Debut buruk Pelatih Erik Ten Hag di bangku cadangan Leverkusen - Foto: REUTERS
Pertandingan berlangsung di Brasil dan pelatih Erik Ten Hag menurunkan tim terkuatnya, menggunakan formasi 3-4-2-1 yang familiar dari mantan pelatihnya, Xabi Alonso. Pemain veteran Jonas Hofmann dan Victor Boniface hadir sejak awal. Namun, semuanya segera berubah menjadi mimpi buruk.
Baru dua menit pertandingan berjalan, gawang Leverkusen sudah bergetar. Bencana tidak berhenti di situ, tim U-20 Flamengo terus mencetak dua gol lagi hanya dalam 10 menit, menjadikan skor 3-0. Sebelum babak pertama berakhir, tim muda Brasil itu berhasil memperlebar jarak menjadi 4-0.
Pergantian pemain yang dilakukan mantan manajer Manchester United itu tampaknya tidak berhasil. Meskipun menarik keluar Flekken dan Boniface pada menit ke-36, pergantian tersebut tidak membantu timnya bermain lebih baik. Hal ini merugikan Leverkusen ketika Flamengo mencetak gol kelima pada menit ke-55.
Pelatih Erik Ten Hag akan punya banyak hal yang harus dilakukan dalam waktu dekat - Foto: REUTERS
Ten Hag baru memutuskan untuk melakukan pergantian pemain penuh pada menit ke-60. Bintang-bintang seperti Granit Xhaka, Alex Grimaldo, dan Patrick Schick dimasukkan untuk menyelamatkan reputasi tim. Upaya-upaya yang terlambat ini hanya membantu Leverkusen mendapatkan gol hiburan di menit ke-71 melalui pemain muda Montrell Culbreath.
Kekalahan ini bukan hanya kekalahan pertama Leverkusen sejak berpisah dengan dua pilar penting, Florian Wirtz, Jeremie Frimpong, dan pelatih Alonso. Kekalahan ini juga menjadi peringatan bagi pelatih Erik ten Hag. Meskipun memiliki pemain-pemain baru berkualitas seperti Flekken, Jarrell Quansah, dan Malik Tillman, jelas bahwa Erik ten Hag masih memiliki banyak pekerjaan rumah untuk membangun kembali dan membentuk kembali gaya bermain tim.
Pelatih Erik ten Hag dan Bayer Leverkusen akan melanjutkan persiapan mereka untuk musim baru dengan pertandingan persahabatan mendatang melawan VFL Bochum, Fortuna Sittard, Pisa dan Chelsea.
Ini akan menjadi kesempatan penting bagi Ten Hag untuk bereksperimen dengan skuad, menemukan formula kemenangan, dan mendapatkan kembali kepercayaan para penggemar.
Sumber: https://tuoitre.vn/man-ra-mat-tham-hoa-cua-hlv-erik-ten-hag-20250719081216644.htm
Komentar (0)