Ratusan anak-anak antusias membuat model roket kertas, mengamati bintik matahari, model satelit, dan mengalami luar angkasa melalui kacamata realitas virtual.
Pada pagi hari tanggal 17 September, aula Pusat Antariksa Vietnam (VNSC) dipenuhi anak-anak dari sekolah dasar dan menengah di Hanoi yang berpartisipasi dalam kegiatan pengalaman sains antariksa bertema "Nyalakan Mode Penerbangan". Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Festival STEM Nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Sains dan Teknologi, Kementerian Pendidikan dan Pelatihan , dan Komite Sentral Persatuan Pemuda Komunis Ho Chi Minh, yang diselenggarakan setiap tahun di seluruh negeri.
Nguyen Hoang Son, siswa kelas tiga di Sekolah Marie Curie ( Hanoi ), berpartisipasi dalam pengalaman ini untuk pertama kalinya dan sangat bersemangat. Mengatasi kebingungan awalnya, Son segera bergabung dengan teman-temannya berlatih membuat model roket dari kertas.
Bapak Nguyen Hoang (Thai Ha, Distrik Dong Da) mengatakan bahwa ayah dan anak tersebut bangun sangat pagi agar tidak ketinggalan kegiatan apa pun. "Keluarga berharap anak tersebut akan berpartisipasi dalam kegiatan komunitas untuk bertemu teman baru, belajar berkreasi, dan mengembangkan minat dalam belajar dan meneliti ilmiah ," ujarnya kepada VnExpress.
Anak-anak membuat model roket kertas sendiri mengikuti instruksi panitia. Foto: NQ
Nguyen Duc Hieu, siswa kelas 7 di Sekolah Menengah Hoang Mai di Distrik Hoang Mai, datang ke acara tersebut bersama ibu dan adik laki-lakinya. Hieu mengatakan keluarganya mengetahui acara tersebut melalui program Festival STEM 2023 yang dilaporkan di media dan sangat gembira ketika ibunya bertanya tentang keinginannya untuk berpartisipasi dalam acara tersebut. "Memotongnya agak sulit karena gunting saya agak tumpul, tetapi saya merasa sangat senang," kata Hieu sambil memotong ujung roket.
Selain membuat roket kertas, Hieu dan teman-temannya juga menjelajahi luar angkasa melalui kacamata realitas virtual, menyaksikan langsung keindahan dan pergerakan planet dari berbagai sudut. Banyak anak menikmati mengagumi model satelit, menjelajahi dan mempelajari astronomi, mengamati matahari melalui teleskop; mempelajari sejarah, bagian-bagian, dan aplikasi roket dalam kehidupan. Pengetahuan menarik tentang ilmu antariksa juga dibagikan oleh para ahli dari Pusat Antariksa Vietnam.
Siswa menjelajahi alam semesta melalui aktivitas langsung. Foto: NQ
Nguyen An Khanh dan teman-temannya di kelas 8A3 Sekolah Menengah Thanh Quan, Distrik Hoan Kiem, sangat antusias mengamati sinar-sinar kecil dan bintik matahari melalui teleskop. Khanh mengatakan bahwa pengalaman menarik tersebut membantu memperluas pengetahuannya, berharap dapat mempelajari lebih lanjut tentang alam semesta, dan berharap memenangkan hadiah dari kontes tersebut.
Siswa mengamati Matahari melalui teleskop. Foto: NQ
Pada acara tersebut, Panitia Penyelenggara juga meluncurkan Kompetisi Roket Air Vietnam (VWRC 2023). Ini adalah kompetisi roket air pertama yang diselenggarakan secara nasional, sebuah kegiatan utama dari Festival STEM Nasional 2023. Kompetisi ini diperuntukkan bagi siswa sekolah dasar dan menengah di seluruh negeri. Melalui peluncuran roket air, para tim akan merasakan langsung proses konstruksi, pengoperasian, dan pemecahan masalah roket dan satelit sungguhan.
Kompetisi ini terdiri dari 2 kelompok: Kelompok Utama: Roket VN - Menaklukkan Ketinggian untuk siswa usia 8-10 tahun (kelas 3-5) dan Kelompok Menengah: Roket VN - Menantang Batas untuk siswa usia 11-15 tahun (kelas 6-9). Tim yang berpartisipasi dalam babak akar rumput diorganisir oleh masing-masing daerah dan dinominasikan oleh daerah tersebut untuk berpartisipasi dalam babak Final Nasional (setiap provinsi diperbolehkan mengirimkan maksimal 5 tim per tingkat kelas) atau mendaftar secara gratis. Panitia Penyelenggara akan memilih tim terbaik melalui video laporan desain roket untuk berpartisipasi dalam babak Final. Kompetisi "Terbang ke Luar Angkasa" menerima pendaftaran mulai 17 hingga 23 September. Babak Final kompetisi akan diselenggarakan selama Festival Akbar pada 8 Oktober di Universitas Sains dan Teknologi Hanoi.
Dr. Dang Van Son, Wakil Ketua Panitia Penyelenggara Festival STEM Nasional dan Ketua Panitia Penyelenggara Kompetisi, mengatakan bahwa kompetisi roket air "Terbang ke Luar Angkasa" merupakan kegiatan STEM yang merespons semangat Strategi Penelitian dan Penerapan Teknologi Luar Angkasa. Melalui tantangan dan pengalaman, para siswa akan terinspirasi untuk mengeksplorasi lebih jauh bidang sains yang istimewa, penting, dan potensial ini. "Bakat dalam sains dan teknologi luar angkasa dapat ditemukan melalui berbagai acara dan kompetisi, sehingga dapat memupuk dan mengembangkannya di masa depan," ujarnya.
Selama 8 tahun terakhir penyelenggaraannya, Hari STEM Nasional telah aktif menyebarkan, memotivasi, dan mendorong semangat belajar, penelitian ilmiah, dan kreativitas di kalangan siswa.
>> Lihat selengkapnya: Gambar siswa yang sedang menjelajahi luar angkasa
Nhu Quynh
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)