Pemimpin Vietnam sampaikan belasungkawa atas meninggalnya Presiden Iran Raisi
Báo Thanh niên•20/05/2024
Para pemimpin Vietnam telah menyampaikan belasungkawa setelah menerima berita bahwa Presiden Iran Ebrahim Raisi, Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian dan sejumlah pejabat senior Iran tewas dalam kecelakaan pesawat pada 19 Mei.
Pada tanggal 20 Mei, menurut Kementerian Luar Negeri , setelah mendengar bahwa Presiden Iran Ebrahim Raisi, Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian dan beberapa pejabat tinggi Iran tewas dalam kecelakaan pesawat pada tanggal 19 Mei, Penjabat Presiden Vo Thi Anh Xuan dan Perdana Menteri Pham Minh Chinh mengirimkan belasungkawa kepada Penjabat Presiden Iran Mohammad Mokhber; Ketua Majelis Nasional Tran Thanh Man mengirimkan belasungkawa kepada Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf.
Presiden Raisi dan para pejabat dalam perjalanan pada 19 Mei, sebelum kecelakaan fatal.
AFP
Bahasa Indonesia: Pada hari yang sama, Menteri Luar Negeri Bui Thanh Son mengirimkan pesan belasungkawa kepada Penjabat Menteri Luar Negeri Iran Ali Bagheri Kani. Pada tanggal 19 Mei, sebuah helikopter Bell 212 jatuh saat membawa 9 orang yang kembali dari upacara peresmian Bendungan Qiz Qalasi, termasuk Presiden Iran Ebrahim Raisi, Menteri Luar Negeri Hossein Amir-Abdollahian, Gubernur Provinsi Azerbaijan Timur Malek Rahmati dan perwakilan Pemimpin Tertinggi di Azerbaijan Timur Mohammad Ali Ale-Hashem. Pemerintah Iran secara resmi mengkonfirmasi hari ini, 20 Mei, bahwa Presiden Iran Ebrahim Raisi, Menteri Luar Negeri Hossein Amir Abdollahian dan rekan-rekan mereka tewas dalam kecelakaan helikopter di wilayah pegunungan di barat laut negara itu. Menyusul informasi di atas, media pemerintah melaporkan bahwa kabinet Iran telah mengadakan pertemuan darurat. Pernyataan setelah pertemuan tersebut menyatakan bahwa Wakil Presiden Iran Mohammad Mokhber akan menjadi Presiden sementara Republik Islam Iran sambil menunggu pemilihan umum. Para pemimpin banyak negara di dunia juga menyampaikan belasungkawa setelah mendengar berita meninggalnya Presiden Iran dan banyak pejabat lainnya.
Komentar (0)