Tiongkok juga memiliki sejarah panjang dalam seni, terutama kaligrafi, lukisan, musik, dan tari. Karya seni Tiongkok seringkali mengandung jejak budaya dan kepercayaan, yang mencerminkan kecanggihan dan keanggunan sang seniman. Budaya-budaya ini telah memberikan kontribusi penting bagi perkembangan masyarakat Tiongkok dan menjadi sumber inspirasi bagi banyak budaya lain di dunia. Bergabunglah dengan Vietravel untuk menemukan 15 jejak budaya Tiongkok yang unik dan wajib Anda ketahui!
1. Pengobatan Tradisional Tiongkok
Pengobatan tradisional Tiongkok memiliki nilai besar dalam bidang medis (Sumber gambar: Dikumpulkan)
Berbicara tentang budaya Tiongkok kuno dan unik, kita tak bisa tidak menyebut Pengobatan Tradisional Tiongkok, yang juga dikenal sebagai Pengobatan Tiongkok atau Pengobatan Han. Pengobatan ini memiliki sistem dan akar teori yang kuat, berawal dari buku klasik "Kanon Batin Kaisar Kuning".
Buku ini dianggap sebagai buku kedokteran kuno terpenting di Tiongkok, yang berusia lebih dari 2000 tahun. Menurut legenda, buku ini disusun oleh Kaisar Kuning sendiri dan tabib ternama Qi Bo, menunjukkan prestise dan nilai yang tinggi di bidang medis. Sistem medis ini tidak hanya memiliki nilai historis tetapi juga nilai praktis yang tinggi, yang berkontribusi pada perawatan kesehatan manusia selama berabad-abad terakhir.
2. Hanfu
Hanfu adalah ciri khas budaya Tiongkok yang indah (Sumber foto: Dikumpulkan)
Hanfu, juga dikenal sebagai Han Trang atau Hua Fu, adalah ciri khas budaya Tionghoa dari suku Han, yang mencakup lebih dari 90% populasi Tionghoa. Jenis pakaian ini memiliki sejarah panjang, yang berasal dari periode Tiga Raja dan Lima Kaisar, dan mengandung banyak nilai budaya dan esensi estetika yang unik. Ini merupakan ciri khas budaya Tionghoa.
Hanfu memiliki beragam gaya, tergantung pada era dan kelas sosial. Kemeja biasanya terbuat dari sutra, sifon, brokat bordir, dengan kerah silang, lipatannya menyilang dari kanan ke kiri, menunjukkan formalitas dan keanggunan. Celana biasanya berupa celana panjang berkaki lebar, terbuat dari kain lembut, yang menciptakan rasa nyaman bagi pemakainya. Hanfu menggunakan banyak warna cerah dan cerah, melambangkan keberuntungan, kebahagiaan, dan kemakmuran.
3. Sutra
Tiongkok adalah salah satu tempat lahirnya industri sutra (Sumber foto: Dikumpulkan)
Berbicara tentang inti sari budaya Tiongkok, mustahil untuk tidak menyebut sutra—produk unik dengan sejarah panjang dan nilai yang luar biasa. Menurut legenda, profesi penenun sutra di Tiongkok telah ada selama lebih dari 6.000 tahun, terkait dengan kisah legendaris Luy To—seorang wanita yang dihormati sebagai "Leluhur Umat Manusia".
Industri tenun sutra berkembang pesat dan menjadi industri penting di Tiongkok. Sutra digunakan untuk membuat pakaian bagi raja, pejabat, dan bangsawan. Sutra juga digunakan sebagai hadiah untuk negara-negara tetangga, yang berkontribusi pada perluasan pertukaran budaya dan diplomatik Tiongkok.
4. Budaya pengolahan teh
Upacara minum teh erat kaitannya dengan perkembangan peradaban Tiongkok (Sumber foto: Dihimpun)
Upacara minum teh Tiongkok berasal lebih dari 4.000 tahun yang lalu, berkaitan erat dengan perkembangan peradaban Tiongkok. Menurut legenda, Kaisar Yao adalah orang pertama yang menemukan teh dan menggunakannya sebagai minuman sehat. Pada masa Dinasti Han, upacara minum teh mulai diminati dan berkembang, menjadi bagian penting dalam kehidupan kaum bangsawan.
