Dengan bertambahnya restoran yang menerima akreditasi kualitas, Hanoi kini memiliki daftar restoran berbintang Michelin yang cukup banyak, yang menegaskan posisi kuliner Hanoi di peta pariwisata global .

Ruang makan restoran Ngon Garden (distrik Hai Ba Trung).
Apa yang harus dimakan saat menjelajahi Hanoi dalam 48 jam?
Pada pertengahan Juni 2024, Michelin Guides (panduan wisata Michelin) menawarkan beberapa saran tempat untuk dikunjungi dan tempat makan bagi wisatawan yang mengunjungi Hanoi dalam waktu 48 jam. Ini adalah saran yang menarik bagi pengunjung asing yang datang ke Hanoi selama musim panas.
Menurut panduan Michelin, Hanoi, selain menarik wisatawan dengan perpaduan keindahan sejarah dan modernnya, jalanan yang ramai, dan Kota Tua yang dipenuhi pepohonan, juga menawarkan pengalaman kuliner yang tidak boleh dilewatkan. Tidak hanya Michelin, tetapi banyak situs web perjalanan internasional ternama juga memuji masakan Hanoi, seperti Tripadvisor, yang memilih Hanoi sebagai destinasi kuliner terbaik dunia pada tahun 2024.
Untuk penjelajahan kuliner Hanoi selama 48 jam yang mendetail, Michelin menyarankan agar pada hari pertama, pengunjung memulai dengan berjalan-jalan santai di Kawasan Kota Tua, seperti jalan Tran Hung Dao, Ly Thuong Kiet, dan Hai Ba Trung, kemudian menikmati secangkir kopi di jalan Trieu Viet Vuong atau kopi telur di hotel Sofitel Metropole Legend Hanoi (jalan Ngo Quyen, distrik Hoan Kiem).
Jika Anda terbiasa bangun pagi, kunjungi restoran pho daging sapi di Jalan Au Trieu. Untuk makan siang, bagi yang gemar menjelajahi jajanan kaki lima, cobalah bun cha (panduan Michelin menyarankan restoran bun cha Huong Lien, yang pernah melayani mantan Presiden AS Barack Obama). Makan malam direkomendasikan dengan hotpot kepiting khas di restoran 1946 (Kelurahan Quan Thanh, Distrik Ba Dinh). Perjalanan kuliner di Hanoi ini juga mencakup kunjungan ke situs warisan budaya yang menarik seperti Museum Wanita Vietnam dan Penjara Hoa Lo.
Pada hari kedua menjelajahi Hanoi, pengunjung sebaiknya meluangkan waktu untuk mengunjungi taman, kebun, dan situs warisan budaya seperti Taman Thong Nhat, Gedung Opera Hanoi, dan Museum Sejarah Nasional. Selain pilihan tempat makan, Michelin menyarankan untuk mengunjungi bar di atap gedung, menikmati koktail, dan mengagumi pemandangan panorama Hanoi dari atas sebagai perpisahan dengan kota ini.
Destinasi kuliner yang menarik.
Menurut daftar Michelin, Hanoi saat ini memiliki 13 restoran yang telah menerima penghargaan Bib Gourmand, 32 restoran dalam daftar Michelin Selected, dan satu penghargaan Michelin untuk koki muda berprestasi. Yang menarik, Hanoi memiliki tiga restoran yang telah dianugerahi satu bintang Michelin. Pada tanggal 20 Desember, Hanoi kembali menambah lima restoran lagi ke daftar Michelin Bib Gourmand: Bun Cha Chan, Luk Lak, Dong Thinh eel vermicelli, Mr Bay Mien Tay, dan Pho Khoi Hoi. Dengan tambahan ini, Hanoi kini memiliki "peta kuliner" yang bergengsi dan beragam untuk wisatawan.
Menurut Nguyen Xuan Quynh, Sekretaris Jenderal Asosiasi Koki Vietnam (Asosiasi Pariwisata Vietnam), kuliner Hanoi dianggap sebagai "bintang yang sedang naik daun" di peta pariwisata global. Dengan keunggulan ini, Hanoi dapat mengembangkan rute wisata kuliner untuk meningkatkan pengalaman pengunjung. Namun, saat ini, kelemahan wisata kuliner Hanoi adalah kurangnya koneksi antara tempat makan dan objek wisata.
Menurut Phung Quang Thang, Wakil Presiden Tetap Asosiasi Pariwisata Vietnam, agar tempat makan menjadi destinasi wisata di mana pengunjung tidak hanya dapat menjelajahi kuliner tetapi juga menemukan budaya Hanoi melalui makanan, bisnis perlu mengubah pendekatan mereka, dengan fokus pada keamanan dan kebersihan makanan; mendekorasi tempat, menciptakan hidangan yang menarik secara visual dan memenuhi standar internasional.
Saat ini, banyak restoran dan tempat makan, setelah masuk dalam daftar tempat makan yang direkomendasikan Michelin, telah fokus berinvestasi dalam membangun citra dan meningkatkan kualitas produk. Secara khusus, restoran Ngon Garden (Jalan Nguyen Du 70) dan tempat makan Ngon (Jalan Phan Boi Chau 18) dari Perusahaan Saham Gabungan Phuc Hung Thinh (yang masuk dalam daftar pilihan Michelin yang diterbitkan pada tahun 2023) telah secara teratur memperbarui ruang makan mereka. Menurut Direktur Jenderal perusahaan, Pham Bich Hanh, perusahaan mendesain ruang restoran berdasarkan bunga musiman, menciptakan daya tarik dengan citra budaya Hanoi, dan mengubah tempat-tempat tersebut menjadi destinasi wisata.
Jelas bahwa kuliner merupakan salah satu kekuatan pariwisata Hanoi. Saat ini, dengan meningkatnya jumlah restoran dan tempat makan yang memenuhi standar, Hanoi sedang membentuk peta kuliner yang bereputasi dan berkualitas tinggi. Namun, agar pariwisata kuliner dapat berkembang secara berkelanjutan, selain "peta kuliner" yang menarik, Hanoi perlu membangun tur dan rute yang menghubungkan destinasi dan tempat makan secara erat, serta memperkuat promosi dan pengenalan aspek budaya ini kepada wisatawan.
Sumber






Komentar (0)