14:44, 02/08/2023
Komite Pengarah Provinsi untuk Pencegahan Bencana Alam dan Pencarian dan Penyelamatan (PCTT-TKCN) mengatakan bahwa akibat dampak hujan lebat selama beberapa hari berturut-turut, banjir lokal terjadi di beberapa daerah dataran rendah di distrik Lak, Krong Ana, Ea Sup, dan Krong Bong.
Hingga 1 Agustus, lahan pertanian seluas 4.551 hektare terendam banjir, meliputi: 4.012 hektare lahan padi, 481 hektare lahan sayur-sayuran, 57,5 hektare lahan tanaman tahunan, dan 6,6 hektare lahan tambak ikan; sejumlah prasarana irigasi dan lalu lintas terkikis dan rusak.
Lahan di kecamatan Buon Triet (distrik Lak) terendam banjir. |
Wilayah yang paling parah terendam banjir adalah Kecamatan Ea Sup, dengan luas sekitar 2.595 hektar lahan pertanian yang terendam banjir, meliputi: 2.056 hektar lahan padi, 481 hektar lahan sayuran, 57,5 hektar lahan tanaman tahunan, dan 6,6 hektar tambak ikan. Terkait lalu lintas: di Jalan Raya Nasional 14C (ruas jalan dari Dusun 8, Kecamatan Ia Rve hingga Kecamatan Ia Lop), ketinggian air lebih dari 1 meter, sehingga tidak dapat dilalui; di Kecamatan Ia Lop, 3 jalan antar kecamatan terendam banjir; selain itu, beberapa titik di jalan antar kecamatan terendam banjir setinggi 10-20 cm. Terkait irigasi: banjir merusak sekitar 2 km kanal N12, yang merupakan kanal utama waduk Ea Sup hulu; kanal utama di Barat jebol di ruas K13+300; beberapa pekerjaan kanal terkikis.
Di Distrik Lak: 1 rumah ambruk; 1.602 hektar sawah terendam banjir; sekitar 30 meter tepi Sungai Krong Na (di Kecamatan Buon Triet) meluap. Saat ini, air sungai mengalir sangat deras, dengan potensi banjir yang meluas, terutama di 3 Kecamatan Buon Triet, Buon Tria, dan Dak Lieng. Khusus untuk Kota Lien Son, Kecamatan Yang Tao, Bong Krang, dan Dak Nue berangsur-angsur surut, dan para petani kini fokus memperbaiki dan merawat tanaman mereka.
Selain itu, di wilayah Krong Bong terdapat 148 hektar sawah yang terendam banjir, beberapa titik di jalan dalam terendam banjir, air pada dasarnya sudah surut, lalu lintas terjamin; Distrik Krong Ana mempunyai luas sawah yang terendam banjir sekitar 206 hektar (Komune Dur Kmal 130 hektar, Komune Binh Hoa sekitar 70 hektar dan Kota Buon Trap 6 hektar).
Jalan Raya Nasional 14C (ruas jalan dari desa 8, kecamatan Ia Rve melalui kecamatan Ia Lop, kecamatan Ea Sup) saat ini tidak dapat diakses. |
Untuk segera merespons banjir, Komite Pengarah Pencegahan dan Pengendalian Bencana Provinsi telah menginstruksikan daerah-daerah untuk secara serius mengatur shift jaga; secara proaktif menyusun rencana untuk memastikan keselamatan dalam pencegahan dan pengendalian bencana alam sesuai dengan motto "4 di lokasi", tidak bersikap pasif; secara berkala menyebarkan dan mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada, memastikan keselamatan manusia dan properti, dan jika perlu, secara proaktif mengevakuasi warga ke tempat aman; memobilisasi masyarakat untuk segera memanen di daerah terdampak banjir dengan motto "rumah kaca lebih baik daripada lahan tua". Bersamaan dengan itu, membentuk tim inspeksi untuk mengarahkan respons dan penanggulangan dampak bencana alam di Kabupaten Krong Ana.
Komite Rakyat Distrik Ea Sup telah menginstruksikan Komite Rakyat di setiap komune untuk mempersiapkan rencana evakuasi jika banjir terus meningkat guna memastikan keselamatan jiwa dan harta benda warga. Komite Rakyat Distrik Lak telah menginstruksikan Komune Buon Triet untuk memobilisasi sumber daya manusia, material, dan sarana untuk mengatasi insiden runtuhnya tanggul sungai. Komite Rakyat Distrik Krong Ana telah menginstruksikan komune, kota, dan koperasi untuk meningkatkan penggunaan berbagai jenis pompa guna segera melaksanakan pekerjaan anti-banjir di sawah, guna meminimalkan kerusakan akibat hujan lebat terhadap hasil panen warga...
Minh Thuan
Sumber
Komentar (0)