Upacara minum teh Tionghoa bukan hanya tentang membuat dan menikmati teh, tetapi juga filosofi hidup yang mengekspresikan keanggunan, keanggunan, dan keindahan jiwa masyarakat Tionghoa. Peminum teh perlu merasa tenang dan damai untuk merasakan cita rasa teh yang lembut dan makna mendalam yang tersembunyi di setiap cangkir teh. Jika Anda berkesempatan berkunjung ke Tiongkok, jangan lewatkan budaya Tionghoa yang mengesankan ini!
5. Lukisan Tiongkok Kuno
Lukisan Tiongkok kuno (Sumber gambar: Dikumpulkan)
Ketika membahas bentuk seni tertua dan terunik di dunia, kita tak bisa tidak menyebut Seni Lukis Nasional Tiongkok—harta karun berharga umat manusia dengan sejarah perkembangan lebih dari 2000 tahun. Seni Lukis Nasional, juga dikenal sebagai seni lukis Tiongkok kuno, merupakan bentuk seni lukis tertua di dunia, yang mengandung nilai-nilai seni dan budaya Tiongkok yang tak ternilai.
Seni lukis nasional Tiongkok berasal dari Dinasti Han (206 SM - 220 M), melewati banyak dinasti feodal dan terus berkembang serta disempurnakan. Setiap dinasti membawa ciri khasnya sendiri pada seni lukis nasional, yang diekspresikan melalui gaya, teknik, dan isi lukisan. Seni lukis nasional menggunakan kuas, tinta Tiongkok, dan cat di atas kertas atau sutra. Sapuannya ramping dan anggun, mengekspresikan kecanggihan dan keanggunan. Seni lukis nasional menggambarkan beragam tema seperti lanskap, manusia, bunga, burung, dll., yang mengekspresikan pandangan estetika dan filosofi hidup masyarakat Tiongkok.
6. Kaligrafi
Kaligrafi adalah salah satu budaya Tiongkok yang paling luar biasa. Kaligrafi merupakan bentuk seni yang unik dan indah yang telah ada dan berkembang selama ribuan tahun sejarah. Kaligrafi, juga dikenal sebagai seni menulis aksara Tionghoa, bukan sekadar kegiatan menulis, melainkan perpaduan harmonis antara teknik, estetika, dan semangat, yang mengekspresikan keindahan budaya dan jiwa Tiongkok.
Kaligrafi Tiongkok berasal dari masa yang sangat awal, melewati banyak dinasti bersejarah, dan terus disempurnakan serta dikembangkan. Setiap periode memiliki ciri khas tersendiri pada kaligrafi, yang diekspresikan melalui gaya, teknik, dan goresan. Kaligrafi memiliki beragam gaya seperti "Qi Shu", "Wei Shu", "Song Shu", "Ming Shu", "Qing Shu",... setiap gaya memiliki keindahannya sendiri. Kaligrafi merupakan simbol penting budaya Tiongkok, yang diekspresikan melalui keunikan teknik penulisan, gaya kaligrafi, dan nilai artistiknya.
7. Alat musik tradisional
Melodi, pasang surut, dan dinamika musik rakyat Tiongkok semuanya berkaitan dengan sitar kuno, yang juga dikenal sebagai sitar giok atau sitar tujuh senar. Alat musik tradisional ini memiliki sejarah panjang, mengandung nilai-nilai budaya dan musik Tiongkok yang tak ternilai, dan berkontribusi dalam memperkaya khazanah seni Tiongkok.
Guqin dianggap sebagai salah satu alat musik tertua di Tiongkok, muncul lebih dari 4.000 tahun yang lalu, pada masa Konfusius. Menurut legenda, guqin diciptakan oleh Raja Fu Xi, seorang raja legendaris Tiongkok kuno. Selama berbagai dinasti sejarah, guqin terus disempurnakan dan disempurnakan, menjadikannya instrumen penting dalam musik tradisional Tiongkok.
8. Pergi
Go adalah permainan unik Tiongkok (Sumber gambar: Dikumpulkan)
Ketika membahas inti sari budaya Tiongkok yang telah lama ada dan unik, mustahil untuk tidak menyebut Go - sebuah permainan intelektual dengan sejarah lebih dari 4.000 tahun, yang mengandung nilai-nilai budaya dan seni yang tak ternilai. Go bukan sekadar permainan yang menghibur, tetapi juga sebuah filosofi hidup, yang menunjukkan kecerdasan, strategi, dan temperamen seorang pria sejati.
