Anak-anak introvert tidak hanya cenderung suka menyendiri, tetapi seiring bertambahnya usia, mereka akan semakin menghargai waktu tenang mereka sendiri, karena itulah waktu yang membantu mereka mengisi ulang tenaga setelah interaksi dalam belajar, bekerja, kehidupan...
Umumnya, ketika bersosialisasi di luar rumah, orang-orang dengan kepribadian introvert mungkin mengalami kesulitan dalam berkomunikasi dan berkelompok. Oleh karena itu, orang tua perlu membantu anak-anak mereka memecahkan masalah sejak dini agar mereka merasa nyaman menjadi diri sendiri.
Anak-anak introvert mungkin merasa lelah dan kehabisan energi setelah kegiatan kelompok (Ilustrasi: iStock).
Bantu anak Anda mengisi ulang energi setelah berinteraksi
Setiap orang membutuhkan waktu tenang untuk menyendiri. Namun, kaum introvert akan membutuhkan waktu ini lebih sering. Hal ini mengharuskan anggota keluarga untuk memahami kebutuhan remaja introvert dan menciptakan kondisi agar mereka memiliki ruang pribadi yang dibutuhkan.
Psikolog Amerika Kristen Casey mengatakan: "Remaja introvert dapat merasa lelah dan kehabisan energi setelah kegiatan kelompok. Orang tua perlu menciptakan ruang bagi anak-anak mereka untuk menyeimbangkan diri dan memulihkan energi. Memberi mereka ruang sendiri agar mereka bisa menyendiri adalah hal yang ideal."
Namun, ketika anak-anak tidak memiliki ruang sendiri, orang tua sebaiknya mengajari mereka keterampilan yang diperlukan saat mereka merasa "kelelahan". Yaitu, "bersembunyi" sementara di kamar mandi selama sekitar 5-7 menit agar lebih rileks.
Bantu anak Anda belajar menetapkan batasan
Kaum introvert seringkali kesulitan menetapkan batasan dengan orang-orang di sekitar mereka, yang membuat segalanya semakin sulit. Faktanya, tidak semua orang memahami kebutuhan kaum introvert, sehingga sangat membantu bagi remaja introvert untuk mengetahui cara mengekspresikan diri guna meningkatkan kualitas hidup mereka.
Orang tua perlu membantu anak-anak mereka mengetahui cara berbicara dengan kerabat, teman, dan menyampaikan apa yang mereka inginkan, jika terjadi konflik dalam cara mereka berkomunikasi dan menjalani hidup. Situasi seperti itu awalnya dapat membuat anak-anak merasa sulit, takut untuk menghadapi dan menanganinya, serta menghindari berbicara karena merasa stres.
Namun, penting untuk berlatih berkomunikasi dan menangani masalah. Selama proses ini, anak Anda mungkin merasa stres dan sulit, tetapi mengendalikan psikologisnya untuk mengatasi situasi sulit juga merupakan keterampilan penting.
Orang tua harus membantu anak-anak mereka meningkatkan keterampilan berinteraksi dan secara bertahap menjadi lebih bersosialisasi dengan kelompok (Ilustrasi: iStock).
Bantu anak Anda berkomunikasi secara efektif
Psikolog Kristen Casey mengatakan banyak introvert takut dengan panggilan telepon dan bahkan cenderung menunda membalas pesan. Hal ini dapat membuat teman dan keluarga introvert, jika mereka tidak mengerti, berpikir bahwa mereka tidak menghargai hubungan tersebut.
Oleh karena itu, orang tua perlu membantu anak-anak mereka belajar cara berkomunikasi yang paling nyaman bagi mereka, terutama kepada kerabat dan teman dekat. Namun, anak-anak juga perlu belajar cara merespons dengan cepat dan ringkas untuk menjaga hubungan dan menghindari kesalahpahaman yang tidak perlu.
Bantu anak Anda mengatasi tekanan sosial
Salah satu hal yang paling dikhawatirkan remaja introvert adalah bagaimana orang lain memandang mereka. Mereka juga sering merasa tertekan untuk berpartisipasi dalam kegiatan kelompok.
Keadaan cemas dan stres saat berpartisipasi dalam kegiatan kelompok dapat membuat remaja introvert melihat dirinya sebagai orang yang "bermasalah" dan tidak kompeten.
Dalam hal ini, orang tua perlu membantu anak-anak mereka menyesuaikan diri agar memenuhi standar dasar dalam berinteraksi dengan masyarakat. Anak-anak perlu belajar bagaimana berintegrasi dengan teman dan masyarakat, tahu bagaimana mengekspresikan diri, dan menunjukkan niat baik untuk bekerja sama dengan orang-orang di sekitar mereka.
Namun, pada akhirnya, anak Anda tidak perlu mengubah dirinya sepenuhnya. Orang tua harus membantu anak-anak mereka belajar menetapkan tujuan yang tepat untuk secara bertahap meningkatkan keterampilan berinteraksi dan berintegrasi lebih baik dalam kelompok. Namun, pada akhirnya, orang tua juga perlu membantu anak-anak mereka belajar untuk percaya diri.
Kaum muda yang introvert juga ingin berkencan dan memiliki hubungan romantis (Ilustrasi: iStock).
Bantu anak Anda membangun hubungan emosional
Ini adalah hal yang perlu diingat orang tua saat anak-anak mereka memasuki masa dewasa. Berkencan bukanlah hal yang mudah dan bisa jadi lebih sulit lagi bagi remaja introvert.
Interaksi sosial sehari-hari sudah agak sulit bagi kaum introvert, dan berkencan bahkan lebih menantang bagi kaum muda dewasa yang introvert.
Faktanya, anak muda yang introvert juga ingin berkencan dan menjalin hubungan romantis. Orang tua perlu memahami hal ini untuk mendorong anak-anak mereka, dan siap menasihati serta mendukung mereka bila diperlukan.
[iklan_2]
Sumber: https://dantri.com.vn/giao-duc/khi-con-nho-chi-thich-o-mot-minh-cha-me-can-lam-gi-20241018190527393.htm
Komentar (0)