Tidak hanya menjadi kesempatan untuk mengagumi seni es dan salju, Festival Sapporo juga menawarkan banyak hiburan unik dan aktivitas kuliner bagi pengunjung.
Kapan Festival Es dan Salju Sapporo diadakan?
Festival Salju dan Es Sapporo biasanya berlangsung selama sekitar seminggu. Waktu spesifiknya biasanya jatuh pada bulan Februari setiap tahun, ketika musim dingin di kota Sapporo, Pulau Hokkaido, mencapai titik terdinginnya. Pada masa ini, salju lebat turun, menciptakan kondisi ideal untuk menciptakan patung-patung salju dan es yang mengesankan. Festival ini menarik jutaan pengunjung untuk datang dan menikmati suasana musim dingin serta mengagumi karya seni es yang unik.
FOTO: ENVATO
Patung-patung raksasa
Salah satu daya tarik festival ini adalah patung-patung es dan salju raksasa karya para seniman berbakat. Patung-patung ini bisa berukuran besar, meniru karya arsitektur atau ikon budaya terkenal. Setiap tahun, para seniman menciptakan karya-karya baru, menghadirkan kegembiraan dan kejutan bagi pengunjung.
FOTO: ENVATO
Lampu dan pertunjukan malam yang spektakuler
Saat malam tiba, Festival Sapporo menjelma menjadi dunia magis dengan cahaya gemerlap yang menerangi patung-patung. Lampu LED dipasang dengan cermat, menciptakan efek pencahayaan memukau yang menyoroti setiap detail karya. Selain itu, pertunjukan cahaya yang dipadukan dengan musik juga digelar, memberikan pengalaman tak terlupakan bagi pengunjung.
FOTO: PIXABAY
Pertandingan yang tidak boleh dilewatkan
Selain mengagumi karya seni, pengunjung juga berkesempatan untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan seru. Beberapa di antaranya adalah bermain ski, seluncur es, dan menantang diri di jalanan es yang curam. Khususnya, keluarga dengan anak kecil akan menikmati area bermain salju, tempat anak-anak dapat membuat manusia salju atau menantang diri mereka sendiri dengan lomba balap mini.
FOTO: FREEPIK
Nikmati makanan di Festival Salju Sapporo
Di Festival Salju dan Es Sapporo, pengunjung tidak hanya mengagumi karya seni salju dan es, tetapi juga berkesempatan menikmati kuliner khas Hokkaido. Pusat jajanan di festival ini menawarkan beragam hidangan menarik seperti mi ramen panas, sup kari yang kaya rasa, hidangan laut segar, dan hidangan panggang yang harum. Khususnya, nabe—hot pot Jepang—sangat populer di musim dingin. Dengan hidangan yang kaya rasa dan kaya rasa, kuliner di festival ini membantu pengunjung merasa hangat dan memiliki lebih banyak energi untuk terus menjelajah .
FOTO: ENVATO
Saat menghadiri Festival Salju Sapporo, pengunjung perlu mempersiapkan pakaian hangat dengan saksama karena suhu bisa turun sangat rendah. Selain itu, Anda juga harus memesan akomodasi dan tiket kereta lebih awal, karena ini adalah puncak musim turis di Hokkaido. Jangan lupa membawa kamera atau ponsel untuk mengabadikan momen-momen indah di festival.
Perusahaan Perjalanan Tugo memberikan kode "DULICHGENZ" senilai hingga 1.000.000 VND kepada pembaca saat mendaftar tur.
Bagian perjalanan Gen Z yang dibangun oleh Tugo & Thanh Nien
Sumber: https://thanhnien.vn/thoi-trang-tre/le-hoi-bang-tuyet-sapporo-su-kien-mua-dong-duoc-mong-doi-nhat-o-nhat-ban-1852410061059324.htm
Komentar (0)