Menurut legenda, Go diciptakan oleh "Kaisar Yao" - seorang raja legendaris Tiongkok kuno, lebih dari 4.000 tahun yang lalu. Pada zaman kuno, Go dianggap sebagai salah satu dari empat seni (musik - catur - puisi - melukis) yang wajib dikuasai oleh bangsawan dan bangsawan untuk melatih kecerdasan mereka dan menunjukkan temperamen seorang pria sejati. Go dengan cepat menyebar ke negara-negara tetangga seperti Jepang dan Korea dan menjadi bagian penting dari budaya negara-negara tersebut.
9. Taoisme
Berbicara tentang sistem pemikiran dan kepercayaan Tiongkok kuno, kita tidak bisa mengabaikan Taoisme—sebuah cabang filsafat dan agama yang unik, yang mengandung nilai-nilai spiritual dan budaya yang mendalam. Dengan sejarah perkembangan lebih dari 2.400 tahun, Taoisme telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan spiritual masyarakat Tiongkok, dan telah memberikan pengaruh yang luas terhadap budaya-budaya di sekitarnya.
Melalui berbagai dinasti sejarah, Taoisme terus berkembang dan disempurnakan, membentuk berbagai cabang seperti Tao Quanzhen, Tao Zhengyi, Sekte Maoshan, dan sebagainya. Setiap cabang memiliki karakteristik uniknya sendiri dalam hal doktrin, ritual, dan metode praktik, tetapi semuanya bertujuan pada tujuan bersama, yaitu mencapai pembebasan dari siklus hidup dan mati serta mencari keabadian. Inilah salah satu ciri budaya Tiongkok yang paling unik.
10. Taman Arsitektur Cina
Taman Suzhou - Ciri Khas Budaya Arsitektur Tiongkok (Sumber Foto: Dikumpulkan)
Pertama kali muncul pada masa Dinasti Zhou (1046 SM - 256 SM), arsitektur taman Cina telah melalui banyak tahap perkembangan dan penyempurnaan, dengan menorehkan ciri khas masing-masing dinasti bersejarah.
Budaya Tiongkok ini terkenal dengan taman-tamannya yang elegan dan anggun. Arsitektur Taman Tiongkok telah lama menjadi simbol harmoni antara manusia dan alam. Dengan sejarah lebih dari 3.000 tahun dan masih dilestarikan serta dikembangkan hingga saat ini, arsitektur unik ini telah menjadi kebanggaan budaya Tiongkok dan menarik kekaguman wisatawan dari seluruh dunia.
11. Seni bela diri
Seni bela diri - warisan budaya tak benda Tiongkok yang berharga (Sumber foto: Dikumpulkan)
Keindahan lain dari budaya Tiongkok adalah seni bela diri tradisional—sebuah warisan tak benda yang berharga, mengandung esensi seni bela diri dan nilai-nilai budaya yang mendalam. Dengan sejarah perkembangan lebih dari 4.000 tahun, seni bela diri Tiongkok telah menjadi kebanggaan bangsa Tiongkok dan menarik kekaguman orang-orang di seluruh dunia.
Tiongkok memiliki khazanah seni bela diri yang sangat kaya dan beragam, dengan ratusan aliran berbeda, masing-masing dengan karakteristik, teknik, dan filosofinya sendiri. Beberapa aliran seni bela diri tradisional yang terkenal antara lain: Tai Chi, Shaolin, Drunken, Wing Chun, Hung Ga. Seni bela diri Tiongkok bukan hanya teknik bertarung, tetapi juga mengandung nilai-nilai budaya dan spiritual yang mendalam.
12. Masakan Cina
Keindahan budaya kuliner Tiongkok (Sumber foto: Collected)
Masakan Tiongkok adalah harmoni warna, rasa, dan aroma yang unik, mengandung esensi budaya dan nilai-nilai spiritual masyarakatnya. Masakan Tiongkok bukan sekadar makanan, tetapi juga perpaduan harmonis antara seni kuliner, filosofi hidup, dan adat istiadat setiap daerah. Iklim Tiongkok yang beragam, dari yang sejuk di Selatan hingga yang keras di Utara, telah menciptakan beragam bahan dan metode memasak.
