulangnya untuk dijadikan isian dan dicampur dengan bahan-bahan lain untuk membungkus kue," ujar Master Bui Thi Kim Loan, Ketua Panitia Penyelenggara.
Setiap tim akan membungkus 12 banh tet dalam 75 menit, masing-masing seberat 800 gram. Setelah dibungkus, kue akan dimasak pada malam yang sama di sekolah.
Kriteria penilaian meliputi: Pembungkus kue, waktu, penampilan, berat kue, keamanan dan kebersihan makanan, kebersihan area kompetisi, kostum yang mengesankan, dekorasi dan penyajian nampan persembahan.
Kompetisi ini juga diikuti oleh banyak tim asing, yang berkontribusi dalam mempererat hubungan internasional dan pertukaran budaya antarnegara. Phimmasone Phitsamay, seorang mahasiswa Laos yang sedang menempuh tahun pertama di jurusan manajemen dan bisnis perhotelan, menceritakan bahwa pertama kali ia berpartisipasi dalam membungkus banh tet dalam festival kue tradisional bersama mahasiswa Vietnam merupakan pengalaman yang tak terlupakan. Setelah merasakan pengalaman membungkus banh tet, Phimmasone Phitsamay mengatakan bahwa membungkus banh tet tidak sulit, tetapi juga tidak mudah, membutuhkan banyak keterampilan dan ketelitian.
Master Bui Thi Kim Loan mengatakan bahwa setiap tahun menjelang Tet, sekolah menyelenggarakan kompetisi ini. "Program ini lebih manusiawi karena setelah kue selesai, kue-kue tersebut akan diberikan kepada keluarga miskin agar mereka dapat menikmati liburan Tet yang lebih hangat," ujar Master Loan, seraya menambahkan bahwa sekolah juga mengajak para donatur. Selain banh tet, ada bingkisan lain yang dapat diberikan kepada keluarga miskin.
Festival ini diselenggarakan oleh Sekolah Tinggi Pariwisata dan Perhotelan Saigontourist bekerja sama dengan Serikat Buruh Perusahaan Pariwisata Saigon, Aliansi Kedelai Indiana (INS), dan Federasi Ekspor Daging AS (USMEF).
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/hoa-hau-kieu-duy-cung-2-a-hau-quoc-gia-viet-nam-trai-nghiem-goi-banh-tet-185250108152859525.htm
Komentar (0)