Banyak orang juga tahu bahwa ubi jalar dianggap "ginseng murah" dengan segudang manfaat kesehatan, dan daun ubi jalar sama bergizinya, bahkan dianggap sebagai "raja sayuran umum". Mengapa demikian?
Manfaat daun ubi jalar untuk kesehatan
Dalam 100g daun ubi jalar terdapat zat gizi seperti: 2,8g pati, energi 22kkal, protein 2,6g, air 91,8g...
Sayuran ini juga mengandung banyak nutrisi, vitamin B, C, E, beta karoten, biotin dan mineral seperti magnesium, fosfor, kalsium, kalium, mangan, tembaga, seng...
Sama bergizinya dengan susu
Mengonsumsi suplemen vitamin K dari daun ubi jalar akan membantu menyeimbangkan kembali kadar kalsium dalam tulang. Selain itu, menggabungkan vitamin D dengan vitamin K dapat membantu penderita patah tulang pulih lebih cepat.
Detoksifikasi yang efektif
Daun ubi jalar mengandung banyak klorofil, yang membantu membersihkan darah dan membuang racun yang telah diserap. Dengan rasanya yang manis dan menyegarkan, daun ubi jalar dapat menjadi hidangan di hari yang panas atau saat tubuh terasa panas.
Baik untuk jantung
Menurut Pusat Gizi Klinik (RS K), sifat antioksidan dalam daun ubi jalar disebabkan oleh turunan asam caffeoylquinic, quercetin, anthocyanin...
Penelitian ini menggunakan 200g daun ubi jalar ungu untuk atlet selama 1-2 minggu untuk membantu mengurangi oksidasi lipid dan DNA, meningkatkan glutathione darah, dan meningkatkan kapasitas antioksidan plasma.
Mencegah sembelit
Anda sebaiknya mengonsumsi daun ubi jalar secara teratur agar sistem pencernaan Anda bekerja lebih efektif. Khususnya, daun ubi jalar mengandung banyak serat yang membantu melancarkan buang air besar. Selain itu, getah daun ubi jalar juga memiliki efek pencahar, sehingga mencegah sembelit.
Orang Jepang menyebutnya "sayuran umur panjang"
Di Jepang, daun ubi jalar dikenal sebagai sayuran umur panjang dan sangat populer di kalangan masyarakat Jepang.
Orang Jepang sangat menyukai daun ubi jalar. Di negara ini, daun ubi jalar dijual dengan harga yang sangat tinggi dan disebut sebagai "sayuran umur panjang" karena kandungan nutrisinya yang berharga.
Sayuran ini dianggap sebagai gudangnya vitamin, karena jumlah vitamin B2 dalam daun ubi jalar 10 kali lebih banyak daripada dalam ubi jalar.
Selain itu, sayuran ini juga kaya akan serat, vitamin B6, vitamin C, dan antioksidan.
Jika Anda rutin mengonsumsi daun ubi jalar, organ dalam tubuh Anda akan terbersihkan. Karena daun ubi jalar bersifat netral, hidangan sayuran ini akan membantu membersihkan panas dan mendinginkan tubuh, terutama baik untuk detoksifikasi usus dan organ dalam lainnya seperti hati dan ginjal.
Daun ubi jalar juga membantu melindungi penglihatan, mencegah penyakit kardiovaskular, menurunkan tekanan darah dan menstabilkan gula darah, serta meningkatkan kekebalan tubuh.
Berkat kandungan vitamin K yang tinggi, sayuran ini membantu mengurangi risiko kanker usus besar, prostat, hidung, mulut, perut, dan penyakit kardiovaskular.
Penelitian bahkan menunjukkan bahwa pasien kanker hati yang mengonsumsi cukup vitamin K setiap hari akan mengalami peningkatan fungsi hati.
Daun ubi jalar dapat dimasak dengan berbagai cara, ditumis, atau direbus. Beberapa hidangan khas yang terbuat dari daun ubi jalar antara lain tumis daun ubi jalar dengan bawang putih, sup daun ubi jalar dengan daging, dan daun ubi jalar rebus.
Inilah manfaat luar biasa yang menjadikan daun ubi jalar dikenal sebagai sayuran panjang umur di Jepang. Para ahli menyarankan Anda untuk rutin menambahkan daun ubi jalar ke dalam menu harian Anda.
Catatan saat makan daun ubi jalar untuk kesehatan yang baik
Jangan makan daun ubi jalar saat lapar
Meskipun daun ubi jalar mengandung banyak serat yang baik untuk sistem pencernaan, Anda sebaiknya tidak memakannya mentah-mentah karena dapat menyebabkan sembelit. Sebaiknya rebus atau tumis sebelum dimakan. Selain itu, daun ubi jalar mengandung bahan yang jika dimakan saat perut kosong dapat menyebabkan hipoglikemia, yang berbahaya bagi kesehatan.
Jangan makan terlalu banyak daun ubi jalar.
Kandungan kalsium dalam daun ubi jalar relatif tinggi. Jika dikonsumsi secara berlebihan dan teratur, akan menyebabkan kelebihan kalsium, yang dapat dengan mudah menyebabkan batu ginjal. Oleh karena itu, saat mengonsumsi daun ubi jalar, sebaiknya dikombinasikan dengan makanan lain agar tubuh dapat menyerap lebih banyak nutrisi.
Cara memasak daun ubi jalar yang lezat
Tumis daun ubi jalar dengan bawang putih
- Petik tunas muda daun ubi jalar, buang akar dan daun tua. Rendam daun ubi jalar dalam air garam encer selama kurang lebih 5 menit, lalu bilas 1-2 kali lagi, lalu angkat dan masukkan ke dalam keranjang untuk ditiriskan.
- Kupas bawang putih, bagi menjadi 2 bagian, cincang satu bagian dengan pisau, iris tipis bagian lainnya dan taruh dalam mangkuk.
-Tumis daun ubi jalar dengan bawang putih hingga matang, bumbui, lalu matikan api.
Daun ubi jalar rebus
- Tuang sekitar 500 ml air ke dalam panci, letakkan panci di atas kompor, dan didihkan dengan api besar. Setelah air mendidih, tambahkan 1/2 sendok teh gula ke dalam panci, lalu masukkan daun ubi jalar dan didihkan.
- Setelah sekitar 3 menit, daun ubi jalar matang, matikan kompor, masukkan sayuran ke dalam mangkuk berisi air bersih untuk direndam selama 5-10 menit, lalu masukkan ke dalam keranjang untuk ditiriskan.
Catatan: Menambahkan gula ke dalam air saat merebus akan membantu daun ubi jalar tetap hijau. Karena daun ubi jalar membutuhkan waktu lama untuk dimasak, sebaiknya direbus terlebih dahulu sebelum ditumis. Setelah mendidih, masukkan ke dalam air dingin agar daun ubi jalar lebih renyah dan lezat.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)