Masakan Tiongkok telah lama dikenal sebagai "surga" bagi mereka yang gemar menjelajahi cita rasa yang membentuk budaya Tiongkok yang luar biasa. Perjalanan kuliner di sini bukan hanya tentang menikmati hidangan lezat, tetapi juga tentang merasakan budaya yang unik, yang mengandung esensi dan identitas setiap daerah. Yang menonjol dalam gambaran kuliner Tiongkok yang cemerlang adalah Delapan Sistem Besar - delapan sistem kuliner utama, yang mewakili delapan "wilayah" dengan cita rasa unik, yang menghadirkan pengalaman tak terlupakan bagi pengunjung, termasuk: Zhejiang, Jiangsu, Hunan, Sichuan, Guangdong, Fujian, ...
13. Pembuatan porselen
Seni keramik merupakan warisan budaya tak benda yang sangat berharga dalam budaya Tiongkok. Tempat ini dikenal sebagai "Negeri Porselen", dengan sejarah perkembangan lebih dari 8.000 tahun, yang mengandung saripati budaya dan nilai seni yang unik. Selama Zaman Perunggu, teknik pembuatan keramik berkembang pesat, dengan banyaknya tungku keramik canggih yang muncul, menghasilkan keramik dengan pola halus dan warna yang menarik. Teknik pembuatan porselen mencapai puncaknya pada periode feodal, menjadi simbol kemewahan dan kebangsawanan. Semua dinasti feodal berfokus pada pengembangan industri keramik, menciptakan produk-produk yang canggih dan unik.
Tiongkok adalah rumah bagi seni keramik yang luar biasa, dengan sejarah perkembangan yang gemilang dan nilai seni yang unik. Keramik Tiongkok bukan hanya kebanggaan bangsa Tiongkok, tetapi juga warisan budaya tak benda yang berharga bagi umat manusia.
14. Pena, tinta, kertas, batu tinta
Empat perlengkapan kantor - pena, tinta, kertas, batu tinta (Sumber gambar: Dikumpulkan)
Berbicara tentang budaya Tiongkok, kita tak bisa mengabaikan keindahan tradisional yang unik dan indah yang tersembunyi dalam setiap benda sehari-hari. Empat Pusaka Kantor—"empat pusaka" di ruang belajar orang-orang kuno—merupakan bukti khas nilai-nilai budaya dan rasa hormat terhadap ilmu pengetahuan masyarakat Tiongkok. Empat Pusaka Kantor muncul di Tiongkok kuno, memainkan peran penting dalam kehidupan budaya dan pendidikan. Ini adalah benda-benda tak tergantikan bagi para cendekiawan, sastrawan, dan mereka yang mencintai seni kaligrafi.
15. Seni bordir Cina
Seni sulaman telah lama menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan budaya banyak negara di dunia, tak terkecuali Tiongkok. Dengan sejarah perkembangan lebih dari 2000-3000 tahun, terkait dengan pembentukan dan perkembangan Jalur Sutra, sulaman Tiongkok telah mencapai tingkat kecanggihan dan keunikannya, menjadikannya salah satu bentuk seni tradisional khas negeri ini.
Melalui pasang surut sejarah, sulaman Tiongkok tetap mempertahankan keindahan tradisionalnya, yang mengandung saripati budaya dan nilai seni yang unik. Sulaman yang anggun dan halus memberikan kehidupan pada setiap karya sulaman, menciptakan gambar-gambar yang hidup dan penuh warna, menunjukkan kreativitas dan teknik terampil para perajin dalam budaya Tiongkok masa kini.
Budaya Tiongkok , dengan sejarah lebih dari 5.000 tahun, merupakan harta karun yang tak ternilai dengan nilai-nilai unik dan tradisi yang telah lama ada. Dari kuliner yang lezat, seni elit hingga filosofi yang mendalam, pengobatan tradisional,... Budaya Tiongkok telah dan terus berkontribusi dalam memperkaya dan mendiversifikasi gambaran budaya dunia. Dengan 15 sorotan budaya di atas, kami berharap dapat membantu Anda memiliki perspektif yang baru dan menarik.
Sumber: https://www.vietravel.com/vn/am-thuc-kham-pha/van-hoa-trung-quoc-v15467.aspx
Komentar (0)