Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov menegaskan bahwa Rusia dan Tiongkok tidak perlu membentuk aliansi militer , kerja sama sudah cukup baik dan mereka saling terkait erat.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov. (Sumber: Sputnik) |
Dalam wawancara dengan Sky News Arabia , Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menegaskan bahwa Rusia dan China tidak perlu membentuk aliansi militer ketika militer kedua negara telah berhasil bekerja sama tanpa membangun aliansi apa pun.
"Kami sering ditanya kapan kami akan membentuk aliansi militer. Kami tidak perlu melakukan itu. Kami mengadakan latihan militer secara rutin," kata Menteri Luar Negeri Lavrov.
Kepala diplomasi Rusia menegaskan bahwa tentara Rusia dan Tiongkok "bekerja sama, terhubung satu sama lain, mengembangkan kemampuan mereka untuk bertindak bersama, melakukan latihan bersama, tanpa memerlukan aliansi militer seperti Organisasi Perjanjian Atlantik Utara (NATO)".
Lavrov menambahkan bahwa hubungan saat ini adalah yang terbaik dalam sejarah hubungan Rusia-Tiongkok dan bersifat “strategis”.
Mei lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan kunjungan kenegaraan ke Tiongkok. Kunjungannya, yang dilakukan tak lama setelah terpilih kembali dan bertepatan dengan peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Rusia-Tiongkok, menunjukkan prioritas dan kedalaman hubungan antara kedua negara.
[iklan_2]
Sumber: https://baoquocte.vn/ngoai-truong-sergei-lavrov-hop-tac-quan-su-nga-va-trung-quoc-du-tot-va-gan-ket-287168.html
Komentar (0)