Jika Anda memiliki rencana yang matang untuk setiap tahap kehidupan, Anda dapat mempersingkat masa kerja dibandingkan dengan usia pensiun yang ditentukan. Ibu Tran Thi Mai Han, pakar perencanaan keuangan pribadi di FIDT Investment Consulting and Asset Management JSC, mengatakan bahwa sebelum membuat rencana keuangan, Anda perlu mengevaluasi situasi keuangan Anda saat ini serta tujuan pensiun Anda.
Faktor-faktor berikut perlu diidentifikasi dan dievaluasi untuk periode pra dan pasca pensiun: sumber pendapatan, biaya yang diharapkan, aset dan kewajiban yang ada, warisan yang diharapkan diterima dan diwariskan kepada kerabat, pengetahuan dan pengalaman investasi, dan selera risiko pribadi.
Selain itu, penting juga untuk memperhatikan faktor-faktor terkait seperti situasi sosial -ekonomi, peraturan perundang-undangan, dan produk keuangan yang tersedia di pasar. Hal ini akan membantu Anda memiliki dasar dalam menyusun rencana penerapan produk keuangan dan investasi yang tepat guna mencapai tujuan jangka pendek dan jangka panjang.
Perhatikan contoh spesifik Bapak An dan Ibu Phuong, yang berusia 45 tahun. Pasangan ini berencana pensiun dalam 10 tahun dengan uang tunai sebesar 5 miliar VND. Ibu Tran Thi Mai Han memberikan catatan penting tentang cara menginvestasikan uang ini untuk mencapai masa pensiun yang nyaman.
Strategi Investasi untuk Pensiun
Menurut pakar, berinvestasi selama 10 tahun merupakan jangka waktu yang panjang, memungkinkan keluarga Bapak An untuk memilih berbagai produk keuangan dan investasi yang terdiversifikasi. Pada tahap ini, kinerja laba yang diharapkan selama 10 tahun dapat berkisar antara 10-15% per tahun, di mana laba pada tahun-tahun terakhir akan menurun secara bertahap ketika restrukturisasi dilakukan ke produk-produk berisiko rendah dan berlikuiditas tinggi, untuk mempersiapkan masa pensiun.
Dengan 5 miliar VND, setelah 10 tahun, jumlah uang yang diterima pada saat pensiun akan menjadi sekitar 13 - 17 miliar VND tergantung pada efisiensi investasi.
Mempertahankan kinerja laba yang baik dan pertumbuhan berkelanjutan bukanlah hal yang mudah, sehingga keluarga Bapak An membutuhkan pengetahuan dan pengalaman investasi. Selain itu, efisiensi investasi juga bergantung pada fluktuasi situasi sosial-ekonomi di masa mendatang.
Strategi investasi pasca pensiun
Setelah pensiun, keluarga Bapak An perlu memilih produk keuangan dan investasi dengan kinerja keuntungan rata-rata, yang sesuai dengan risiko rendah, untuk memastikan kelestarian modal investasi. Mereka juga perlu memperhatikan investasi pada produk yang dapat menghasilkan arus kas untuk mengompensasi penurunan atau bahkan hilangnya pendapatan pasif.
Setiap tahun, Bapak An dan Ibu Phuong perlu mengevaluasi dan memperbarui perkembangan rencana pensiun. Dengan demikian, mereka dapat menentukan penyesuaian yang diperlukan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Program Keuangan Cerdas diproduksi bersama oleh Surat Kabar Lao Dong dan Perusahaan Saham Gabungan FIDT - Investasi dan Manajemen Aset. Seri video ini disiarkan setiap Kamis pukul 19.00 dengan partisipasi para pakar keuangan terkemuka yang berbagi pengetahuan dan keterampilan dalam manajemen keuangan pribadi dan investasi dengan para pembaca/pemirsa!
Lihat lebih banyak artikel dari program Smart Finance di sini.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)