Bom termobarik ODAB-1500 dengan modul UMPK secara akurat mengenai sasaran
Menurut RT pada tanggal 24 September, pada hari Selasa, Kementerian Pertahanan Rusia merilis sebuah video yang menunjukkan Rusia menggunakan bom vakum untuk menyerang dan menghancurkan posisi militer Angkatan Bersenjata Ukraina.
Menurut RT, serangan Rusia dilakukan dengan menggunakan bom ODAB-1500, yang menargetkan titik penempatan militer sementara Ukraina di dekat kota Kupyansk, di wilayah Kharkov.
Rusia menggunakan bom termobarik ODAB-1500 untuk menyerang titik penempatan sementara Angkatan Bersenjata Ukraina di dekat kota Kupyansk, di wilayah Kharkov. (Sumber: Kementerian Pertahanan Rusia)
Meskipun Moskow tidak memberikan penjelasan lebih lanjut, bom yang digunakan dalam serangan tersebut tampaknya dilengkapi dengan modul Unified Guidance and Lifting Wing (UMPK). Selama konflik dengan Ukraina, Rusia semakin sering menggunakan perangkat peningkatan sayap pada bom-bom lama untuk mengubahnya menjadi senjata presisi.
Awalnya, modul Unified Guidance and Lifting Wing digunakan dengan bom peledak yang lebih kecil seperti FAB-250 atau FAB-500, dan peningkatan ini telah mengubahnya menjadi senjata khusus. Bom termobarik ODAB-1500 dan bom cluster RBK-500 juga telah ditingkatkan dengan modul Unified Guidance and Lifting Wing oleh Rusia.
Pada tahun 2023, peralatan ini akan terus digunakan untuk bom yang lebih besar, sejak pertengahan Juni, bom super FAB-3000 seberat tiga ton yang dilengkapi dengan modul Unified Guidance and Lifting Wing telah tercatat dalam berbagai serangan terhadap posisi militer dan fasilitas industri yang melayani Angkatan Bersenjata Ukraina.
Dalam serangan udara yang videonya dirilis oleh Kementerian Pertahanan Rusia, sebuah bom termobarik ODAB-1500 (juga dikenal sebagai bom vakum) menghantam sebuah gedung tempat pasukan Ukraina terkonsentrasi. Gedung tersebut, yang terletak di area pertanian terpencil, hancur total akibat ledakan dahsyat tersebut. Video tersebut direkam oleh pesawat nirawak pengintai.
Menurut perkiraan Kementerian Pertahanan Rusia, hingga 40 tentara dan lima kendaraan pasukan Ukraina hilang dalam serangan itu.
Foto ilustrasi (Sumber: Militer Bulgaria)
Pasukan Rusia telah memasuki Ugledar
Pada 24 September, Avia melaporkan bahwa unit-unit penyerang Rusia berhasil menembus garis pertahanan Angkatan Bersenjata Ukraina dan memasuki pinggiran Vuhledar. Setelah pertempuran yang berlangsung semalaman, pasukan Rusia berhasil menembus pertahanan musuh dan mengkonsolidasikan posisi mereka di pinggiran kota. Bentrokan sengit masih terjadi di sini.
Menurut sumber militer Avia, pasukan penyerang Rusia menerima dukungan kuat dari artileri, yang terus-menerus menembaki posisi Ukraina. Informasi yang diterima pada pagi hari tanggal 24 September menyebutkan bahwa unit-unit Rusia telah memasuki wilayah Ugledar, tetapi masih menghadapi perlawanan dari Angkatan Bersenjata Ukraina. Saat ini, pasukan ini masih menguasai sebagian kota. Pertempuran masih berlangsung baik di pinggiran kota maupun di daerah permukiman, yang secara signifikan mempersulit kemajuan pasukan.
Hai (Menurut RT, Avia)
[iklan_2]
Source: https://www.nguoiduatin.vn/khoanh-khac-bom-nhiet-ap-odab-1500-cua-nga-tan-cong-chinh-xac-diem-tap-trung-quan-ukraine-204240924230252555.htm
Komentar (0)