Bahasa Indonesia: Berdasarkan dokumen No. 1633/LĐTBXH-GDNN, tertanggal 19 Juni, Departemen Tenaga Kerja, Penyandang Disabilitas, dan Urusan Sosial menyatakan bahwa: Berdasarkan Surat Edaran No. 15/2021/TT-BLĐTBXH tertanggal 21 Oktober 2021 dari Menteri Tenaga Kerja, Penyandang Disabilitas, dan Urusan Sosial yang menetapkan piagam perguruan tinggi: Klausul 2, Pasal 30 menetapkan bahwa perguruan tinggi menyelenggarakan ujian, mengevaluasi hasil pembelajaran, pelatihan, pengembangan diri, dan partisipasi dalam kegiatan sosial peserta didik; menyelenggarakan ujian, ujian, dan mempertimbangkan pengakuan kelulusan bagi peserta didik program pelatihan kejuruan sesuai dengan peraturan Menteri Tenaga Kerja, Penyandang Disabilitas, dan Urusan Sosial.
Dalam Pasal 7 Surat Edaran tersebut di atas, batas akhir pemberian surat keterangan lulus, Kepala Sekolah bertanggung jawab menyelenggarakan pemberian surat keterangan lulus kepada mahasiswa yang berhak menerima surat keterangan lulus dalam waktu paling lama 30 (tiga puluh) hari kerja terhitung sejak mahasiswa menyelesaikan ujian akhir kelulusan atau mempertahankan skripsi (bagi lembaga pelatihan yang berbasis tahun akademik) atau menyelesaikan mata kuliah atau modul terakhir dalam program pelatihan (bagi lembaga pelatihan yang berbasis modul atau metode akumulasi SKS).
Oleh karena itu, "Departemen Tenaga Kerja, Penyandang Disabilitas, dan Sosial Provinsi meminta Sekolah Tinggi Kedokteran Quang Nam untuk segera meninjau, melaporkan, dan meminta pendapat Komite Rakyat Provinsi untuk mempertimbangkan penugasan sekolah yang berwenang memberikan sertifikat kelulusan kepada 1 Wakil Kepala Sekolah untuk menandatangani dan memberikan sertifikat kelulusan dan sertifikat kelulusan sementara bagi siswa yang memenuhi syarat untuk mendapatkan sertifikat kelulusan di sekolah tersebut (selama sekolah tersebut tidak memiliki Kepala Sekolah)" sebagaimana tercantum dalam dokumen No. 1633/LĐTBXH-GDNN.
Pada tanggal 18 Juni 2024, Surat Kabar Online Dai Doan Ket melaporkan, "Kepala sekolah dituntut atas permintaan izin pengalihan wewenang kepala sekolah untuk memberikan ijazah kelulusan kepada siswa."
Oleh karena itu, Sekolah Tinggi Kedokteran Quang Nam meminta Komite Rakyat Provinsi untuk mengizinkan Bapak Bui Long An, Wakil Kepala Sekolah, untuk menandatangani dan menerbitkan sertifikat kelulusan sementara kepada mahasiswa yang lulus semester ini dengan jumlah yang diharapkan mencapai 120 mahasiswa.
Sebelumnya, surat kabar Dai Doan Ket Online melaporkan "Penuntutan Kepala Sekolah dan Mantan Kepala Sekolah Tinggi Kedokteran Quang Nam" yang mencerminkan fakta bahwa Kepolisian Provinsi Quang Nam telah menuntut Kepala Sekolah dan Mantan Kepala Sekolah tersebut beserta dua terdakwa lainnya untuk menyelidiki kejahatan penyalahgunaan jabatan dan kekuasaan dalam menjalankan tugas resmi.
[iklan_2]
Sumber: https://daidoanket.vn/vu-khoi-to-hieu-truong-khan-truong-cong-nhan-tot-nghiep-cho-hoc-sinh-sinh-vien-truong-cd-y-te-quang-nam-10283704.html
Komentar (0)